8 Tips Membeli Apartemen Baru untuk Pemula 2026: Panduan Lengkap
Jawaban singkat: Membeli apartemen baru memerlukan perhatian pada 8 aspek penting: pilih lokasi strategis dekat transportasi publik dan tol untuk nilai investasi tinggi, verifikasi kredibilitas pengembang melalui APERSSI untuk hindari developer nakal, pilih tipe unit sesuai kebutuhan (studio, 1-3 bedroom), pastikan dokumen legalitas lengkap (HGB, IMB, SIPPT), cek kelengkapan fasilitas umum dan furnished status, perhitungkan pajak BPHTB 5% plus biaya IPL dan sinking fund, pertimbangkan jasa agen properti untuk pemula, dan manfaatkan fasilitas KPA dengan DP dan cicilan ringan dari bank.
| Biaya & Pajak | Keterangan |
|---|---|
| BPHTB | 5% dari nilai transaksi |
| IPL | Iuran Pengelolaan Lingkungan (bulanan) |
| Sinking Fund | Biaya maintenance apartemen |
| Service Charge | Biaya pengelolaan fasilitas umum |
KPR ditolak? Bisa jadi skor kredit kamu perlu dibersihkan. Cek gratis di aplikasi Skorlife.
Membeli apartemen baru memerlukan perhatian khusus terutama bagi pembeli pemula agar terhindar dari kerugian seperti biaya pemeliharaan tinggi atau developer nakal. Delapan tips penting yang harus diperhatikan meliputi pemilihan lokasi strategis dekat transportasi publik, pengecekan kredibilitas pengembang melalui APERSSI, pemilihan tipe unit sesuai kebutuhan, verifikasi dokumen legalitas seperti HGB dan IMB, serta memastikan kelengkapan fasilitas pendukung yang tersedia untuk menjamin investasi properti Anda menguntungkan di masa depan.
Ada sejumlah tips beli apartemen baru yang perlu dipahami oleh calon pembeli pemula. Penasaran? Baca selengkapnya dalam artikel ini.
Hunian vertikal atau apartemen semakin populer dan diminati oleh mereka yang tinggal perkotaan.
Beberapa faktor kenapa orang memilih tinggal di apartemen, di antaranya lokasi strategis dekat dengan pusat kota hingga dukungan fasilitas gaya hidup yang lengkap.
Selain sewa, banyak juga orang yang memutuskan untuk beli apartemen baru sebagai aset investasi menguntungkan di kemudian hari.
Tapi jangan salah, di sisi lain terdapat pula kerugian membeli apartemen seperti biaya pemeliharaan yang tinggi, seperti biaya IPL yang besar.
Agar tidak salah perhitungan beli rumah tapak atau apartemen, mari simak beberapa tips berikut ini.
Blog Skorlife telah melansirnya dari situs jual beli properti Rumah123.com dan laman lainnya..
Tips Beli Apartemen Baru untuk Pemula
1. Lokasi yang Strategis
Pada saat ingin beli apartemen apa yang harus diperhatikan?
Hal utama yang menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli unit apartemen, yakni lokasi.
Pilihlah lokasi apartemen yang strategis. Contohnya, dekat dengan pintu tol, dekat akses moda transportasi publik, hingga selangkah menuju kantor tempat kamu beraktivitas.
Selain memberikan kemudahan dalam beraktivitas, apartemen dekat dengan stasiun KRL Commuter Line atau gerbang tol biasanya cenderung punya nilai investasi yang tinggi.

2. Kredibilitas Pengembang itu Penting
Ketika membeli unit apartemen saat soft launching karena tergiur harga murah, bisa jadi proyek tersebut belum terbangun.
Sedangkan kasus developer kabur atau gagal bangun proyek apartemen banyak terjadi di Indonesia.
Nah, biar terhindar dari modus developer nakal, cari tahu kredibilitas pengembang properti melalui Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APERSSI).
3. Memilih Unit Sesuai Kebutuhan
Developer apartemen umumnya akan menawarkan berbagai tipe unit hunian yang variatif. Mulai dari studio, 1 bedroom, 2 bedroom, dan 3 bedroom.
Harga apartemen di Jakarta dan kota lainnya untuk masing-masing tipe unit hunian tersebut berbeda-beda.
Pilihlah tipe unit hunian sesuai kebutuhan kamu. Contohnya, bila tujuan kamu beli apartemen untuk investasi dan disewakan, maka bisa memilih tipe apartemen studio atau 1 bedroom.
4. Cek Dokumen Legalitas
Setelah tahu kredibilitas pengembang, tips beli apartemen baru untuk pemula berikutnya adalah mengecek dokumen legalitasnya.
