Apa Itu Apartemen? Perbedaan dengan Rumah Tapak 2026

Jawaban singkat: Apartemen adalah hunian vertikal yang kepemilikannya berbentuk Hak Guna Bangunan (HGB) berlaku 30 tahun dengan perpanjangan maksimal 20 tahun. Berbeda dengan rumah tapak yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) permanen, apartemen umumnya berlokasi strategis di pusat kota dan dilengkapi fasilitas seperti kolam renang, fitness center, keamanan 24 jam, serta CCTV. Apartemen menjadi solusi hunian di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

AspekApartemenRumah Tapak
Hak KepemilikanHGB 30 tahun (perpanjangan maks 20 tahun)SHM permanen
LokasiStrategis di pusat kotaArea suburban (Bogor, Bekasi, Tangerang)
FasilitasKolam renang, fitness center, keamanan 24 jam, CCTVBervariasi, tidak semua lengkap
Fleksibilitas RenovasiTerbatas, tidak bisa tambah luas unitBisa diperluas vertikal/horizontal

KPR ditolak? Bisa jadi skor kredit kamu perlu dibersihkan. Cek gratis di aplikasi Skorlife.

📱 Unduh di Play Store · 🍎 Unduh di App Store

Perbedaan tinggal di apartemen dan rumah terletak pada hak kepemilikan, lokasi, dan fasilitas yang ditawarkan. Rumah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) permanen, sedangkan apartemen hanya Hak Guna Bangunan (HGB) selama 30 tahun dengan perpanjangan maksimal 20 tahun. Apartemen umumnya berlokasi strategis di pusat kota dengan fasilitas lengkap dan keamanan 24 jam, sementara rumah tapak lebih banyak tersedia di area suburban dengan privasi lebih luas namun fasilitas bervariasi.

Yuk, cari tahu perbedaan tinggal di apartemen dan rumah tapak. Hmm, kira-kira mana yang lebih baik, ya? Baca ulasannya di sini.

Saat memilih hunian antara apartemen atau rumah tapak, pastinya perlu pertimbangan yang matang agar tidak salah.

Selain ketersediaan anggaran, calon pembeli pun harus menyesuaikan dengan kebutuhan dari aktivitas sehari-hari.

Contohnya, apakah lokasi hunian dekat dengan tempat kerja, fasilitas kesehatan, pusat perbelanjaan ataupun sekolah anak.

Dengan menimbang untung rugi antara perbedaan tinggal di rumah dan apartemen, maka menjadi panduan untuk memilih hunian terbaik.

Lantas, apa perbedaan antara tinggal di apartemen dan tinggal di rumah? Mungkin banyak yang belum mengetahuinya. 

Blog Skorlife mengutip dari laman Kompas.com, inilah poin yang bisa kamu gunakan sebagai pertimbangan agar tidak menyesal beli rumah atau apartemen.

Perbedaan Tinggal di Apartemen dan Rumah

1. Hak Kepemilikan

Beda apartemen vs rumah tapak yang paling dasar adalah terkait hak kepemilikan dari aset properti tersebut.

Perbedaan Tinggal di Apartemen dan Rumah. Mana yang Lebih Baik? — ilustrasi 1

Ketika membeli rumah kamu akan mendapatkan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang artinya, bukti legalitas atas kepemilikan lahan dan bangunan.

Sedangkan hak kepemilikan apartemen hanya berbentuk Hak Guna Bangunan (HGB). Kalau begitu, apakah apartemen bisa dimiliki selamanya?

HGB adalah dokumen legalitas kepemilikan unit apartemen yang hanya berlaku selama 30 tahun, dan bisa diperpanjang maksimal 20 tahun.

2. Lokasi Hunian

Pertimbangan selanjutnya dalam menentukan jenis hunian yang cocok bagi kamu antara apartemen dan rumah tapak adalah jarak atau lokasi.

Seperti diketahui bersama, cari rumah tapak di pusat kota dengan harga murah sulitnya bukan main.

Hal ini disebabkan terbatasnya lahan di perkotaan, sehingga developer perumahan memilih membangun proyek rumah klaster di wilayah suburban, seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang.

Sementara, apartemen biasanya akan dibangun di lokasi strategis di pusat kota, sebagai solusi dari kurangnya lahan hunian di tengah kota.

Lokasi strategis inilah yang juga membuat kenapa tinggal di apartemen semakin populer dan diminati masyarakat perkotaan.

