{"id":189,"date":"2024-11-18T17:00:28","date_gmt":"2024-11-18T10:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlifestaging.com\/?p=189"},"modified":"2026-08-23T12:06:55","modified_gmt":"2026-08-23T05:06:55","slug":"fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/","title":{"rendered":"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab &#038; Cara Perbaikinya 2026"},"content":{"rendered":"<p>Saatnya kamu mengenal dan memahami apa itu BI <em>checking<\/em> yang saat ini sudah berubah menjadi SLIK OJK. Yuk, cek skor kredit.<\/p>\n<div class=\"aio-answer-block\" style=\"background:#f7f8fa;padding:1rem 1.25rem;border-left:4px solid #1e6091;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>Jawaban singkat:<\/strong> KOL 1 tapi skor kredit buruk dapat terjadi karena keduanya adalah sistem berbeda. KOL 1 berarti kredit lancar tanpa tunggakan pada satu akun pinjaman (rentang 1-5), tetapi skor kredit (rentang 300-850) mengukur kelayakan kredit keseluruhan. Skor kredit dipengaruhi faktor lain: rasio penggunaan kredit, jumlah permintaan pinjaman baru, dan riwayat pembayaran semua akun. Meskipun KOL 1 menunjukkan pembayaran tepat waktu, skor kredit bisa rendah jika rasio penggunaan kredit di atas 30%, terlalu banyak mengajukan pinjaman dalam waktu singkat, atau memiliki sedikit akun kredit aktif.<\/p>\n<\/div>\n<table style=\"width:100%; border-collapse:collapse; border:1px solid #ddd;\">\n<thead>\n<tr style=\"background:#f2f2f2;\">\n<th style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Skor KOL<\/th>\n<th style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Status Kredit<\/th>\n<th style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Keterangan Tunggakan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">KOL 1<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Kredit Lancar<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Tidak pernah menunggak, pembayaran selalu tepat waktu<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">KOL 2<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Dalam Perhatian Khusus (DPK)<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Tunggakan 1-90 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">KOL 3<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Kredit Tidak Lancar<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Tunggakan 91-120 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">KOL 4<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Kredit Diragukan<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Tunggakan 121-180 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">KOL 5<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Kredit Macet<\/td>\n<td style=\"border:1px solid #ddd; padding:8px;\">Tunggakan lebih dari 180 hari<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<div class=\"skor-app-cta\" style=\"background:#e8f4fb;border-left:4px solid #0674ff;padding:1rem 1.25rem;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>Cek riwayat SLIK OJK kamu gratis di aplikasi Skorlife \u2014 real-time, tanpa antre iDebKu.<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.skorlife.score&#038;utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83d\udcf1 Unduh di Play Store<\/a> \u00b7 <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/skorlife\/id1643472756?utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83c\udf4e Unduh di App Store<\/a><\/p>\n<\/div>\n<table border='1' cellpadding='8' cellspacing='0' style='border-collapse:collapse;width:100%;max-width:600px;'>\n<thead>\n<tr>\n<th>Skor KOL<\/th>\n<th>Status Kredit<\/th>\n<th>Keterangan Tunggakan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>KOL 1<\/td>\n<td>Kredit Lancar<\/td>\n<td>Tidak pernah menunggak, pembayaran selalu tepat waktu<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>KOL 2<\/td>\n<td>Dalam Perhatian Khusus (DPK)<\/td>\n<td>Tunggakan 1-90 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>KOL 3<\/td>\n<td>Kredit Tidak Lancar<\/td>\n<td>Tunggakan 91-120 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>KOL 4<\/td>\n<td>Kredit Diragukan<\/td>\n<td>Tunggakan 121-180 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>KOL 5<\/td>\n<td>Kredit Macet<\/td>\n<td>Tunggakan lebih dari 180 hari<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Istilah BI <em>checking<\/em> yang terkait dengan pengajuan kredit masih dikenal orang, meski sudah berganti menjadi SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan).<\/p>\n<p>Kamu perlu ketahui juga kalau SLIK OJK sudah mulai diberlakukan mulai dari 1 Januari 2018. Namun, orang awam memang masih menyebutnya BI <em>checking<\/em>.<\/p>\n<p>Informasi BI <em>checking<\/em> menggambarkan riwayat pembayaran pinjaman atau kredit kamu yang diukur melalui indeks Kolektibilitas (KOL).<\/p>\n<p>Indeks ini merupakan skor yang memiliki rentang 1-5, dengan angka 1 berarti paling baik dan angka 5 berarti paling buruk.<\/p>\n<p>Bank atau institusi keuangan menggunakan KOL untuk memutuskan memberi hutang atau pinjaman kepada nasabah atau tidak, serta persyaratan apa yang akan diberikan kepada nasabah.<\/p>\n<p>Selain itu, indeks KOL juga membantu bank atau penyedia jasa keuangan lainnya menentukan kemungkinan seorang nasabah mengembalikan pinjamannya secara tepat waktu apabila mendapatkan kartu kredit atau pinjaman.<\/p>\n<p>Idealnya, semakin baik skor yang diberikan biro kredit kepada seseorang, semakin tinggi kemungkinan nasabah dianggap memenuhi syarat untuk pinjaman ataupun kartu kredit.<\/p>\n<p>Semakin baik skor kredit seorang nasabah, semakin mungkin juga dia mendapatkan persyaratan paling ringan yang tentunya menguntungkan nasabah.<\/p>\n<p>Skor kredit nasabah berdasarkan BI <em>checking<\/em> dapat dibagi ke dalam lima kategori, yaitu:<\/p>\n<table class=\"table table-bordered\">\n<thead>\n<tr>\n<th scope=\"col \">SKOR<\/th>\n<th scope=\"col\">Apa Artinya Bagi Nasabah?<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Skor (KOL) 1<\/td>\n<td>Kredit Lancar, artinya debitur selalu memenuhi kewajibannya untuk membayar cicilan setiap bulan beserta bunganya hingga lunas tanpa pernah menunggak.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skor (KOL) 2<\/td>\n<td>Kredit DPK atau Kredit dalam Perhatian Khusus, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit 1-90 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skor (KOL) 3<\/td>\n<td>Kredit Tidak Lancar, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit 91-120 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skor (KOL) 4<\/td>\n<td>Kredit Diragukan, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit 121- 180 hari<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skor (KOL) 5<\/td>\n<td>Kredit Macet, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit lebih 180 hari<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<hr \/>\n<h2>Apa Itu Skor Kredit?<\/h2>\n<div class=\"flex flex-grow flex-col gap-3\">\n<div class=\"min-h-[20px] flex flex-col items-start gap-4 whitespace-pre-wrap break-words\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<p>Skor kredit adalah skor terkuantifikasi yang memberi tahu pemberi pinjaman tentang kelayakan kredit (seberapa mungkin kamu akan membayar kembali pinjaman berdasarkan riwayat kredit).<\/p>\n<p>Skor kredit didasarkan pada riwayat kredit: jumlah rekening pinjaman yang terbuka, total tingkat utang, dan riwayat pembayaran, serta faktor lainnya.<\/p>\n<p>Pemberi pinjaman menggunakan skor kredit untuk mengevaluasi probabilitas bahwa seseorang akan membayar kembali pinjaman tepat waktu.<\/p>\n<p>Skor kredit mempengaruhi kredit yang tersedia untuk seseorang dan persyaratan (tingkat bunga, dan lain-lain) yang mungkin ditawarkan oleh pemberi pinjaman.<\/p>\n<p>Ketika kamu mengajukan kredit, pemberi pinjaman ingin tahu risiko apa yang akan mereka ambil dengan memberikan pinjaman.<\/p>\n<p>Ini adalah angka yang merangkum risiko kredit berdasarkan gambaran umum laporan kredit pada titik tertentu dalam waktu.<\/p>\n<p>Sementara banyak pemberi pinjaman menggunakan skor kredit melalui biro kredit yang diatur seperti CLIK, Pefindo, dan BI <em>checking<\/em> (SLIK OJK)<\/p>\n<p>Skor kredit ini membantu mereka membuat keputusan pemberian pinjaman, setiap pemberi pinjaman memiliki strategi sendiri, termasuk tingkat risiko yang dapat diterima.<\/p>\n<p>Namun, seseorang harus memastikan untuk secara berkala melacak, memahami, dan meningkatkan skor kredit.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"mx-auto d-block aligncenter\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/assets\/images\/blog1-1.png\" alt=\" credit score\" \/><\/p>\n<hr \/>\n<h2>Apa Hubungannya dengan BI Checking?