{"id":5032,"date":"2024-09-06T12:00:14","date_gmt":"2024-09-06T05:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=5032"},"modified":"2024-09-11T10:42:19","modified_gmt":"2024-09-11T03:42:19","slug":"reksadana-vs-trading-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","title":{"rendered":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah perbandingan antara reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya? Baca ulasannya di sini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sejumlah alternatif pilihan ketika kamu berencana berinvestasi di pasar modal, mulai reksadana, obligasi, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau saham dianggap terlalu \u201caman\u201d, bagaimana dengan pilihan antara reksadana dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua instrumen investasi di pasar modal itu menawarkan keuntungan dari imbal hasil yang tergolong cukup menarik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, banyak dari investor pemula yang kerap bingung dan ingin tahu apakah reksadana itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, reksadana merupakan instrumen investasi yang tidak cocok untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lantaran memiliki transaksinya tersendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu artinya proses jual beli sekuritas, contohnya saham. Nah, ini tentu berbeda dengan sekadar investasi saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, untuk pemula lebih baik saham atau reksadana? Yuk, mari simak lebih lanjut penjelasannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">Blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah merangkum dari berbagai sumber untuk membahasnya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Definisi Reksadana vs Trading Saham<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu Reksadana?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir laman Idx.co.id, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat untuk diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi (MI) yang berpengalaman dan memiliki lisensi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai sebuah instrumen investasi, reksa dana memiliki kelebihan dan kekurangannya, antara lain:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kelebihan Reksa Dana<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investor tidak perlu melakukan analisis dan riset sendiri untuk memilih instrumen investasi karena ada Manajer Investasi;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana yang terkumpul akan diinvestasikan pada berbagai instrumen oleh Manajer Investasi, sehingga risiko lebih rendah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi reksadana itu artinya instrumen yang tidak membutuhkan banyak pengetahuan tentang pasar modal, sehingga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk belajar ataupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trial and error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya pengelolaan reksa dana terjangkau dan tetap menguntungkan secara jangka panjang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kekurangan Reksadana<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa saja kelemahan dari reksadana? Simak uraiannya berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil keuntungan investasi tidak secepat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dapat memilih sendiri instrumen investasi yang ingin dibeli, itu artinya risiko investasi reksadana di tangan Manajer Investasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ditanya, apakah investasi di reksadana bisa rugi? Potensi kerugian tetap ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, perlu strategi yang tepat untuk mengelolanya agar hasil investasi bisa lebih maksimal.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu Trading Saham?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip laman Katadata.id, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham adalah kegiatan jual beli saham di Bursa Efek Indonesia dengan memanfaatkan fluktuasi harga saham setiap harinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi, saham memiliki arti sebagai bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nilainya dapat naik atau turun, bergantung pada kinerja perusahaan dan kondisi pasar saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kamu bertindak sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang membeli saham dengan harga rendah dan berharap untuk menjualnya nanti di harga yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun keuntungan diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penting diketahui, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham merupakan aktivitas berisiko tinggi yang memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Merangkum dari Pina.id, inilah sejumlah ulasannya:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kelebihan Trading Saham<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berpotensi mendapat keuntungan besar dalam waktu cepat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa memilih sendiri saham apa yang ingin dibeli dan punya kebebasan kapan ingin menjualnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kekurangan Trading Saham<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantaran harga berfluktuasi dengan cepat, maka potensi kerugian sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham juga besar. Oleh sebab itu, perlu analisa mendalam dan tepat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu mempelajari dan menguasai analisis teknikal dan analisis fundamental untuk dapat memilih saham yang tepat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Total biaya transaksi dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham cenderung lebih tinggi dibandingkan reksadana. Terlebih bila melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">scalping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya aksi jual beli saham dalam jangka waktu pendek.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Perbedaan Investasi Reksadana dan Trading Saham<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Prinsip<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beda antara investasi reksa dana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pertama bisa kamu lihat dari segi prinsip kegiatannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila seseorang berinvestasi pada reksadana akan menggunakan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy and hold<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hal itu berarti investor akan membeli dan menahan asetnya dalam jangka waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan prinsip yang digunakan pada trading saham, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy and sell<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itu artinya, seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menjual saham dalam jangka waktu pendek untuk mengharapkan keuntungan lebih tinggi dari investasi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Keuntungan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan investasi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berikutnya terlihat pada potensi keuntungan yang diraih.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat investasi reksadana, keuntungan berasal dari pertambahan nilai instrumen investasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, bila kamu berinvestasi di reksadana, maka peluang mendapatkan keuntungan berupa profit dan return mulai dari 4% hingga 9%. Semua tergantung dari jenis reksadana.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara keuntungan dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berasal dari selisih harga nilai beli dan jual saham atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital gain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Risiko<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham juga memiliki perbedaan dari sisi risiko.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi reksa dana biasanya memiliki risiko yang lebih rendah daripada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, investor bakal lebih selektif dalam memilih produk reksadana saham terbaik dan memiliki performa bagus. Apalagi Manajer Investasi juga telah memilih saham terbaik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu berbeda dengan kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang punya risiko lebih tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan memilih saham yang baru melantai di bursa (IPO), karena harganya cenderung lebih fluktuatif.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Analisis<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kegiatan investasi, biasanya seorang investor akan cenderung menggunakan analisis fundamental.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tak terlepas dari kebiasaan para investor yang akan menahan sahamnya dalam jangka waktu panjang.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>5. Keamanan Aset<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan yang terakhir antara investasi reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham adalah keberadaan keamanan atau pelindung aset atau tidak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam investasi reksadana saham yang fundamentalnya sangat baik, kamu tidak perlu khawatir ketika terjadi penurunan harga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham, kamu harus mengenali <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stop loss<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai elemen pelindung aset.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stop loss<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bermanfaat agar seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa mengetahui batas kerugian yang ditentukannya sendiri dan memutuskan untuk menjualnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga harus memahami istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">take profit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu batasan keuntungan yang sudah ditetapkan.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Reksadana vs Trading Saham, Mana yang Lebih Baik?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari berbagai pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa antara investasi dan trading memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk para investor pemula dengan profil pasif, tentu reksadana jadi rekomendasi terbaik karena lebih mudah, praktis, dan risikonya rendah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan bila kamu menginginkan profil investasi yang agresif dan telah punya pengetahuan tinggi tentang pasar modal, serta ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, maka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham bisa menjadi pilihan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah penjelasan reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham yang harus diketahui oleh para investor pemula. Semoga bermanfaat ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, ada ulasan singkat mengenai perbedaan <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-obligasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">reksadana dan obligasi<\/a> yang harus diketahui oleh para investor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan berita terkini mengenai rekomendasi investasi emas, obligasi, hingga properti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang berencana ingin membeli toko dengan skema cicilan ke bank, yuk cek dulu skor kreditnya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cuma kartu kredit <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan banyak keunggulan usai melakukan transaksi secara online dan offline.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baca <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorcard<\/a> yang menyuguhkan berita menarik mengenai rekomendasi destinasi wisata, hotel, hingga belanja.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya? Baca<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":5037,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[113,41],"class_list":["post-5032","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi","tag-reksadana","tag-saham"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbandingan Reksadana vs Trading Saham<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-06T05:00:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-11T03:42:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"848\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"504\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?\",\"datePublished\":\"2024-09-06T05:00:14+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-11T03:42:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\"},\"wordCount\":1022,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"keywords\":[\"reksadana\",\"saham\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\",\"name\":\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-06T05:00:14+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-11T03:42:19+00:00\",\"description\":\"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"width\":848,\"height\":504,\"caption\":\"Foto: Ocbc.id\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\",\"https:\/\/x.com\/SkorLifeID\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham","description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham","og_description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-09-06T05:00:14+00:00","article_modified_time":"2024-09-11T03:42:19+00:00","og_image":[{"width":848,"height":504,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?","datePublished":"2024-09-06T05:00:14+00:00","dateModified":"2024-09-11T03:42:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/"},"wordCount":1022,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","keywords":["reksadana","saham"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","name":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","datePublished":"2024-09-06T05:00:14+00:00","dateModified":"2024-09-11T03:42:19+00:00","description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","width":848,"height":504,"caption":"Foto: Ocbc.id"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5032","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5032"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5032\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5035,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5032\/revisions\/5035"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5032"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5032"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5032"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}