{"id":4967,"date":"2024-08-24T12:00:40","date_gmt":"2024-08-24T05:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=4967"},"modified":"2026-08-20T13:11:16","modified_gmt":"2026-08-20T06:11:16","slug":"mengenal-apa-itu-shm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya"},"content":{"rendered":"<p><!-- fs-anchor 2026-08-20 --><\/p>\n<p class=\"fs-lead\">SHM atau Sertifikat Hak Milik adalah dokumen bukti kepemilikan atas tanah dan bangunan dengan kedudukan hukum tertinggi yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang UUPA, sertifikat ini memuat informasi lengkap seperti nama pemilik, luas tanah, lokasi aset, dan cap resmi pejabat berwenang. Memiliki SHM memberikan kepastian hukum, memudahkan transaksi properti, dan melindungi pemilik dari sengketa.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.<\/span><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat Hak Milik menjadi legalitas penting untuk mengklaim bahwa aset properti tanah atau bangunan rumah memang menjadi hak penjual.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika transaksi jual beli tanah atau rumah, dokumen Sertifikat Hak Milik\u00a0 inilah yang harus dipastikan keaslian, aman dari sengketa, dan permasalahan lainnya oleh calon pembeli.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, masih ada saja orang yang masih bingung perihal apa bedanya SHM dan sertifikat rumah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari Lamudi.id, SHM merupakan status kepemilikan tertinggi atas tanah dan bangunan. Sedangkan sertifikat rumah hanya mencakup hak atas bangunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa yang dimaksud dengan SHM, mari simak bersama-sama informasinya di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">Blog Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah merangkumnya dari berbagai sumber.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu SHM?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip laman Megasyariah.co.id, Sertifikat Hak Milik atau SHM adalah jenis dokumen bukti kepemilikan atas tanah dan\/atau bangunan paling tinggi dan kuat yang keluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian SHM itu apa tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun contoh SHM berisi informasi mencangkup, sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nama kepemilikan tanah atau bangunan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Luas tanah\/bangunan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi aset;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Denah bentuk tanah\/bangunan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanggal penetapan sertifikat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nama dan tanda tangan pejabat yang bertugas;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cap dan stempel sebagai bukti sah sertifikat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apa bedanya <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-ajb\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Akta Jual Beli<\/a> atau AJB dan SHM?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, ada pembahasan bahwa AJB adalah dokumen aktivitas jual beli serta surat bukti peralihan hak atas suatu tanah maupun bangunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Sertifikat Hak Milik atau dokumen legal kepemilikan tanah atau bangunan yang paling tinggi kedudukannya di hukum Indonesia.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/mengenal-apa-itu-shm-body1.png\" alt=\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya \u2014 ilustrasi 1\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, AJB tetap diperlukan sebagai salah satu syarat mendapatkan SHM yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Fungsi SHM<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu apa fungsi Sertifikat Hak Milik?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, fungsi sertifikat ini adalah sebagai dokumen otentik berbentuk sertifikat dalam kasta tertinggi bukti kepemilikan sebuah properti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat pula manfaat lainnya dari SHM, berikut ini penjelasannya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti kepemilikan yang sah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempermudah transaksi properti;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaminan kepastian hukum;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan nilai properti;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu mendapatkan pembiayaan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melindungi dari konflik dan sengketa.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Syarat Membuat SHM<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin membuat Sertifikat Hak Milik di kantor BPN, kamu memerlukan sejumlah dokumen sebagai syaratnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini syarat pembuatan sertifikat untuk tanah atau bangunan:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Persyaratan untuk Tanah dan\/atau Bangunan Belum Bersertifikat<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat HGB atau dokumen surat tanah asli lainnya;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas diri (KTP) dan kartu keluarga (KK);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan Pajak Bumi dan Bangunan);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat pernyataan kepemilikan lahan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Dokumen Pembuatan Sertifikat Hak Milik untuk Ahli Waris atau Jual Beli<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat asli tanah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akta Jual Beli (AJB) (untuk rumah jual beli);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan riwayat tanah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan tidak sengketa;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan dari kelurahan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan waris (untuk ahli waris);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat kematian pewaris (untuk ahli waris).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Cara Mengurus SHM<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah tahu belum bila ingin mengurus Sertifikat Hak Milik di mana? Kamu bisa mengurus sertifikat ini di Badan Pertanahan Nasional atau BPN.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari situs jual beli properti Rumah123.com, terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh oleh pemohon saat ingin membuat Sertifikat Hak Milik. Berikut ini penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Datang ke Kantor ATR\/BPN<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila telah memenuhi semua persyaratan dan dokumen di atas, saatnya kamu datang ke kantor ATR\/BPN setempat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, menuju loket pengajuan dan sampaikan maksud serta tujuan untuk membuat Sertifikat Hak Milik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petugas akan memberikan formulir permohonan, lalu isi sesuai dengan data yang kamu miliki dan tandatangani formulir tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, serahkan formulir tersebut ke petugas beserta dokumen persyaratan lainnya.