{"id":4967,"date":"2024-08-24T12:00:40","date_gmt":"2024-08-24T05:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=4967"},"modified":"2024-08-26T17:16:22","modified_gmt":"2024-08-26T10:16:22","slug":"mengenal-apa-itu-shm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.<\/span><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat Hak Milik menjadi legalitas penting untuk mengklaim bahwa aset properti tanah atau bangunan rumah memang menjadi hak penjual.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika transaksi jual beli tanah atau rumah, dokumen Sertifikat Hak Milik\u00a0 inilah yang harus dipastikan keaslian, aman dari sengketa, dan permasalahan lainnya oleh calon pembeli.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, masih ada saja orang yang masih bingung perihal apa bedanya SHM dan sertifikat rumah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari Lamudi.id, SHM merupakan status kepemilikan tertinggi atas tanah dan bangunan. Sedangkan sertifikat rumah hanya mencakup hak atas bangunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa yang dimaksud dengan SHM, mari simak bersama-sama informasinya di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">Blog Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah merangkumnya dari berbagai sumber.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu SHM?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip laman Megasyariah.co.id, Sertifikat Hak Milik atau SHM adalah jenis dokumen bukti kepemilikan atas tanah dan\/atau bangunan paling tinggi dan kuat yang keluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian SHM itu apa tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun contoh SHM berisi informasi mencangkup, sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nama kepemilikan tanah atau bangunan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Luas tanah\/bangunan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi aset;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Denah bentuk tanah\/bangunan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanggal penetapan sertifikat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nama dan tanda tangan pejabat yang bertugas;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cap dan stempel sebagai bukti sah sertifikat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apa bedanya <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-ajb\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Akta Jual Beli<\/a> atau AJB dan SHM?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, ada pembahasan bahwa AJB adalah dokumen aktivitas jual beli serta surat bukti peralihan hak atas suatu tanah maupun bangunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Sertifikat Hak Milik atau dokumen legal kepemilikan tanah atau bangunan yang paling tinggi kedudukannya di hukum Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, AJB tetap diperlukan sebagai salah satu syarat mendapatkan SHM yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Fungsi SHM<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu apa fungsi Sertifikat Hak Milik?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, fungsi sertifikat ini adalah sebagai dokumen otentik berbentuk sertifikat dalam kasta tertinggi bukti kepemilikan sebuah properti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat pula manfaat lainnya dari SHM, berikut ini penjelasannya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti kepemilikan yang sah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempermudah transaksi properti;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaminan kepastian hukum;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan nilai properti;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu mendapatkan pembiayaan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melindungi dari konflik dan sengketa.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Syarat Membuat SHM<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin membuat Sertifikat Hak Milik di kantor BPN, kamu memerlukan sejumlah dokumen sebagai syaratnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini syarat pembuatan sertifikat untuk tanah atau bangunan:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Persyaratan untuk Tanah dan\/atau Bangunan Belum Bersertifikat<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat HGB atau dokumen surat tanah asli lainnya;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas diri (KTP) dan kartu keluarga (KK);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fotokopi Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan Pajak Bumi dan Bangunan);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat pernyataan kepemilikan lahan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Dokumen Pembuatan Sertifikat Hak Milik untuk Ahli Waris atau Jual Beli<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat asli tanah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akta Jual Beli (AJB) (untuk rumah jual beli);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan riwayat tanah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan tidak sengketa;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan dari kelurahan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat keterangan waris (untuk ahli waris);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat kematian pewaris (untuk ahli waris).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Cara Mengurus SHM<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah tahu belum bila ingin mengurus Sertifikat Hak Milik di mana? Kamu bisa mengurus sertifikat ini di Badan Pertanahan Nasional atau BPN.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari situs jual beli properti Rumah123.com, terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh oleh pemohon saat ingin membuat Sertifikat Hak Milik. Berikut ini penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Datang ke Kantor ATR\/BPN<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila telah memenuhi semua persyaratan dan dokumen di atas, saatnya kamu datang ke kantor ATR\/BPN setempat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, menuju loket pengajuan dan sampaikan maksud serta tujuan untuk membuat Sertifikat Hak Milik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petugas akan memberikan formulir permohonan, lalu isi sesuai dengan data yang kamu miliki dan tandatangani formulir tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, serahkan formulir tersebut ke petugas beserta dokumen persyaratan lainnya.