{"id":3320,"date":"2025-11-02T18:15:34","date_gmt":"2025-11-02T11:15:34","guid":{"rendered":"http:\/\/34.101.166.12\/blog\/?p=3320"},"modified":"2025-11-02T19:51:02","modified_gmt":"2025-11-02T12:51:02","slug":"perbedaan-sukuk-dan-obligasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/","title":{"rendered":"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi yang Wajib Dipahami Investor"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tidak salah pilih investasi. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko antara investasi sukuk dan obligasi.<\/span><\/em><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu sedang mulai tertarik berinvestasi, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah obligasi. Tapi, pernah dengar juga tentang sukuk? Keduanya sama-sama termasuk instrumen investasi berjenis surat berharga, namun punya konsep serta prinsip cukup berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang masih mengira sukuk hanyalah \u201cversi syariah\u201d dari obligasi. Padahal, perbedaannya bukan cuma di label syariah-nya saja, tapi juga mencakup sistem pengelolaan, cara bagi hasil, hingga prinsip dasar dari masing-masing investasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya kamu tidak salah langkah saat memilih produk investasi, yuk pahami dulu apa itu sukuk dan obligasi, serta perbedaannya secara menyeluruh.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/mengenal-lebih-dekat-seputar-investasi-berbasis-syariah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Mengenal Investasi Syariah: Panduan Lengkap, Prinsip, Jenis, dan Tips Memulainya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa Itu Sukuk?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/tugas-fungsi-ojk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otoritas Jasa Keuangan (OJK)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>sukuk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah surat berharga jangka panjang yang menjadi bukti kepemilikan terhadap suatu aset atau proyek yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah Islam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, ketika kamu membeli sukuk, kamu bukan sedang memberikan pinjaman seperti pada obligasi, tetapi ikut memiliki sebagian dari aset atau proyek yang dibiayai oleh penerbit (emiten).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prinsip syariah yang digunakan mengacu pada <\/span><b>Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No. 32\/DSN-MUI\/IX\/2002<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, di mana setiap transaksi harus bebas dari:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Riba<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 bunga atau keuntungan yang bersifat pasti.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gharar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 ketidakjelasan dalam akad atau transaksi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Maysir<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 unsur spekulasi atau perjudian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Dharar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 hal-hal yang bisa menimbulkan kerugian atau kerusakan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai gantinya, sukuk memberikan imbal hasil melalui sistem bagi hasil (nisbah) atau ujrah (fee sewa), tergantung jenis akad yang digunakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah Indonesia juga rutin menerbitkan dua jenis sukuk populer, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sukuk Ritel (SR)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 bisa diperjualbelikan di pasar sekunder.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sukuk Tabungan (ST)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 tidak bisa diperdagangkan, tetapi tetap menguntungkan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya termasuk investasi halal, aman, serta dijamin oleh negara, sehingga cocok bagi investor pemula untuk memulai berinvestasi tanpa khawatir melanggar prinsip syariah.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-7851\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Apa-Itu-Obligasi.jpg\" alt=\"Apa Itu Obligasi\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Apa-Itu-Obligasi.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Apa-Itu-Obligasi-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Apa-Itu-Obligasi-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa Itu Obligasi?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <\/span><b>obligasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah surat utang jangka menengah atau panjang yang dapat diperjualbelikan. Dengan membeli obligasi, kamu berarti meminjamkan uang kepada penerbit (pemerintah atau perusahaan) dan akan menerima imbal hasil berupa bunga (kupon) secara berkala, misalnya setiap 6 bulan sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut laman <\/span><b>SikapiUangmu.ojk.go.id<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, penerbit obligasi wajib membayar bunga pada periode tertentu dan mengembalikan pokok utang pada waktu jatuh tempo yang sudah ditentukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis-jenis obligasi secara umum di Indonesia antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Obligasi Pemerintah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti <\/span><b>ORI (Obligasi Ritel Indonesia)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><b>SBR (Saving Bond Ritel)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Obligasi Korporasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, diterbitkan oleh perusahaan swasta atau BUMN.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Obligasi Ritel<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, ditujukan untuk investor individu dengan nominal pembelian terjangkau.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Obligasi cocok jika kamu menginginkan pendapatan pasif dengan risiko moderat, karena menawarkan imbal hasil tetap (fixed income) lebih stabil dibandingkan saham.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-7955\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Investasi-Saham-Syariah-2.jpg\" alt=\"Investasi Saham Syariah\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Investasi-Saham-Syariah-2.