<\/h2>\n<p>Skor kredit adalah analisis statistik dari kelayakan kredit dan memiliki rentang skor 300-850, semakin tinggi skor, semakin rendah risiko bagi pemberi pinjaman.<\/p>\n<p>Dalam perbandingan, BI <em>checking<\/em> (Indeks KOL) diberikan berdasarkan riwayat pembayaran dari setiap rekening pinjaman dalam portofolio kredit pengguna.<\/p>\n<p>Misalnya, setiap rekening pinjaman akan memiliki skor KOL yang terkait dengan rentang 1-5.<\/p>\n<p>Indeks KOL yang lebih rendah (BI <em>checking<\/em>) mengacu pada perilaku kredit yang baik. Jangan lupa periksa penjelasan rinci di bawah ini.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"mx-auto d-block aligncenter\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/assets\/images\/blog1-2.png\" alt=\" credit score\" \/><\/p>\n<p>Meningkatkan skor kredit membutuhkan waktu. Namun, semakin cepat kamu menyelesaikan masalah-masalah yang dapat menurunkan skor kredit, semakin cepat skor kredit akan naik.<\/p>\n<p>Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan skor kredit.<\/p>\n<h2><strong>Hal yang Bisa Meningkatkan Skor Kredit Lewat Penggunaan Kartu Kredit<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>1. Membayar Tagihan Tepat Waktu \u2013 Sangat Berpengaruh<\/strong><\/h3>\n<p>Ketika penyedia jasa keuangan meninjau laporan kredit dan meminta skor kredit untuk kamu. Mereka akan sangat tertarik dengan kemampuan kamu membayar tagihan-tagihan yang dimiliki.<\/p>\n<p>Hal tersebut karena kinerja pembayaran pada masa lalu biasanya dianggap sebagai alat yang baik untuk memprediksi kinerja pada masa depan.<\/p>\n<h3><strong>2. Menjaga Agar Penggunaan Kartu Kredit Tetap Rendah \u2013 Sangat Berpengaruh<\/strong><\/h3>\n<p>Kamu dapat memengaruhi secara positif faktor kredit ini dengan membayar tagihan-tagihan yang dimiliki pada waktu yang sudah disepakati setiap bulannya.<\/p>\n<p>Terlambat membayar atau membayar dengan jumlah di bawah nilai yang sudah disepakati di awal akan menurunkan skor kredit.<\/p>\n<p>Apabila kamu terlambat melakukan pembayaran, selesaikan seluruh tagihan secepatnya.<\/p>\n<p>Meskipun terlambat atau lupa membayar akan muncul sebagai informasi negatif pada laporan kredit untuk beberapa tahun, pengaruhnya terhadap skor kredit akan semakin berkurang seiring waktu.<\/p>\n<p>Keterlambatan pembayaran dari waktu lampau memiliki pengaruh lebih kecil dibandingkan keterlambatan pembayaran terkini<\/p>\n<h3><strong>3. Menjaga Penggunaan Kartu Kredit Tetap Rendah \u2013 Sangat Berpengaruh<\/strong><\/h3>\n<p>Rasio penggunaan kredit merupakan angka lain yang penting dalam penghitungan skor kredit.<\/p>\n<p>Cara menghitungnya adalah dengan menjumlahkan seluruh saldo kartu kredit dalam satu waktu dan membagi jumlah tersebut dengan keseluruhan batas kredit.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, apabila kamu biasanya menggunakan kredit sebanyak Rp2 juta setiap bulan dan jumlah batas kredit dari semua kartu kredit adalah Rp10 juta, maka rasio penggunaannya adalah 20%.<\/p>\n<p>Penyedia jasa keuangan biasanya menyukai rasio yang rendah, yaitu 30% atau kurang, dan orang-orang dengan skor kredit yang sangat baik biasanya memiliki rasio penggunaan kredit yang sangat rendah.<\/p>\n<p>Rasio penggunaan kredit rendah juga mengindikasikan kepada penyedia jasa keuangan bahwa kamu belum menghabiskan kuota penggunaan kartu kredit dan kemungkinan besar dapat mengelola kredit dengan baik.<\/p>\n<h3><strong>4. Jangan Menutup Kartu Kredit yang Tidak Dipakai \u2013 Cukup Berpengaruh<\/strong><\/h3>\n<p>Menjaga kartu kredit yang tidak dipakai, tentunya selama biaya tahunannya tidak memberatkan adalah strategi cerdas karena menutup akun dapat meningkatkan rasio penggunaan kredit.<\/p>\n<p>Memiliki jumlah pinjaman kredit yang sama dengan jumlah akun yang lebih sedikit dapat menurunkan skor kredit kamu.<\/p>\n<h3><strong>5. Jangan Mengajukan Pinjaman Baru Terlalu Banyak dalam Jangka Waktu yang Singkat<\/strong><\/h3>\n<p>Membuka akun pinjaman baru terkadang dibutuhkan, tetapi keputusan untuk mengajukan pinjaman menyebabkan permintaan pemeriksaan terhadap laporan kredit.<\/p>\n<p>Permintaan pemeriksaan yang terlalu banyak dapat berdampak negatif kepada skor kredit, meskipun efeknya akan berkurang seiring waktu.<\/p>\n<p>Permintaan pemeriksaan akan tetap tertulis di laporan kredit kamu selama 2-3 tahun.<\/p>\n<h3><strong>6. Sanggah Ketidakakuratan Informasi dalam Laporan Kredit<\/strong><\/h3>\n<p>Sebaiknya kamu mengecek laporan kredit secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan ketidakakuratan data.