{"id":4198,"date":"2024-06-23T12:00:14","date_gmt":"2024-06-23T05:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=4198"},"modified":"2026-08-20T13:24:09","modified_gmt":"2026-08-20T06:24:09","slug":"perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/","title":{"rendered":"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan"},"content":{"rendered":"<p><!-- fs-anchor 2026-08-20 --><\/p>\n<p class=\"fs-lead\">Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan adalah dua produk investasi syariah pemerintah yang memiliki lima perbedaan utama, yaitu tenor investasi, imbal hasil, potensi capital gain, tradability di pasar sekunder, dan mekanisme early redemption. Sukuk Ritel menawarkan tenor 3-5 tahun dengan imbal hasil tetap dan dapat diperdagangkan, sedangkan Sukuk Tabungan memiliki tenor 2-4 tahun dengan imbal hasil mengambang minimal 6,40% per tahun dan tidak dapat diperdagangkan. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda memilih produk yang sesuai dengan profil investasi dan kebutuhan finansial.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah tahu belum perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan? Kalau belum, yuk cari tahu lebih lanjut dalam artikel kali ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa jenis produk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dapat dijadikan instrumen investasi masyarakat di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di antaranya, yakni Sukuk Ritel (SR) dan juga Sukuk Tabungan (ST).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip laman Djppr.kemenkeu.go.id, Sukuk Ritel adalah produk investasi syariah berupa surat berharga negara yang ditawarkan pemerintah kepada individu WNI (Warga Negara Indonesia).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan apa yang dimaksud dengan Sukuk Tabungan adalah Surat Berharga Syariah Negara yang merupakan tabungan investasi untuk individu WNI dan tidak dapat diperdagangkan serta dialihkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sama-sama produk investasi dengan prinsip syariah, tetapi ternyata terdapat perbedaan antara sukuk ritel dan sukuk tabungan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel ini, <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah merangkum sejumlah perbedaan SR dan ST yang melansir dari laman Kompas.com.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_4207\" class=\"wp-caption alignnone\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4207 size-full\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/perbedaaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg\" alt=\"perbedaaan sukuk ritel dan sukuk tabungan\" width=\"1024\" height=\"512\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/perbedaaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg 1024w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/perbedaaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/perbedaaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Foto: Kementerian Keuangan<\/figcaption><\/figure>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Tenor Investasi<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beda Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan yang pertama terletak pada tenor atau jangka waktu investasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, Sukuk Ritel memiliki tenor investasi 3 tahun dan 5 tahun. Sedangkan jangka waktu Sukuk Tabungan umumnya 2 tahun dan 4 tahun.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Imbal Hasil<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara soal imbal hasil atau keuntungan sukuk alias kupon, ada perbedaan antara SR dan ST.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan-body1.png\" alt=\"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan \u2014 ilustrasi 1\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Imbal hasil pada Sukuk Ritel bersifat tetap (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fixed rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Artinya, besaran imbal hasil yang investor dapatkan akan sama dari awal hingga akhir jangka waktu investasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu berbeda dengan imbal hasil Sukuk Tabungan yang mengambang dengan batas minimal (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">floating with floor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, nilai imbal hasil yang diberikan dapat berubah mengikuti tingkat suku bunga Bank Indonesia atau BI <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila suku bunga naik, maka imbal hasil sukuk tabungan juga akan naik. Besaran imbal hasil juga akan turun jika suku bunga sedang turun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, investor perlu tahu kalau kupon tetapi tidak bisa turun dari batas minimal yang sudah ditentukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penasaran berapa imbal hasil sukuk tabungan saat ini?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut laman resmi Kementerian Keuangan RI, sukuk tabungan memiliki imbalan mengambang dengan batasan minimal (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">floating with floor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) sebesar 6,40% per tahun dan mengacu pada BI <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Potensi Capital Gain<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan berikutnya terletak pada potensi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital gain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang akan didapatkan oleh investor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital gain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah keuntungan yang diperoleh\u00a0 investor ketika ia menjual kembali aset investasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemegang Sukuk Ritel berpotensi mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital gain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau keuntungan bila harga jual di pasar sekunder di atas pokok investasi awal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, investor Sukuk Ritel juga berpotensi terkena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital loss<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bila harga jualnya berada di bawah pokok investasi awal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, hal ini tentu berbeda dengan Sukuk Tabungan yang tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga investor tak memiliki potensi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital gain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pemegang Sukuk Tabungan akan mendapat imbal hasil lebih tinggi apabila ada kenaikan suku bunga acuan BI.