{"id":5022,"date":"2024-09-02T12:00:02","date_gmt":"2024-09-02T05:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=5022"},"modified":"2024-09-11T10:45:25","modified_gmt":"2024-09-11T03:45:25","slug":"reksadana-vs-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/","title":{"rendered":"Perbedaan Reksadana vs Saham. Mana yang Lebih Tepat untuk Investasi?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika berencana berinvestasi pada apapun, seperti obligasi, reksadana, dan saham penting bagi kamu memahami karakteristik, keuntungan, serta risiko dari instrumen yang dipilih.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reksadana dan saham menjadi instrumen yang populer digunakan oleh investor di Indonesia lantaran daya tarik keuntungannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi kalau ditanya apakah reksa dana dan saham bisa rugi? Tentu saja sebagai instrumen investasi, termasuk reksa dana dan saham punya untung dan ruginya tersendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya kerugian terjadi karena berbagai faktor, seperti volatilitas pasar, kinerja saham, dan pertumbuhan ekonomi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, untuk investor pemula lebih baik saham atau reksadana? Mari simak bersama-sama pengertian dan perbedaannya dari kedua instrumen tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">Blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah merangkumnya dari berbagai sumber.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Definisi Reksadana vs Saham<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu Reksadana?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pengertian reksadana adalah dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum untuk kemudian diinvestasikan ke dalam surat berharga seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudahnya, reksa dana itu artinya para investor akan menyerahkan sejumlah dana kepada badan hukum yakni Manajer Investasi (MI) dan dialokasikan ke beberapa instrumen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 4 jenis reksadana yang ada di Indonesia, antara lain Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Saham, dan <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-campuran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Reksadana Campuran<\/a>.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu Saham?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan informasi di laman Sikapiuangmu.ojk, saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) pada suatu perusahaan atau perseroan terbatas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/investasi-saham-jangka-panjang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">investasi saham<\/a> artinya penanaman modal dengan bentuk penyertaan dana oleh seseorang maupun badan usaha di suatu perusahaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kamu yang masih awam dengan kedua jenis investasi ini pastinya penasaran, apa bedanya reksa dana dan saham?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reksadana terbaik akan dikelola oleh Manajer Investasi yang bertugas memberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fund fact sheet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> serta keuntungan. Sedangkan pada investasi saham, investor atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengelola modal dana sepenuhnya.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Perbedaan Reksadana vs Saham<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya ada beberapa faktor yang bisa menjawab lebih menguntungkan reksadana atau saham bila ingin berinvestasi jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari Republika.co.id, inilah beda saham dan reksadana yang wajib diketahui investor.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Pengelolaan Dana<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal pertama yang membedakan reksadana dengan investasi saham adalah pengelola dananya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti disebutkan di atas, saat kamu memilih reksadana itu artinya dana investasi kamu akan dikelola oleh badan hukum yang disebut Manajer Investasi atau MI.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investor hanya perlu menentukan berapa jumlah dana yang akan disetorkan untuk reksa dana.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara dana investasi pada saham bakal dikelola oleh kamu sendiri selaku investor atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader.<\/span><\/i><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Modal Investasi<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan selanjutnya antara reksadana vs saham yakni perihal minimal modal investasi yang dibutuhkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi pada reksadana menawarkan modal yang lebih terjangkau dan fleksibel. Bagi investor pemula, tentu ini menjadi keuntungan tersendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, banyak perusahaan penyedia reksadana menawarkan modal investasi mulai dari puluhan ribu rupiah. Kamu bisa membeli reksadana mulai dari Rp10 ribu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan saham cenderung membutuhkan modal investasi yang jauh lebih besar, bila ingin mendapat imbal yang besar pula.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu harus membeli saham dalam satuan lot, yaitu 500 lembar saham. Lantas kalikan saja harga saham per lembar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Risiko Investasi<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memutuskan instrumen mana yang kamu pilih, pastinya juga harus mempertimbangkan risiko dari investasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, lebih aman reksadana atau saham? Di antara kedua jenis instrumen tersebut, maka investasi saham tergolong punya risiko yang jauh lebih\u00a0 besar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, investasi saham sangat tergantung performa pasar dan juga emiten.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, saham dikelola langsung oleh investor tanpa adanya Manajer Investasi yang ahli di bidangnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, bila kamu ingin tahu apa kelemahan dari reksadana?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekurangan dari reksadana, seperti misalnya <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-pasar-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Reksa Dana Pasar Uang<\/a> (RDPU) tidak cocok untuk investasi jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, Reksadana Pasar Uang biasanya hanya untuk jangka pendek, rata-rata hanya satu tahun.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Keuntungan Imbal Hasil<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal lain yang harus diketahui bila membandingkan reksadana vs investasi saham yakni faktor imbal hasil atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekedar informasi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau imbal hasil adalah keuntungan yang didapatkan oleh investor dari instrumen investasi pada periode waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, berapa lama reksa dana untung?