<\/p>\n<p>Informasi yang tidak akurat pada laporan kredit akan menurunkan skor kredit. Pastikan akun yang terdaftar pada laporan memang benar.<\/p>\n<p>Apabila kamu menemukan kesalahan, sanggah informasi tersebut dan langsung perbaiki melalui biro atau perusahaan yang berwenang.<\/p>\n<p>Mengecek skor kredit secara rutin dapat membantu kamu menemukan kemungkinan ketidakakuratan sebelum hal tersebut mencederai skor kredit.<\/p>\n<p>Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), semua permintaan sanggahan harus diselesaikan dalam kurun waktu 20 hari.<\/p>\n<p>Untuk dapat meraih tujuan finansial yang diinginkan, sebaiknya kamu untuk mengecek laporan kredit dengan BI <em>checking<\/em> setiap bulan.<\/p>\n<p>Mungkin, banyak di antara kamu yang bertanya bagaimana cara cek BI <em>checking online? <\/em>Tentu saja bisa. Kamu bisa mendatangi kantor OJK atau mengakses lamannya.<\/p>\n<p>Nah, bagi kamu yang penasaran apa bisa <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/cara-cek-bi-checking-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">cek BI checking sendiri<\/a>, baca saja tautan artikel berikut. Atau kamu bisa menggunakan aplikasi Skorlife.<\/p>\n<p>Setelah bisa melakukannya, kamu mengetahui kapan BI <em>checking<\/em> bisa bersih dari catatan yang tidak bagus alias KOL 5.<\/p>\n<p>Saatnya kamu mengetahui mengenai sejumlah kredit konsumtif seperti mobil dan motor, pastikan membaca artikel-artikel terbaru <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">blog Skorlife<\/a>.<\/p>\n<p>Berencana membuka warung kopi dengan kredit usaha ke bank, jangan lupa untuk mengecek skor kredit melalui <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">aplikasi Skorlife<\/a>.<\/p>\n<p>Yuk, pakai kartu kredit <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Mayapada Skorcard<\/a> untuk membayar belanja online dan offline, dapatkan point yang bisa ditukarkan dengan miles.<\/p>\n<p>Cek pilihan tempat wisata terbaru di Vietnam, Malaysia, atau Thailand dengan membaca artikel-artikel terbaru di <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorcard<\/a>.<\/p>\n<hr \/>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"HowTo\", \"name\": \"Cara Meningkatkan Skor Kredit Meski Sudah KOL 1\", \"step\": [{\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Jaga Rasio Penggunaan Kredit\", \"text\": \"Pastikan rasio penggunaan kartu kredit tetap di bawah 30%. Misalnya, jika limit total Rp10 juta, gunakan maksimal Rp3 juta per bulan. Rasio rendah menunjukkan pengelolaan kredit yang baik kepada pemberi pinjaman.\", \"position\": 1}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Bayar Tagihan Tepat Waktu\", \"text\": \"Bayar semua tagihan sesuai tanggal jatuh tempo setiap bulan. Keterlambatan pembayaran akan muncul di laporan kredit selama beberapa tahun dan menurunkan skor, meskipun pengaruhnya berkurang seiring waktu.\", \"position\": 2}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Hindari Pengajuan Pinjaman Berlebihan\", \"text\": \"Jangan mengajukan terlalu banyak pinjaman baru dalam waktu singkat. Setiap permintaan pemeriksaan kredit akan tercatat selama 2-3 tahun dan berdampak negatif pada skor kredit.\", \"position\": 3}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Pertahankan Kartu Kredit Lama\", \"text\": \"Jangan menutup kartu kredit yang tidak dipakai, selama biaya tahunannya tidak memberatkan. Menutup akun dapat meningkatkan rasio penggunaan kredit dan menurunkan skor.\", \"position\": 4}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Cek dan Sanggah Kesalahan\", \"text\": \"Periksa laporan kredit secara rutin untuk menemukan ketidakakuratan data. Sanggah informasi yang salah ke OJK; semua sanggahan harus diselesaikan dalam 20 hari menurut OJK.\", \"position\": 5}]}<\/script><\/p>\n<hr \/>\n<h2>Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)<\/h2>\n<h3>Kenapa KOL 1 tapi skor kredit masih buruk?<\/h3>\n<p>Karena KOL dan skor kredit adalah sistem berbeda. KOL 1 (rentang 1-5) hanya mengukur ketepatan pembayaran satu akun pinjaman, sedangkan skor kredit (rentang 300-850) mengukur kelayakan kredit keseluruhan termasuk rasio penggunaan kredit, jumlah permintaan pinjaman baru, dan riwayat pembayaran semua akun.<\/p>\n<h3>Berapa rasio penggunaan kredit yang ideal?