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Investasi-Saham-Syariah-2-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Investasi-Saham-Syariah-2-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan Sukuk dan Obligasi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih mudah dipahami, berikut penjelasan lengkap mengenai lima perbedaan utama antara sukuk dan obligasi dari berbagai aspek:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Sumber Keuntungan: Bunga vs Bagi Hasil<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan paling jelas antara keduanya terletak pada cara menghasilkan keuntungan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Obligasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> memberikan imbal hasil dalam bentuk <\/span><b>bunga (kupon)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan nilai tetap dan dibayarkan secara rutin. Besarannya sudah ditentukan sejak awal penerbitan, sehingga kamu bisa memperkirakan pendapatanmu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sukuk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, di sisi lain, tidak menggunakan bunga, melainkan sistem bagi hasil atau sewa (ujrah). Artinya, keuntungan yang kamu dapatkan berasal dari pendapatan aktual aset atau proyek yang menjadi dasar penerbitan sukuk.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Sifat Kepemilikan: Surat Utang vs Bukti Kepemilikan Aset<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sukuk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> mewakili kepemilikan atas aset nyata (underlying asset) seperti proyek infrastruktur, properti, atau aset pemerintah. Jadi, kamu punya \u201cporsi kepemilikan\u201d atas aset tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Obligasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bersifat <\/span><b>surat utang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, di mana investor hanya berperan sebagai pemberi pinjaman kepada penerbit. Jadi, kamu tidak memiliki aset fisik, melainkan hak untuk menerima pembayaran bunga serta pokok.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Biaya dan Pengawasan<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada <\/span><b>sukuk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, ada <\/span><b>biaya tambahan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk pengawasan oleh <\/span><b>Dewan Syariah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yang memastikan seluruh kegiatan penerbitan hingga penggunaan dana sesuai prinsip Islam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara <\/span><b>obligasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak memiliki biaya pengawasan khusus karena tunduk pada sistem keuangan konvensional.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau ada biaya tambahan, investor sukuk mendapatkan nilai lebih berupa jaminan kesesuaian syariah serta transparansi penggunaan dana.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pengertian-akad-ijarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Ijarah: Pengertian, Contoh, dan Penerapan dalam Ekonomi Syariah<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Jangka Waktu Investasi<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sukuk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> umumnya memiliki tenor relatif pendek hingga menengah. Misalnya:<\/span>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><b>Sukuk Tabungan (ST)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: tenor 2 tahun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><b>Sukuk Ritel (SR)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: tenor 3 tahun.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Obligasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki jangka waktu lebih variatif, mulai dari 6 bulan hingga 10 tahun. Jenisnya pun terbagi dalam obligasi jangka pendek hingga panjang, tergantung kebutuhan likuiditas dan profil risiko investor.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\ud83d\udca1 Jadi, kalau kamu mencari investasi jangka menengah dengan risiko rendah, sukuk bisa jadi pilihan tepat. Tapi kalau kamu ingin diversifikasi tenor, obligasi menawarkan lebih banyak opsi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Prinsip dan Penggunaan Dana<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sukuk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> diterbitkan berdasarkan <\/span><b>akad syariah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti:<\/span>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ijarah (sewa aset),<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudharabah (bagi hasil),<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Musyarakah (kerjasama modal), atau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wakalah (perwakilan).<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dana yang terkumpul hanya boleh digunakan untuk <\/span><b>proyek atau kegiatan halal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan <\/span><b>obligasi konvensional<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak dibatasi prinsip tersebut, sehingga penerbit bebas menggunakan dananya untuk keperluan bisnis apapun selama tidak melanggar hukum.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\ud83d\udca1 <\/span><b>Kesimpulan:<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Sukuk lebih ketat dalam pengawasan serta penggunaan dana karena mengutamakan prinsip syariah dan transparansi.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/skorlife.go.link\/8IqIg?utm_source=skorlife_blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=cta_skorlife\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-7558\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-768x384.jpg 768w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-2048x1024.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik sukuk maupun obligasi, keduanya menawarkan peluang menarik untuk mengembangkan aset. Perbedaannya terletak pada prinsip dasar, cara memperoleh imbal hasil, serta bentuk kepemilikan yang ditawarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sukuk cocok untuk kamu yang ingin berinvestasi secara halal serta sesuai syariah, sementara obligasi lebih cocok untuk kamu yang fokus pada stabilitas bunga tetap dan diversifikasi portofolio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, apapun pilihanmu, pastikan kondisi finansialmu siap. Sebelum berinvestasi, cek dulu <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/bi-checking-skor\/cara-cek-skor-kredit-dan-arti-nilai-skor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">skor kredit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu lewat<\/span><b> aplikasi <\/b><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><b>Skorlife<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan mengetahui skor kredit serta kesehatan finansial, kamu bisa menentukan strategi investasi paling aman serta optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Unduh aplikasi <\/span><b>Skorlife<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang untuk pantau skor kredit dan dapatkan tips keuangan personal langsung di smartphone kamu secara praktis!