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. <\/b><b><i>Tradable<\/i><\/b><b> vs <\/b><b><i>Non Tradable<\/i><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa investor Sukuk Ritel bisa memperdagangkan kembali (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tradable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) di pasar sekunder.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, Sukuk Tabungan apakah bisa dijual?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan informasi di laman Kemenkeu.go.id, Sukuk Tabungan bersifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">non tradable <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau tidak bisa diperjualbelikan di pasar sekunder.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal inilah yang membuat beda antara sukuk ritel dan sukuk tabungan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>5. Fasilitas <\/b><b><i>Early Redemption<\/i><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan terakhir dari Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan adalah hadirnya fasilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">early redemption<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun Sukuk Tabungan tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi pemerintah memberikan fasilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">early redemption<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">early redemption <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah pencairan modal yang lebih cepat setelah investasi berjalan selama satu tahun, sehingga investor bisa menggunakannya untuk keperluan lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun syarat untuk menikmati <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">early redemption<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yakni kepemilikan Sukuk Tabungan minimal Rp2 juta dan modal yang bisa dicairkan mencapai 50% dari total investasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan pada Sukuk Ritel tidak memiliki fasilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">early redemption<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, lantaran produk bisa diperdagangkan di pasar sekunder.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah ulasan mengenai beda Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan yang harus diketahui oleh kamu para calon investor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa baca artikel lainnya bila ingin mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">insight<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengenai investasi hingga perencanaan keuangan hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang berencana membeli apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan skema cicilan ke bank, yuk cek dulu skor kreditnya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang diunduh melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan adalah dua produk investasi syariah pemerintah yang memiliki lima perbedaan utama, yaitu tenor investasi, imbal<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":4206,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[19],"tags":[49,48],"class_list":["post-4198","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi","tag-sukuk","tag-surat-berharga-negara"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sudah tahu belum perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan? Kalau belum, yuk cari tahu lebih lanjut dalam artikel kali ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sudah tahu belum perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan? Kalau belum, yuk cari tahu lebih lanjut dalam artikel kali ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-23T05:00:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-20T06:24:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1017\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"508\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan\",\"datePublished\":\"2024-06-23T05:00:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:24:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/\"},\"wordCount\":733,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg\",\"keywords\":[\"sukuk\",\"surat berharga negara\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/\",\"name\":\"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg\",\"datePublished\":\"2024-06-23T05:00:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:24:09+00:00\",\"description\":\"Sudah tahu belum perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan? Kalau belum, yuk cari tahu lebih lanjut dalam artikel kali ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg\",\"width\":1017,\"height\":508,\"caption\":\"Foto: Kementerian Keuangan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/investasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/skor\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan","description":"Sudah tahu belum perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan? Kalau belum, yuk cari tahu lebih lanjut dalam artikel kali ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan","og_description":"Sudah tahu belum perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan? Kalau belum, yuk cari tahu lebih lanjut dalam artikel kali ini.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-06-23T05:00:14+00:00","article_modified_time":"2026-08-20T06:24:09+00:00","og_image":[{"width":1017,"height":508,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan","datePublished":"2024-06-23T05:00:14+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:24:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/"},"wordCount":733,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg","keywords":["sukuk","surat berharga negara"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/","name":"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg","datePublished":"2024-06-23T05:00:14+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:24:09+00:00","description":"Sudah tahu belum perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan? Kalau belum, yuk cari tahu lebih lanjut dalam artikel kali ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg","width":1017,"height":508,"caption":"Foto: Kementerian Keuangan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/perbedaan-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"5 Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/beda-sukuk-ritel-dan-sukuk-tabungan.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4198","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4198"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4198\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13448,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4198\/revisions\/13448"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4198"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4198"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4198"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}