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Pengukuran Lahan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berkas dokumen dan formulir sudah diterima, maka petugas BPN akan memberikan tanda terima dokumen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, petugas BPN akan melakukan pengukuran lahan ke lokasi properti yang akan dibuatkan sertifikat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Pengesahan Surat Ukur<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses berikutnya petugas BPN akan membuat pengesahan pada surat ukur.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat ukur tersebut kemudian akan didokumentasikan, dipetakan lalu disahkan, serta ditandatangani oleh pejabat terkait.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Penelitian oleh Petugas<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengurus Sertifikat Hak Milik selanjutnya yakni petugas Panitia A yang berasal dari Subseksi Pemberian Hak Tanah akan melakukan penelitian lahan tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekedar informasi, anggota Panitia A terdiri dari petugas BPN dan lurah setempat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>5. Pengumuman Data Yuridis<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dilakukannya penelitian, tahap selanjutnya yakni petugas Badan Pertanahan Nasional akan memajang data yuridis permohonan hak tanah di kantor Kelurahan dan kantor BPN selama 60 hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengumuman data yuridis ini bertujuan untuk menjamin tidak ada pihak yang mengajukan klaim atau keberatan terkait permohonan hak atas tanah tersebut.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>6. Terbitnya SK Hak Atas Tanah<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila tidak ada pihak yang keberatan, maka tanah yang sebelumnya berstatus girik tersebut akan terbit dalam bentuk Sertifikat Hak Milik.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>7. Pembayaran BPHTB<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara urus Sertifikat Hak Milik berikutnya yakni membayar BPHTB yang merupakan singkatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun BPHTB dibayar sesuai luas tanah yang dimohonkan. Jumlahnya tergantung dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan luas tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk diketahui, pembayaran BPHTB baru bisa dilakukan saat surat ukur telah selesai dibuat.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>8. Pendaftaran SK Hak untuk Penerbitan Sertifikat<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan terakhir sebagai cara mengurus Sertifikat Hak Milik, yakni dilanjutkan dengan Surat Keputusan Hak untuk penerbitan sertifikat pada subseksi Pendaftaran Hak dan Informasi (PHI).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, kamu bisa mengambil sertifikat ke BPN. Adapun durasi penerbitan sertifikat berbeda-beda, tergantung pada lokasi dan faktor lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu Sertifikat Hak Milik, definisi, fungsi, syarat dan cara mengurusnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait dokumen terkait rumah atau jual beli properti, calon investor harus memahami PPJB atau <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-ppjb\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Perjanjian Pengikatan Jual Beli<\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa membaca\u00a0 <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, bila ingin memperoleh tips dan panduan untuk berinvestasi emas, sukuk, reksadana, hingga properti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cek dulu skor kredit kamu di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang tersedia di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sebelum kamu membeli motor listrik dengan skema cicilan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multifinance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin memiliki kartu kredit yang memberikan banyak kelebihan setelah bertransaksi? Segera ajukan aplikasi untuk mendapatkan <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":4968,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[108],"class_list":["post-4967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr","tag-properti"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-24T05:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-26T10:16:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"812\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"518\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya\",\"datePublished\":\"2024-08-24T05:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-26T10:16:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\"},\"wordCount\":951,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"keywords\":[\"properti\"],\"articleSection\":[\"KPR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\",\"name\":\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-24T05:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-26T10:16:22+00:00\",\"description\":\"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg\",\"width\":812,\"height\":518,\"caption\":\"Foto: Sinarmasland.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPR\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\",\"https:\/\/x.com\/SkorLifeID\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)","description":"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)","og_description":"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-08-24T05:00:40+00:00","article_modified_time":"2024-08-26T10:16:22+00:00","og_image":[{"width":812,"height":518,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya","datePublished":"2024-08-24T05:00:40+00:00","dateModified":"2024-08-26T10:16:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/"},"wordCount":951,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","keywords":["properti"],"articleSection":["KPR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/","name":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","datePublished":"2024-08-24T05:00:40+00:00","dateModified":"2024-08-26T10:16:22+00:00","description":"Yuk, mulai mengenal apa itu SHM atau Sertifikat Hak Milik yang merupakan sebuah dokumen penting dalam aset properti.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","width":812,"height":518,"caption":"Foto: Sinarmasland.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apa-itu-shm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPR","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengenal Apa Itu SHM (Sertifikat Hak Milik): Definisi, Fungsi, Syarat dan Cara Mengurusnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Mengenal-apa-itu-SHM.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4967"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4971,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4967\/revisions\/4971"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}