Jangan lupa kamu memastikan ke pihak pengembang properti apakah proyek apartemen sudah mengantongi izin sertifikat.
Antara lain, Hak Guna Bangunan (HGB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) dari pemerintah setempat.
Langkah ini juga menjadi bagian dari cara beli apartemen second atau bekas yang harus kamu lakukan juga, ya.
5. Cari Tahu Fasilitas Pendukung
Tips berikutnya yang harus kamu tanyakan ke pengembang adalah apakah beli apartemen sudah termasuk isinya alias fully furnished atau belum.
Banyak proyek apartemen yang menawarkan unit secara fully furnished, yang artinya unit sudah dilengkapi kitchen set, sofa, kasur, lemari hingga AC.
Ada pula pengembang yang jual apartemen semi furnished maupun unit tanpa perabot, biasanya hanya ada kitchen set.
Cari tahu pula kelengkapan fasilitas umum di dalam lingkungan apartemen. Misalnya, kolam renang, taman, tempat bermain anak, dan fasilitas umum lainnya.

6. Perhitungan Pajak dan Biaya Lainnya
Saat membeli apartemen baru maupun second, biasanya pembeli akan dikenakan pajak jual beli dan biaya lainnya
Biaya apa saja yang menjadi kewajiban jika tinggal di apartemen?
Kamu akan dikenakan pajak pembelian apartemen melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5%.
Selain itu, kamu juga wajib membayar sejumlah biaya tinggal di apartemen yang meliputi Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL), sinking fund yang artinya biaya maintenance apartemen, hingga service charge.
7. Menggunakan Jasa Agen Properti
Untuk kamu yang masih pemula dan awam, ada baiknya untuk mempertimbangkan menggunakan jasa agen atau broker properti.
Tips ini akan memudahkan kamu ketika mengurus berbagai hal terkait legalitas dan juga pajak jual beli apartemen.
8. Pertimbangkan Fasilitas KPA
Terakhir, kamu bisa memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan apartemen (KPA) dari bank.
KPA merupakan fasilitas pembiayaan yang dihadirkan sebagai cara membeli apartemen dengan sistem cicilan, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Biasanya, pihak developer akan bekerjasama dengan sejumlah bank menawarkan down payment (DP) dan cicilan per bulan yang ringan untuk pembelian apartemen dalam jangka waktu tertentu.
Nah, inilah beberapa tips beli apartemen baru yang wajib diperhatikan oleh para pembeli pemula. Semoga bermanfaat ya!
Hanya di blog SkorLife yang memberikan panduan investasi mulai dari emas, properti, saham, hingga obligasi secara lengkap.
Bagi kamu yang ingin membeli mobil listrik baru dengan skema cicilan ke multifinance, yuk cek dulu skor kreditnya melalui aplikasi SkorLife.
Segera ajukan aplikasi untuk mendapatkan Mayapada Skorcard, kartu kredit yang memberikan banyak kelebihan usai bertransaksi
Yuk, cari tahu mengenai pilihan mengenai hotel. daerah tujuan wisata, belanja, dan makanan terkini, hanya di blog Skorcard.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa yang harus diperhatikan saat membeli apartemen?
Hal utama yang harus diperhatikan adalah lokasi strategis, kredibilitas pengembang melalui APERSSI, dokumen legalitas (HGB, IMB, SIPPT), tipe unit sesuai kebutuhan, kelengkapan fasilitas, dan perhitungan pajak BPHTB 5% plus biaya IPL dan sinking fund.
Berapa pajak membeli apartemen baru?
Pembeli apartemen dikenakan pajak melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5% dari nilai transaksi.
Apa saja biaya tinggal di apartemen?
Biaya wajib tinggal di apartemen meliputi Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL), sinking fund untuk biaya maintenance apartemen, dan service charge untuk pengelolaan fasilitas umum.
Apa beda apartemen fully furnished dan semi furnished?
Apartemen fully furnished sudah dilengkapi kitchen set, sofa, kasur, lemari hingga AC. Semi furnished biasanya hanya dilengkapi kitchen set, sedangkan unit kosong tanpa perabot sama sekali.
Bagaimana cara membeli apartemen dengan cicilan?
Manfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dari bank yang bekerjasama dengan developer. KPA menawarkan skema down payment (DP) dan cicilan per bulan yang ringan dalam jangka waktu tertentu, mirip dengan sistem KPR.
Untuk rujukan resmi dan informasi terbaru, kamu bisa cek langsung situs Otoritas Jasa Keuangan.