3. Fasilitas dan Sistem Keamanan

Ada perbedaan keuntungan tinggal di apartemen atau rumah dalam hal pemiliharaan dan keamanan.

Kelebihan beli apartemen adalah tersedianya berbagai fasilitas pendukung kenyamanan dan gaya hidup, seperti kolam renang, fitness center, taman bermain anak, dan lainnya.

Tinggal di apartemen juga menawarkan jaminan sistem keamanan yang lebih baik, karena biasanya gedung akan dilengkapi kamera CCTV dan petugas security yang berjaga 24 jam.

Sementara bila tinggal di rumah tapak tidak semua perumahan memiliki fasilitas umum dan sistem keamanan yang baik.

Perbedaan Tinggal di Apartemen dan Rumah. Mana yang Lebih Baik? — ilustrasi 2

4. Pertimbangan Investasi

Beli rumah atau apartemen merupakan aset investasi bagi pemiliknya. Salah satu pilihan investasi yang terbilang aman.

Dalam sebuah artikel di Kompas.com, seorang ahli perencana keuangan, Eko Endarto menerangkan bahwa rumah tapak merupakan aset investasi yang berpeluang mendatangkan keuntungan lebih besar.

Pasalnya, setiap tahun harga tanah terus meningkat. Hal ini berbeda dengan jual unit apartemen yang lebih susah mendapatkan pembeli dibandingkan rumah tapak.

Kendati demikian, pemilik unit berpeluang mendapatkan passive income dari kegiatan usaha sewa apartemen bulanan ataupun tahunan.

5. Aturan Tinggal

Sebelum memutuskan untuk tinggal di apartemen, hendaknya kamu perlu mengetahui dan memahami bahwa pengelola gedung memiliki aturan yang harus dipatuhi oleh semua penghuni.

Misalkan saja, peraturan renovasi apartemen yang tak seleluasa membangun atau merenovasi rumah.

Kamu tidak bisa menambah luas unit apartemen. Kondisi ini berbeda dengan tinggal di rumah tapak yang masih bisa diperluas ukurannya secara vertikal maupun horizontal. 

Nah, inilah sejumlah perbedaan tinggal di apartemen dan rumah tapak yang perlu kamu ketahui. Kalau menurut kamu, mana yang lebih baik?

Hanya di blog SkorLife yang memberikan berita dan artikel terkini mengenai rekomendasi dan panduan investasi emas, obligasi, hingga properti. 

Bagi kamu yang berencana ingin membeli toko dengan skema cicilan ke bank, yuk cek dulu skor kreditnya melalui aplikasi SkorLife melalui smartphone.

Cuma kartu kredit Mayapada Skorcard yang memberikan banyak keunggulan usai melakukan transaksi secara online dan offline. Pakai setiap saat untuk bertransaksi apa saja. 

Baca blog Skorcard yang menyuguhkan berita dan artikel menarik mengenai rekomendasi destinasi wisata, hotel, hingga belanja.


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah apartemen bisa dimiliki selamanya?

Tidak, apartemen hanya memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) yang berlaku selama 30 tahun dan bisa diperpanjang maksimal 20 tahun, berbeda dengan rumah tapak yang memiliki SHM permanen.

Apa kelebihan tinggal di apartemen dibanding rumah?

Apartemen menawarkan lokasi strategis di pusat kota, fasilitas lengkap seperti kolam renang dan fitness center, serta sistem keamanan 24 jam dengan CCTV dan petugas security yang lebih terjamin.

Mana investasi lebih menguntungkan apartemen atau rumah?

Rumah tapak berpeluang mendatangkan keuntungan lebih besar karena harga tanah terus meningkat setiap tahun dan lebih mudah dijual. Namun, apartemen bisa menghasilkan passive income dari usaha sewa bulanan atau tahunan.

Apa perbedaan aturan tinggal di apartemen dan rumah?

Di apartemen, penghuni harus mematuhi aturan pengelola gedung dan tidak bisa menambah luas unit. Rumah tapak lebih fleksibel karena masih bisa diperluas secara vertikal maupun horizontal.

Untuk rujukan resmi dan informasi terbaru, kamu bisa cek langsung situs Otoritas Jasa Keuangan.

Pandu Irawan

Pandu Irawan memiliki pengalaman 6 tahun di sektor perbankan, dengan spesialisasi pada produk KPR dan KKB. Ia meninjau artikel Skorlife terkait pinjaman perbankan, tabel angsuran, dan simulasi kredit agar sesuai dengan praktik industri terkini.

guest
0 Comments
Terpopuler
Terbaru Terlama