AE Black Card: Kartu Kredit Eksklusif American Express 2026
Jawaban singkat: AE Black Card atau American Express Centurion Card adalah kartu kredit super eksklusif dengan biaya pendaftaran USD 10.000 (Rp163 juta) dan biaya tahunan USD 5.000 (Rp81 juta). Kartu ini hanya bisa dimiliki melalui undangan langsung dari pihak bank, bukan pengajuan. Pemiliknya harus memiliki aset jutaan dolar. Fasilitas mencakup limit hampir tak terbatas, akses lounge VIP bandara, layanan pramutamu 24 jam, hingga penyewaan jet pribadi untuk para nasabah berpenghasilan tinggi.
| Jenis Black Card | Biaya Pendaftaran | Biaya Tahunan | Syarat Aset Minimum |
|---|---|---|---|
| American Express Centurion Card | USD 10.000 (Rp163 juta) | USD 5.000 (Rp81 juta) | Jutaan dolar (undangan bank) |
| J.P. Morgan Reserve Card | – | – | USD 10 juta (Rp163 miliar) aset kelolaan |
Sebelum apply kartu kredit, cek dulu skor kredit kamu gratis di aplikasi Skorlife — bank pakai data yang sama.
Black card adalah kartu kredit super eksklusif yang hanya dimiliki segelintir orang super kaya dengan undangan langsung dari pihak bank. Kartu ini menawarkan limit hampir tak terbatas dan fasilitas mewah seperti akses lounge VIP, jet pribadi, hingga layanan pramutamu 24 jam, namun membutuhkan biaya tahunan mencapai ribuan dolar dan aset minimal jutaan dolar untuk bisa memilikinya.
Yuk, saatnya mengenal black card, kartu kredit eksklusif yang diperuntukkan bagi orang super kaya. Hmm, seperti apa sih ya.
Black card sering jadi bahan perbincangan, terutama setelah banyak selebriti memamerkan kartu kredit ini di media sosial.
Kartu kredit ini bukan sekadar alat pembayaran, melainkan simbol status sosial dan finansial yang hanya bisa dimiliki segelintir orang.
Eksklusivitasnya bahkan dimulai dari proses pendaftaran, lantaran bukan kamu yang mengajukan. Namun, pihak bank yang akan mengundang jika kamu dianggap memenuhi syarat.
Bayangkan, untuk mendapatkan undangan ini, saldo rekening dan aset kamu harus berada pada angka yang fantastis.
Minimal saldo black card sering kali dirahasiakan, tapi beberapa sumber menyebutkan bahwa pemiliknya harus memiliki aset jutaan dolar.
Dengan kriteria seperti itu, tak heran jika hanya orang-orang super kaya yang bisa memiliki jenis kartu kredit ini.

Untuk kamu yang mau tahu lebih lanjut tentang black card, simak terus artikel ini. Blog Skorlife mengutip dari berbagai sumber tepercaya, salah satunya Kompas.com.
Apa Itu Black Card?
Black card adalah kartu kredit kelas atas yang memang dirancang khusus untuk para pelanggan berpenghasilan tinggi.
Selain sebagai alat pembayaran, kartu ini memberikan banyak fasilitas yang tidak akan kamu temukan pada kartu kredit biasa.
Fasilitas tersebut mulai dari akses lounge VIP di bandara, layanan pramutamu 24 jam, hingga bonus eksklusif seperti penyewaan jet pribadi.
Namun, semua fasilitas ini tentu datang dengan harga yang tidak murah. Mungkin kamu akan bertanya black card isinya apa?
Selain limit yang nyaris tak terbatas, pemiliknya juga harus siap membayar biaya tahunan yang mencapai ribuan dolar.
Sebagai gambaran, American Express Centurion Card yang merupakan salah satu black card paling populer mematok biaya pendaftaran USD 10.000 (Rp163 juta) dan biaya tahunan USD5.000 (Rp81 juta).
Fasilitas Luar Biasa dengan Nilai yang Setara
Kartu hitam ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengguna dalam bertransaksi di mana saja dan kapan saja.
Misalnya, saat kamu bepergian, kamu akan mendapatkan prioritas layanan di berbagai hotel, akses ke event eksklusif, hingga status keanggotaan elite di maskapai penerbangan.

Semua fasilitas ini memang didesain untuk memastikan setiap aktivitas kamu terasa lebih nyaman dan mewah.
Sebagai contoh, pemilik J.P. Morgan Reserve Card dapat menikmati kredit perjalanan tahunan hingga USD300 (Rp4,9 juta) dan keanggotaan lounge gratis.
Untuk memilikinya, kamu perlu memiliki aset setidaknya USD10 juta (Rp163 miliar) di bawah pengelolaan bank.
Apa yang Membuat Black Card Begitu Istimewa?
Tidak seperti kartu kredit premium lainnya, kartu hitam ini lebih dari sekadar alat pembayaran. Ia adalah representasi eksklusivitas yang mengesankan bahwa pemiliknya berada di lingkaran elite.
Ya, bisa dikatakan kalau black card adalah kartu kredit yang dirancang untuk mereka yang sudah berada di puncak piramida finansial.
Namun, meski fasilitasnya memikat, black card tidak cocok untuk semua orang. Biaya tahunan yang tinggi bisa menjadi beban jika kamu tidak memanfaatkan fasilitasnya secara maksimal.
Blog Skorlife hadir untuk kamu yang ingin mendapatkan informasi menarik seputar keuangan, bisnis, ekonomi, hingga gaya hidup dengan cara yang mudah dipahami.
Pengajuan kredit rumah baru ditolak oleh bank? Jangan khawatir, cek skor kredit kamu dengan cepat dan praktis lewat aplikasi Skorlife.
Mau kartu kredit yang menawarkan banyak keuntungan? Ajukan Mayapada Skorcard sekarang dan nikmati berbagai kelebihan saat bertransaksi.
Punya rencana liburan ke Prancis atau Italia? Temukan inspirasi tempat wisata terbaik hanya di blog Skorcard. Banyak artikel yang inspiratif.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Berapa biaya tahunan American Express Black Card?
American Express Centurion Card memiliki biaya pendaftaran USD 10.000 (sekitar Rp163 juta) dan biaya tahunan USD 5.000 (sekitar Rp81 juta). Biaya ini termasuk yang tertinggi untuk kartu kredit premium.
Bagaimana cara mendapatkan black card?
Black card tidak bisa diajukan secara langsung. Pihak bank akan mengundang nasabah yang dianggap memenuhi syarat dengan aset minimal jutaan dolar dan rekening dengan saldo fantastis. Prosesnya eksklusif hanya untuk segelintir orang super kaya.
Apa saja fasilitas AE Black Card?
Fasilitas mencakup limit hampir tak terbatas, akses lounge VIP bandara, layanan pramutamu 24 jam, penyewaan jet pribadi, prioritas layanan hotel, akses event eksklusif, dan status elite di maskapai penerbangan.
Apakah black card cocok untuk semua orang?
Tidak. Black card hanya cocok untuk nasabah super kaya yang bisa memanfaatkan fasilitasnya secara maksimal. Biaya tahunan ribuan dolar akan menjadi beban jika fasilitas eksklusif tidak digunakan optimal.
Untuk rujukan resmi dan informasi terbaru, kamu bisa cek langsung situs Otoritas Jasa Keuangan.