<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">FAQ Seputar Sukuk dan Obligasi<\/span><\/h2>\n<ol>\n<li><b> Apa perbedaan utama antara sukuk dan obligasi?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sukuk berbasis prinsip syariah dengan sistem bagi hasil, sedangkan obligasi adalah surat utang dengan sistem bunga tetap.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Apakah investasi sukuk lebih aman dibanding obligasi?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya relatif aman, terutama jika diterbitkan oleh pemerintah. Namun sukuk memiliki tambahan pengawasan dari dewan syariah.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Apakah non-muslim boleh membeli sukuk?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Boleh banget! Sukuk terbuka untuk semua investor, selama mereka memahami sistem dan prinsip syariahnya.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> Apakah sukuk bisa dijual sebelum jatuh tempo?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tergantung jenisnya. Sukuk ritel (SR) bisa diperjualbelikan di pasar sekunder, sementara sukuk tabungan (ST) tidak.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b> Mana yang lebih menguntungkan: sukuk atau obligasi?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tergantung tujuan investasimu. Sukuk menawarkan investasi halal dengan bagi hasil, sedangkan obligasi memberikan bunga tetap yang lebih stabil.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tidak salah pilih investasi. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko antara investasi sukuk dan<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":3408,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[105,49],"class_list":["post-3320","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi","tag-obligasi","tag-sukuk"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi: Panduan Investasi - Skorlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tak salah pilih. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko investasi sukuk dan obligasi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi: Panduan Investasi - Skorlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tak salah pilih. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko investasi sukuk dan obligasi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-02T11:15:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-02T12:51:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"816\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budget Buddy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budget Buddy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budget Buddy\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01\"},\"headline\":\"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi yang Wajib Dipahami Investor\",\"datePublished\":\"2025-11-02T11:15:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-02T12:51:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/\"},\"wordCount\":1013,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg\",\"keywords\":[\"obligasi\",\"sukuk\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/\",\"name\":\"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi: Panduan Investasi - Skorlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-02T11:15:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-02T12:51:02+00:00\",\"description\":\"Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tak salah pilih. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko investasi sukuk dan obligasi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg\",\"width\":816,\"height\":576,\"caption\":\"Foto: Bank BJB\/Detik.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi yang Wajib Dipahami Investor\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\",\"https:\/\/x.com\/SkorLifeID\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01\",\"name\":\"Budget Buddy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Budget Buddy\"},\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/yohannesmarkus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi: Panduan Investasi - Skorlife","description":"Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tak salah pilih. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko investasi sukuk dan obligasi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi: Panduan Investasi - Skorlife","og_description":"Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tak salah pilih. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko investasi sukuk dan obligasi","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2025-11-02T11:15:34+00:00","article_modified_time":"2025-11-02T12:51:02+00:00","og_image":[{"width":816,"height":576,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budget Buddy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Budget Buddy","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/"},"author":{"name":"Budget Buddy","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01"},"headline":"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi yang Wajib Dipahami Investor","datePublished":"2025-11-02T11:15:34+00:00","dateModified":"2025-11-02T12:51:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/"},"wordCount":1013,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg","keywords":["obligasi","sukuk"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/","name":"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi: Panduan Investasi - Skorlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg","datePublished":"2025-11-02T11:15:34+00:00","dateModified":"2025-11-02T12:51:02+00:00","description":"Ketahui perbedaan sukuk dan obligasi agar tak salah pilih. Mulai dari keuntungan dan perbandingan risiko investasi sukuk dan obligasi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg","width":816,"height":576,"caption":"Foto: Bank BJB\/Detik.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-dan-obligasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"5 Perbedaan Sukuk dan Obligasi yang Wajib Dipahami Investor"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01","name":"Budget Buddy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Budget Buddy"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/yohannesmarkus\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/apakah-obligasi-sama-dengan-sukuk.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3320"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9107,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3320\/revisions\/9107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}