<\/h3>\n<p>Penyedia jasa keuangan menyukai rasio penggunaan kredit 30% atau kurang. Orang dengan skor kredit sangat baik biasanya memiliki rasio sangat rendah, contohnya menggunakan Rp2 juta dari limit Rp10 juta (20%).<\/p>\n<h3>Apa bedanya skor kredit dan indeks KOL?<\/h3>\n<p>Skor kredit adalah analisis statistik kelayakan kredit dengan rentang 300-850 (semakin tinggi semakin baik). Indeks KOL menggunakan rentang 1-5 untuk setiap rekening pinjaman, dengan 1 berarti kredit lancar dan 5 berarti kredit macet (tunggakan lebih dari 180 hari).<\/p>\n<h3>Berapa lama permintaan pemeriksaan kredit mempengaruhi skor?<\/h3>\n<p>Permintaan pemeriksaan kredit akan tetap tertulis di laporan kredit selama 2-3 tahun. Efek negatifnya terhadap skor kredit akan berkurang seiring waktu, tetapi terlalu banyak permintaan dalam waktu singkat dapat berdampak negatif signifikan.<\/p>\n<h3>Berapa lama waktu untuk meningkatkan skor kredit?<\/h3>\n<p>Meningkatkan skor kredit membutuhkan waktu dan tidak instan. Namun, semakin cepat Anda menyelesaikan masalah yang menurunkan skor (seperti membayar tunggakan atau memperbaiki rasio penggunaan), semakin cepat skor kredit akan naik secara bertahap.<\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"FAQPage\", \"mainEntity\": [{\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Kenapa KOL 1 tapi skor kredit masih buruk?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Karena KOL dan skor kredit adalah sistem berbeda. KOL 1 (rentang 1-5) hanya mengukur ketepatan pembayaran satu akun pinjaman, sedangkan skor kredit (rentang 300-850) mengukur kelayakan kredit keseluruhan termasuk rasio penggunaan kredit, jumlah permintaan pinjaman baru, dan riwayat pembayaran semua akun.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa rasio penggunaan kredit yang ideal?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Penyedia jasa keuangan menyukai rasio penggunaan kredit 30% atau kurang. Orang dengan skor kredit sangat baik biasanya memiliki rasio sangat rendah, contohnya menggunakan Rp2 juta dari limit Rp10 juta (20%).\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apa bedanya skor kredit dan indeks KOL?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Skor kredit adalah analisis statistik kelayakan kredit dengan rentang 300-850 (semakin tinggi semakin baik). Indeks KOL menggunakan rentang 1-5 untuk setiap rekening pinjaman, dengan 1 berarti kredit lancar dan 5 berarti kredit macet (tunggakan lebih dari 180 hari).\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa lama permintaan pemeriksaan kredit mempengaruhi skor?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Permintaan pemeriksaan kredit akan tetap tertulis di laporan kredit selama 2-3 tahun. Efek negatifnya terhadap skor kredit akan berkurang seiring waktu, tetapi terlalu banyak permintaan dalam waktu singkat dapat berdampak negatif signifikan.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa lama waktu untuk meningkatkan skor kredit?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Meningkatkan skor kredit membutuhkan waktu dan tidak instan. Namun, semakin cepat Anda menyelesaikan masalah yang menurunkan skor (seperti membayar tunggakan atau memperbaiki rasio penggunaan), semakin cepat skor kredit akan naik secara bertahap.\"}}]}<\/script><\/p>\n<p>Untuk rujukan resmi dan informasi terbaru, kamu bisa cek langsung situs <a href=\"https:\/\/www.ojk.go.id\/\" rel=\"noopener external noreferrer\" target=\"_blank\" data-wpel-link=\"external\">Otoritas Jasa Keuangan<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saatnya kamu mengenal dan memahami apa itu BI checking yang saat ini sudah berubah menjadi SLIK OJK. Yuk, cek skor<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":190,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[38,111],"class_list":["post-189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bi-checking-skor","tag-kredit","tag-skor-kredit"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab &amp; Cara Perbaikinya 2026<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"KOL 1 tapi skor kredit buruk? Pahami perbedaan sistem KOL (1-5) dan skor kredit (300-850). Jaga rasio penggunaan di bawah 30% untuk perbaikan. Cek gratis di Skorlife 2026.