Mengenal Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Untung Ruginya Bagi Investor

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) merupakan salah satu instrumen investasi yang dinilai aman dan menguntungkan. Sebelum memilikinya, para investor perlu mengenal dengan surat berharga satu ini.

Salah satu jenis surat berharga negara (SBN) yang bisa digunakan sebagai instrumen investasi adalah ORI.

Jenis SBN ini pertama kali terbit pada tahun 2006 dan selalu diterbitkan pemerintah minimal satu kali setiap tahunnya.

Blog SkorLife akan telah merangkumnya dari berbagai sumber dalam membahasnya. 

Apa Itu Obligasi Ritel Indonesia (ORI)?

Mengutip laman Sikapiuangmu.ojk.go.id, Obligasi Negara Ritel atau ORI adalah salah satu jenis surat berharga negara (SBN) yang dijual pemerintah kepada investor ritel di pasar perdana.

Dana yang terkumpul dari penjualan SBN ritel ini sepenuhnya akan digunakan pemerintah untuk pembiayaan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Di antaranya, untuk mendukung pembangunan negara dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Berdasarkan informasi pada laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Djppr.kemenkeu.go.id, pada tahun 2024 ini pemerintah menawarkan ORI dengan seri ORI025T3 dan ORI025T6.

Ingin tahu apa itu ORI 25?

ORI 025 adalah Obligasi Ritel Indonesia seri kedua yang diterbitkan oleh pemerintah dengan dua pilihan jangka waktu dan penjualannya dilakukan secara online melalui e-SBN.

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan Obligasi Ritel Indonesia adalah surat berharga negara yang ditawarkan kepada individu melalui pasar perdana, kini saatnya mengetahui karakteristiknya

Karakteristik ORI

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan RI, ORI memiliki beberapa karakteristik yang melekat padanya. Berikut ini penjelasannya:

  • Berbentuk tanpa warkat (scripless) dan dapat diperdagangkan antar investor domestik.
  • ORI memiliki kupon atau bunga tetap (fixed rate).
  • Minimal pembelian Rp1 juta, maksimal Rp5 miliar untuk ORI025T3 dan Rp10 miliar untuk ORI025T6.
  • Ada potensi capital gain/loss.
apakah obligasi ORI aman
Foto: Kontan.co.id

Keuntungan Investasi Obligasi Ritel Indonesia

1. Dijamin oleh Negara

Bagi para investor pemula tentu bertanya-tanya, apakah obligasi ORI aman?

Berinvestasi pada instrumen ORI tergolong sangat aman, karena pembayaran pokok dan kuponnya telah dijamin 100% oleh negara sehingga investor tidak mengalami risiko gagal bayar.

Adapun dasar hukum dari investasi ORI adalah Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara.

2. Kupon Dibayarkan Setiap Bulan

Keuntungan investasi ORI berikutnya adalah pemiliknya akan mendapatkan kupon (bunga) yang dibayarkan setiap bulannya.

Sebagai informasi, nilai kupon ditawarkan lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Bila ingin tahu berapa suku bunga ORI 25, berdasarkan informasi di laman Bni.co.id, tingkat kupon ORI025T3 adalah sebesar 6,25% (gross) per tahun.

Sedangkan Obligasi Ritel Indonesia tahun 2024 seri ORI025T6 memiliki tingkat bunga sebesar 6,40% (gross) per tahun.

3. Potensi Capital Gain

Pemilik Obligasi Ritel Indonesia juga bisa mendapatkan potensi keuntungan dari capital gain atau peningkatan harga.

Manfaat investasi SBN ini bisa didapatkan investor pada saat mereka menjual ORI ke pasar sekunder.

Lalu, berapa jangka waktu Obligasi Ritel Negara?

Surat Berharga Negara ini memiliki jangka waktu atau tenor selama 3 tahun. Jadi, sepanjang periode tersebut para investor berpeluang menikmati kenaikan harga dari ORI ketika menjualnya di pasar sekunder.

4. Dapat Dipinjamkan atau Dijaminkan

Keuntungan investasi Obligasi Ritel Indonesia lainnya adalah instrumen ini bisa dipinjamkan atau dijaminkan kepada pihak lain.

Tentu, hal ini sesuai dengan kebijakan masing-masing mitra distribusi atau penjual Surat Berharga Negara tersebut.

5. Mudah Dijual

Setelah investor membeli di pasar perdana, ORI bisa dijual kembali di pasar sekunder. Namun, investor baru bisa menjualnya setelah mereka mendapatkan kupon pertama.

6. Turut Mendukung Pembangunan Nasional

Seperti yang telah disebutkan di awal bahwa hasil penjualan Obligasi  Ritel ini sepenuhnya akan digunakan pemerintah untuk pembiayaan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

APBN itu akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) di Indonesia hingga keperluan negara yang lain.

Dengan demikian, secara tidak langsung kamu turut mendukung pembangunan nasional melalui investasi ORI.

Risiko Obligasi Negara Ritel

Seperti dua sisi mata koin, pastinya setiap instrumen punya risiko investasi tersendiri. Begitu pula dengan Obligasi Negara Ritel.

Risiko investasi ORI ada pada kerugian ketika kamu menjual obligasi tersebut di pasar sekunder sebelum jatuh tempo.

Kerugian investasi ORI tersebut disebabkan oleh adanya penurunan harga atau capital loss.

Oleh sebab itu, kamu perlu mempelajari seluk beluk penjualan Obligasi Negara Ritel di pasar sekunder dan berkonsultasi dengan mitra ahli bila ingin melakukan hal tersebut.

Nah, itulah sekelumit informasi mengenai Obligasi Ritel Indonesia atau ORI yang wajib kamu ketahui.

Sebelumnya, ada artikel yang membahas mengenai Obligasi FR (Fixed Rate) yang perlu diketahui oleh para investor. 

Jangan lupa untuk membaca artikel terkait obligasi syariah, reksadana, saham hingga investasi emas hanya di blog SkorLife.

Untuk kamu yang ingin berinvestasi pada membeli ruko dengan cicilan dari bank, yuk cek dulu skor kreditnya di aplikasi SkorLife melalui smartphone.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments