Interest on Account BRI 2026: Pengertian, Bunga & Cara Hitung
Jawaban singkat: Interest on account BRI adalah bunga atau imbal hasil yang diberikan Bank BRI kepada nasabah atas dana yang disimpan dalam tabungan atau deposito. Bunga tabungan reguler BRI umumnya berkisar 0,5–3% per tahun, sedangkan deposito mencapai 4–7% per tahun tergantung tenor dan kebijakan bank. Bunga dihitung menggunakan metode bunga majemuk berdasarkan saldo rata-rata bulanan, kemudian dikreditkan otomatis ke rekening setelah dipotong pajak 20% (non-NPWP) atau lebih rendah (NPWP).
| Jenis Produk | Tingkat Bunga per Tahun | Keterangan |
|---|---|---|
| Tabungan Reguler | 0,5–3% | Bunga standar, dapat ditarik kapan saja |
| Deposito | 4–7% | Tenor 3-12 bulan atau lebih, bunga lebih tinggi |
| Tabungan Berjenjang | Variatif (saldo besar = bunga lebih tinggi) | Semakin besar saldo, semakin tinggi bunga |
Financial wellness dimulai dari tahu skor kredit kamu. Cek gratis di aplikasi Skorlife.
Interest on account adalah bunga atau imbal hasil yang diberikan bank atau lembaga keuangan kepada nasabah atas dana yang disimpan dalam tabungan atau deposito. Bunga ini dihitung menggunakan metode bunga majemuk berdasarkan saldo rata-rata setiap bulan, dengan besaran berkisar 0,5–3% per tahun untuk tabungan reguler dan 4–7% per tahun untuk deposito. Memahami cara kerja interest on account membantu Anda mengoptimalkan strategi menabung jangka panjang dan memaksimalkan pertumbuhan dana secara otomatis.
Interest on account adalah bunga atau imbal hasil yang diberikan oleh lembaga keuangan (bank atau PUJK) kepada kamu atas dana yang disimpan dalam bentuk tabungan atau deposito. Istilah ini merujuk pada kompensasi finansial yang kamu terima sebagai pemilik dana, sebagai imbal atas kepercayaan dan ketersediaan kamu untuk menitipkan uang di institusi tersebut. Memahami interest on account adalah langkah penting untuk mengoptimalkan kesehatan finansial pribadi kamu, terutama dalam strategi menabung jangka panjang.
Apa Itu Interest on Account dan Cara Kerjanya
Interest on account adalah mekanisme di mana bank menghitung dan membayarkan bunga berdasarkan saldo rata-rata atau saldo akhir yang kamu miliki setiap bulannya. Bunga ini biasanya dihitung menggunakan metode bunga majemuk, artinya bunga dari bulan sebelumnya ikut masuk dalam perhitungan bunga bulan berikutnya.
Cara kerja interest on account adalah sebagai berikut: bank menetapkan tingkat bunga tahunan (annual rate) yang berlaku untuk rekening tabungan kamu. Setiap bulan, bank menghitung bunga berdasarkan saldo harian atau saldo rata-rata dalam periode tersebut, kemudian bunga dibagikan langsung ke rekening kamu. Proses ini terus berulang setiap bulannya, sehingga dana kamu terus berkembang secara otomatis.

Jenis-Jenis Interest on Account yang Perlu Kamu Ketahui
Interest on account dapat dibedakan menjadi beberapa tipe berdasarkan metode perhitungan dan jenis produk tabungan:
- Bunga Tabungan Reguler: Bunga standar yang diberikan pada rekening tabungan biasa, biasanya berkisar antara 0,5–3% per tahun, tergantung kebijakan bank dan kondisi pasar.
- Bunga Deposito: Imbal hasil yang lebih tinggi untuk dana yang disimpan dalam jangka waktu tertentu (3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, atau lebih), bisa mencapai 4–7% per tahun.
- Bunga Tabungan Berjenjang: Semakin besar saldo kamu, semakin tinggi bunga yang diterima. Ini menguntungkan bagi mereka yang memiliki dana besar.
- Bunga Tabungan Khusus: Produk khusus seperti tabungan pendidikan atau tabungan pensiun yang menawarkan bunga kompetitif dengan benefit tambahan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Interest on Account
Besarnya interest on account dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, kebijakan Bank Indonesia (BI) melalui suku bunga acuan (BI Rate) menjadi patokan utama bagi semua bank. Ketika BI Rate naik, interest on account cenderung mengikuti, dan sebaliknya.
Faktor kedua adalah kondisi likuiditas bank. Jika bank membutuhkan dana lebih banyak, ia akan menawarkan bunga lebih tinggi untuk menarik lebih banyak penabung. Faktor ketiga adalah jenis rekening dan saldo minimum yang kamu miliki; rekening premium dengan saldo besar biasanya mendapat bunga lebih menguntungkan. Faktor keempat adalah durasi penempatan dana; dana yang dikunci dalam deposito jangka panjang biasanya mendapat bunga lebih tinggi dibanding tabungan yang bisa ditarik kapan saja.