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Pengukuran Lahan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berkas dokumen dan formulir sudah diterima, maka petugas BPN akan memberikan tanda terima dokumen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, petugas BPN akan melakukan pengukuran lahan ke lokasi properti yang akan dibuatkan sertifikat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Pengesahan Surat Ukur<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses berikutnya petugas BPN akan membuat pengesahan pada surat ukur.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat ukur tersebut kemudian akan didokumentasikan, dipetakan lalu disahkan, serta ditandatangani oleh pejabat terkait.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/mengenal-apa-itu-shm-body2.png\" alt=\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya \u2014 ilustrasi 2\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Penelitian oleh Petugas<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengurus Sertifikat Hak Milik selanjutnya yakni petugas Panitia A yang berasal dari Subseksi Pemberian Hak Tanah akan melakukan penelitian lahan tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekedar informasi, anggota Panitia A terdiri dari petugas BPN dan lurah setempat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>5. Pengumuman Data Yuridis<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dilakukannya penelitian, tahap selanjutnya yakni petugas Badan Pertanahan Nasional akan memajang data yuridis permohonan hak tanah di kantor Kelurahan dan kantor BPN selama 60 hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengumuman data yuridis ini bertujuan untuk menjamin tidak ada pihak yang mengajukan klaim atau keberatan terkait permohonan hak atas tanah tersebut.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>6. Terbitnya SK Hak Atas Tanah<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila tidak ada pihak yang keberatan, maka tanah yang sebelumnya berstatus girik tersebut akan terbit dalam bentuk Sertifikat Hak Milik.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>7. Pembayaran BPHTB<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara urus Sertifikat Hak Milik berikutnya yakni membayar BPHTB yang merupakan singkatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun BPHTB dibayar sesuai luas tanah yang dimohonkan. Jumlahnya tergantung dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan luas tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk diketahui, pembayaran BPHTB baru bisa dilakukan saat surat ukur telah selesai dibuat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>8. Pendaftaran SK Hak untuk Penerbitan Sertifikat<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan terakhir sebagai cara mengurus Sertifikat Hak Milik, yakni dilanjutkan dengan Surat Keputusan Hak untuk penerbitan sertifikat pada subseksi Pendaftaran Hak dan Informasi (PHI).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, kamu bisa mengambil sertifikat ke BPN. Adapun durasi penerbitan sertifikat berbeda-beda, tergantung pada lokasi dan faktor lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu Sertifikat Hak Milik, definisi, fungsi, syarat dan cara mengurusnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait dokumen terkait rumah atau jual beli properti, calon investor harus memahami PPJB atau <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-ppjb\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Perjanjian Pengikatan Jual Beli<\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa membaca\u00a0 <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, bila ingin memperoleh tips dan panduan untuk berinvestasi emas, sukuk, reksadana, hingga properti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cek dulu skor kredit kamu di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang tersedia di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sebelum kamu membeli motor listrik dengan skema cicilan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multifinance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin memiliki kartu kredit yang memberikan banyak kelebihan setelah bertransaksi? Segera ajukan aplikasi untuk mendapatkan <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SHM atau Sertifikat Hak Milik adalah dokumen bukti kepemilikan atas tanah dan bangunan dengan kedudukan hukum tertinggi yang diterbitkan oleh<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":4968,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[13],"tags":[108],"class_list":["post-4967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr","tag-properti"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-24T05:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-20T06:11:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"812\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"518\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya\",\"datePublished\":\"2024-08-24T05:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:11:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/\"},\"wordCount\":1011,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"keywords\":[\"properti\"],\"articleSection\":[\"KPR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/\",\"name\":\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-24T05:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:11:16+00:00\",\"description\":\"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"width\":812,\"height\":518,\"caption\":\"Foto: Sinarmasland.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/mengenal-apa-itu-shm\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPR\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/kpr\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/skor\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)","description":"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)","og_description":"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-08-24T05:00:40+00:00","article_modified_time":"2026-08-20T06:11:16+00:00","og_image":[{"width":812,"height":518,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya","datePublished":"2024-08-24T05:00:40+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:11:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/"},"wordCount":1011,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","keywords":["properti"],"articleSection":["KPR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","name":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","datePublished":"2024-08-24T05:00:40+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:11:16+00:00","description":"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","width":812,"height":518,"caption":"Foto: Sinarmasland.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPR","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4967"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13313,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4967\/revisions\/13313"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}