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab &amp; Cara Perbaikinya 2026\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KOL 1 tapi skor kredit buruk? Pahami perbedaan sistem KOL (1-5) dan skor kredit (300-850). Jaga rasio penggunaan di bawah 30% untuk perbaikan. Cek gratis di Skorlife 2026.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-18T10:00:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-23T05:06:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/blog1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1432\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"645\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab &#038; Cara Perbaikinya 2026\",\"datePublished\":\"2024-11-18T10:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-23T05:06:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/\"},\"wordCount\":1602,\"commentCount\":6,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/blog1.png\",\"keywords\":[\"kredit\",\"skor kredit\"],\"articleSection\":[\"BI Checking &amp; Skor\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/\",\"name\":\"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab & Cara Perbaikinya 2026\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/blog1.png\",\"datePublished\":\"2024-11-18T10:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-23T05:06:55+00:00\",\"description\":\"KOL 1 tapi skor kredit buruk? Pahami perbedaan sistem KOL (1-5) dan skor kredit (300-850). Jaga rasio penggunaan di bawah 30% untuk perbaikan. Cek gratis di Skorlife 2026.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/blog1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/blog1.png\",\"width\":1432,\"height\":645},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/bi-checking-skor\\\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"BI Checking &amp; Skor\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/bi-checking-skor\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab &#038; Cara Perbaikinya 2026\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/skor\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab & Cara Perbaikinya 2026","description":"KOL 1 tapi skor kredit buruk? Pahami perbedaan sistem KOL (1-5) dan skor kredit (300-850). Jaga rasio penggunaan di bawah 30% untuk perbaikan. Cek gratis di Skorlife 2026.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab & Cara Perbaikinya 2026","og_description":"KOL 1 tapi skor kredit buruk? Pahami perbedaan sistem KOL (1-5) dan skor kredit (300-850). Jaga rasio penggunaan di bawah 30% untuk perbaikan. Cek gratis di Skorlife 2026.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-11-18T10:00:28+00:00","article_modified_time":"2026-08-23T05:06:55+00:00","og_image":[{"width":1432,"height":645,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/blog1.png","type":"image\/png"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab &#038; Cara Perbaikinya 2026","datePublished":"2024-11-18T10:00:28+00:00","dateModified":"2026-08-23T05:06:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/"},"wordCount":1602,"commentCount":6,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/blog1.png","keywords":["kredit","skor kredit"],"articleSection":["BI Checking &amp; Skor"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/","name":"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab & Cara Perbaikinya 2026","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/blog1.png","datePublished":"2024-11-18T10:00:28+00:00","dateModified":"2026-08-23T05:06:55+00:00","description":"KOL 1 tapi skor kredit buruk? Pahami perbedaan sistem KOL (1-5) dan skor kredit (300-850). Jaga rasio penggunaan di bawah 30% untuk perbaikan. Cek gratis di Skorlife 2026.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/blog1.png","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/blog1.png","width":1432,"height":645},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/fakta-mengenai-bi-checking-yang-harus-kamu-ketahui\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"BI Checking &amp; Skor","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/bi-checking-skor\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"KOL 1 Tapi Skor Kredit Buruk? Ini Penyebab &#038; Cara Perbaikinya 2026"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/blog1.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13668,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189\/revisions\/13668"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}