Cara Menghitung Interest on Account dengan Rumus
Untuk menghitung bunga yang akan kamu terima, kamu bisa menggunakan rumus dasar:

Bunga = (Saldo Rata-Rata ÷ 12 Bulan) × Tingkat Bunga Tahunan ÷ 100
Contohnya, jika saldo rata-rata tabungan kamu dalam satu bulan adalah Rp10 juta, dan tingkat bunga tahunan bank adalah 2%, maka bunga bulanan kamu adalah: (Rp10.000.000 × 2% ÷ 12) = Rp16.667. Namun, sebelum bunga masuk ke rekening, ada pajak bunga yang dipotong oleh bank (biasanya 20% untuk wajib pajak non-NPWP dan lebih rendah untuk yang punya NPWP), jadi bunga netto yang kamu terima lebih kecil.
Tips Memaksimalkan Interest on Account Kamu
Untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari interest on account adalah:
- Pilih Bank dengan Bunga Kompetitif: Bandingkan penawaran bunga dari berbagai bank dan pilih yang paling menguntungkan.
- Gunakan Deposito untuk Dana Jangka Panjang: Jika kamu tidak membutuhkan uang dalam waktu dekat, deposito menawarkan bunga lebih tinggi daripada tabungan reguler.
- Jaga Saldo Minimum: Pastikan saldo kamu selalu di atas minimum yang disyaratkan agar bunga tetap berlaku penuh.
- Manfaatkan Program Bundling: Beberapa bank menawarkan bunga lebih tinggi jika kamu menggunakan produk lain mereka, seperti kartu kredit atau investasi.
- Pantau Kesehatan Finansial Kamu: Dengan menggunakan platform seperti Skorlife, kamu bisa memantau profil kredit dan merencanakan strategi menabung yang lebih baik berdasarkan kondisi finansial kamu.
Interest on Account dan Strategi Keuangan Pribadi
Interest on account adalah bagian penting dari strategi keuangan pribadi yang sehat. Dengan memahami cara bunga bekerja, kamu bisa merencanakan tabungan jangka panjang dengan lebih efektif. Misalnya, jika kamu memiliki emergency fund, pastikan dana tersebut tersimpan di rekening dengan bunga kompetitif agar terus berkembang. Selain itu, untuk investasi jangka pendek, kamu bisa mempertimbangkan instrumen seperti surat perbendaharaan negara (SPN) yang juga menawarkan imbal hasil dengan risiko rendah. Kombinasi antara tabungan berbunga dan instrumen investasi lainnya akan membantu kamu mencapai tujuan finansial dengan lebih optimal.
Perbedaan Interest on Account dengan Produk Pembiayaan Lainnya
Penting untuk tidak mengacaukan interest on account dengan bunga pada produk pembiayaan seperti PUJK (Perusahaan Umum Jasa Keuangan) atau KTA. Pada produk tabungan, kamu menerima bunga; pada produk pembiayaan, kamu membayar bunga. Interest on account selalu menguntungkan pemilik dana, sementara bunga pinjaman menguntungkan pemberi pinjaman (bank atau lembaga keuangan). Memahami perbedaan ini akan membantu kamu membuat keputusan finansial yang tepat antara menabung dan meminjam.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Berapa bunga tabungan BRI saat ini?
Bunga tabungan reguler BRI berkisar antara 0,5–3% per tahun, tergantung jenis produk tabungan dan saldo rata-rata yang kamu miliki. Untuk deposito BRI, bunga bisa mencapai 4–7% per tahun tergantung tenor penempatan.
Bagaimana cara menghitung bunga tabungan BRI per bulan?
Rumus bunga BRI bulanan: (Saldo Rata-Rata × Tingkat Bunga Tahunan ÷ 12). Contoh: saldo Rp10 juta dengan bunga 2%/tahun menghasilkan sekitar Rp16.667/bulan sebelum pajak. Bunga netto yang masuk rekening lebih kecil karena dipotong pajak.
Apakah bunga tabungan BRI kena pajak?
Ya, bunga tabungan BRI dikenakan pajak 20% untuk nasabah tanpa NPWP dan tarif lebih rendah untuk pemilik NPWP. Pajak dipotong langsung oleh bank sebelum bunga dikreditkan ke rekening kamu.
Apa perbedaan bunga tabungan BRI dan deposito BRI?
Tabungan reguler BRI memberi bunga 0,5–3%/tahun dengan fleksibilitas tarik dana kapan saja. Deposito BRI menawarkan bunga lebih tinggi 4–7%/tahun namun dana dikunci sesuai tenor (3-12 bulan atau lebih) dengan penalti jika ditarik lebih awal.