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi reksadana membutuhkan waktu yang berbeda-beda agar bisa mendatangkan keuntungan. Ada yang untuk kurang dari setahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, dan lebih dari 5 tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan imbal hasil pada investasi saham didapatkan ketika harga saham lebih tinggi dari harga beli awal, seiring berjalannya waktu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan imbal hasil saham ini dihitung berdasarkan persentase banyaknya lot saham yang dimiliki.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga berpotensi mendapatkan keuntungan lain dari saham berupa nilai dividen yang dibagikan oleh emiten dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>5. Pajak<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan berikutnya dari reksadana dan saham yakni terkait pemberlakuan pajak untuk kedua instrumen investasi ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reksadana adalah jenis instrumen investasi yang tidak dikenakan pajak tahunan atau PPh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini berbeda dengan investasi saham yang dikenakan pajak tahunan atau PPh<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut PPh Pasal 4 ayat 2, setiap transaksi penjualan saham dikenakan pajak atau PPh final bagi individu maupun badan usaha sebesar 0,1% dari nilai bruto transaksi penjualan saham<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemegang saham pun akan dikenakan pajak sebesar 10% atas keuntungan yang mereka dapatkan dari dividen.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>6. Pencairan Dana<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal terakhir yang juga wajib diketahui calon investor saat membandingkan reksa dana dan saham yakni terkait pencairan dana.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa lama reksa dana saham cair?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip laman Most.co.id, investor dapat menerima dana hasil penjualan reksadana selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari bursa setelah order penjualan kembali dijalankan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara investasi saham bisa dicairkan secara langsung ke rekening investor yang berkaitan. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri dari saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, demikianlah ulasan mengenai perbandingan reksadana vs saham yang perlu menjadi perhatian para calon investor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, menurut kamu lebih menguntungkan reksadana atau saham? Silahkan pilih sesuai dengan kebutuhan kamu masing-masing, ya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu selalu menanamkan investasi pada instrumen yang berbeda. Jangan pernah menaruhnya pada investasi yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sebelumnya, ada pembahasan mengenai <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-deposito\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">reksadana vs deposito<\/a>, mana yang lebih menguntungkan bagi investor.<\/p>\n<p>Tidak ketinggalan, ada ulasan mengenai <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-sbn\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">reksadana vs SBN (Surat Berharga Negara)<\/a>, bisa menjadi panduan bagi para investor.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pantau terus perkembangan terbaru di sektor investasi, ekonomi, bisnis, keuangan, dan gaya hidup, hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang berencana membeli mobil\u00a0 listrik baru dengan skema cicilan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multifinance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yuk cek dulu skor kreditnya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang tersedia di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya kartu kredit <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan banyak kelebihan setelah melakukan transaksi di mana saja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, baca selalu <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorcard<\/a> agar kamu mendapatkan rekomendasi terbaru mengenai wisata, makanan, minuman, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":5023,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[113,41],"class_list":["post-5022","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi","tag-reksadana","tag-saham"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Reksadana vs Saham<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Reksadana vs Saham\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-02T05:00:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-11T03:45:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"819\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"515\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"Perbedaan Reksadana vs Saham. Mana yang Lebih Tepat untuk Investasi?\",\"datePublished\":\"2024-09-02T05:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-11T03:45:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/\"},\"wordCount\":1007,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg\",\"keywords\":[\"reksadana\",\"saham\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/\",\"name\":\"Perbedaan Reksadana vs Saham\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-02T05:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-11T03:45:25+00:00\",\"description\":\"Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg\",\"width\":819,\"height\":515,\"caption\":\"Foto: Mncsekuritas.id\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Perbedaan Reksadana vs Saham. Mana yang Lebih Tepat untuk Investasi?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\",\"https:\/\/x.com\/SkorLifeID\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Reksadana vs Saham","description":"Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Reksadana vs Saham","og_description":"Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-09-02T05:00:02+00:00","article_modified_time":"2024-09-11T03:45:25+00:00","og_image":[{"width":819,"height":515,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"Perbedaan Reksadana vs Saham. Mana yang Lebih Tepat untuk Investasi?","datePublished":"2024-09-02T05:00:02+00:00","dateModified":"2024-09-11T03:45:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/"},"wordCount":1007,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg","keywords":["reksadana","saham"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/","name":"Perbedaan Reksadana vs Saham","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg","datePublished":"2024-09-02T05:00:02+00:00","dateModified":"2024-09-11T03:45:25+00:00","description":"Inilah perbandingan reksadana vs saham. Instrumen mana yang lebih tepat dan menguntungkan untuk dijadikan investasi jangka panjang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg","width":819,"height":515,"caption":"Foto: Mncsekuritas.id"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-saham\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perbedaan Reksadana vs Saham. Mana yang Lebih Tepat untuk Investasi?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-saham.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5022"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5070,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5022\/revisions\/5070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}