Cara Beli Obligasi Pemerintah yang Wajib Diketahui Investor

Kamu sedang mencari tahu bagaimana cara beli obligasi pemerintah? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Obligasi (bonds) merupakan salah satu instrumen investasi di pasar modal yang cukup diminati oleh para investor.

Salah satu dari tiga jenis obligasi ialah Obligasi Pemerintah (government bonds) yang sering menjadi pilihan aset investor dalam mengembangkan kekayaannya.

Blog SkorLife telah merangkum dari berbagai sumber dan akan memberikan penjelasan.

Apa Itu Obligasi Pemerintah (Government Bonds)?

Melansir dari laman Sikapiuangmu.go.id, obligasi pemerintah adalah Surat Utang Negara yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia.

Obligasi pemerintah ini menawarkan keuntungan berupa bunga atau kupon seri FR (Fixed Rate), kupon seri VR (Variable Rate), dan obligasi dengan prinsip syariah/sukuk negara.

Surat utang dari pemerintah satu ini sebenarnya punya konsep yang sama dengan obligasi lainnya.

Hanya saja, dana yang didapatkan dari obligasi negara akan digunakan pemerintah untuk menambah anggaran yang defisit sehingga pembangunan pun bisa berjalan dengan lancar.

Untuk diketahui, salah satu obligasi pemerintah namanya adalah Obligasi Negara Ritel (ORI) yang terdiri dari Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Lantas, bagaimana cara beli obligasi negara?

Obligasi pemerintah bisa kamu beli melalui dua cara yakni lewat pasar obligasi primer (perdana) dan melalui pasar sekunder.

cara beli obligasi pemerintah yang mudah
Foto: Bni.co.id

Cara Beli Obligasi Pemerintah

1. Pasar Primer

Bila ingin membeli obligasi di pasar primer atau perdana, maka kamu harus menunggu pengumuman dari pemerintah jadwal penjualan surat utang negara tersebut.

Keuntungan jika beli obligasi pemerintah di pasar primer adalah kamu berpeluang mendapatkan harga terbaik.

Contohnya, kalau kamu membeli obligasi dengan nominal Rp5 juta, maka akan memperoleh nilai investasi sebesar Rp5 juta juga.

Kelebihan lainnya beli obligasi jenis ini di pasar primer yakni lebih aman karena lembaga yang menerbitkan merupakan negara itu sendiri dan dijamin oleh Undang-undang.

Tentu, peluang pemerintah mengalami gagal bayar bisa dibilang minim apabila dibandingkan dengan lembaga lainnya.

2. Pasar Sekunder

Cara beli obligasi pemerintah juga bisa dilakukan melalui pasar sekunder.

Mengutip laman Ocbc.id, pasar sekunder obligasi adalah tempat jual beli surat berharga antar investor tanpa campur tangan dari penerbit awal di pasar perdana.

Salah satu keuntungan beli obligasi pemerintah di pasar sekunder adalah investor bisa melakukan transaksi jual beli kapan saja, tanpa menunggu waktu transaksi dari negara.

Kelebihan lainnya membeli obligasi negara, yakni berpotensi mendapatkan capital gain dari pertumbuhan harga yang fluktuatif di pasar sekunder.

Namun, perlu kamu ketahui, bila membelinya di pasar sekunder maka nilai investasi yang diterima tidak sama dengan jumlah yang dibayarkan.

Contohnya, bila kamu beli obligasi seharga Rp5 juta, maka nilai investasi yang didapatkan bisa di bawah atau di atas nominal tersebut.

Kalau lebih tinggi, maka investor memang memperoleh capital gain yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual.

Nah, itulah beberapa cara beli obligasi pemerintah yang dapat dilakukan oleh investor.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa memberikan informasi yang kamu butuhkan, ya.

By the way, para investor juga harus mengetahui kalau pemerintah mengenakan pajak obligasi atau pajak penghasilan (PPh) bunga obligasi

Jangan lupa untuk membaca artikel perbedaan sukuk dan obligasi serta glosarium finansial lainnya di blog SkorLife.

Untuk kamu yang ingin berinvestasi membeli ruko atau toko dengan cicilan ke bank, yuk cek dulu skor kreditnya di aplikasi SkorLife melalui smartphone.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments