{"id":5032,"date":"2024-09-06T12:00:14","date_gmt":"2024-09-06T05:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=5032"},"modified":"2026-08-20T13:09:42","modified_gmt":"2026-08-20T06:09:42","slug":"reksadana-vs-trading-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","title":{"rendered":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?"},"content":{"rendered":"<p><!-- fs-anchor 2026-08-20 --><\/p>\n<p class=\"fs-lead\">Reksadana adalah wadah investasi yang dikelola Manajer Investasi untuk menghimpun dana masyarakat dalam portofolio efek, sedangkan trading saham merupakan kegiatan jual beli saham di Bursa Efek Indonesia dengan memanfaatkan fluktuasi harga harian. Perbedaan utamanya terletak pada cara pengelolaan dan tingkat keterlibatan investor dalam pengambilan keputusan investasi. Untuk pemula, memahami karakteristik kedua instrumen ini sangat penting agar dapat memilih sesuai profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah perbandingan antara reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya? Baca ulasannya di sini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sejumlah alternatif pilihan ketika kamu berencana berinvestasi di pasar modal, mulai reksadana, obligasi, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau saham dianggap terlalu \u201caman\u201d, bagaimana dengan pilihan antara reksadana dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua instrumen investasi di pasar modal itu menawarkan keuntungan dari imbal hasil yang tergolong cukup menarik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, banyak dari investor pemula yang kerap bingung dan ingin tahu apakah reksadana itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, reksadana merupakan instrumen investasi yang tidak cocok untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lantaran memiliki transaksinya tersendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu artinya proses jual beli sekuritas, contohnya saham. Nah, ini tentu berbeda dengan sekadar investasi saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, untuk pemula lebih baik saham atau reksadana? Yuk, mari simak lebih lanjut penjelasannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">Blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah merangkum dari berbagai sumber untuk membahasnya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Definisi Reksadana vs Trading Saham<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu Reksadana?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir laman Idx.co.id, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat untuk diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi (MI) yang berpengalaman dan memiliki lisensi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai sebuah instrumen investasi, reksa dana memiliki kelebihan dan kekurangannya, antara lain:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kelebihan Reksa Dana<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investor tidak perlu melakukan analisis dan riset sendiri untuk memilih instrumen investasi karena ada Manajer Investasi;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana yang terkumpul akan diinvestasikan pada berbagai instrumen oleh Manajer Investasi, sehingga risiko lebih rendah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi reksadana itu artinya instrumen yang tidak membutuhkan banyak pengetahuan tentang pasar modal, sehingga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk belajar ataupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trial and error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya pengelolaan reksa dana terjangkau dan tetap menguntungkan secara jangka panjang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kekurangan Reksadana<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa saja kelemahan dari reksadana? Simak uraiannya berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil keuntungan investasi tidak secepat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dapat memilih sendiri instrumen investasi yang ingin dibeli, itu artinya risiko investasi reksadana di tangan Manajer Investasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ditanya, apakah investasi di reksadana bisa rugi? Potensi kerugian tetap ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, perlu strategi yang tepat untuk mengelolanya agar hasil investasi bisa lebih maksimal.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/reksadana-vs-trading-saham-body1.png\" alt=\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula? \u2014 ilustrasi 1\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu Trading Saham?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip laman Katadata.id, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham adalah kegiatan jual beli saham di Bursa Efek Indonesia dengan memanfaatkan fluktuasi harga saham setiap harinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi, saham memiliki arti sebagai bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nilainya dapat naik atau turun, bergantung pada kinerja perusahaan dan kondisi pasar saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kamu bertindak sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang membeli saham dengan harga rendah dan berharap untuk menjualnya nanti di harga yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun keuntungan diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penting diketahui, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham merupakan aktivitas berisiko tinggi yang memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Merangkum dari Pina.id, inilah sejumlah ulasannya:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kelebihan Trading Saham<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berpotensi mendapat keuntungan besar dalam waktu cepat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa memilih sendiri saham apa yang ingin dibeli dan punya kebebasan kapan ingin menjualnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>Kekurangan Trading Saham<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantaran harga berfluktuasi dengan cepat, maka potensi kerugian sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham juga besar. Oleh sebab itu, perlu analisa mendalam dan tepat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu mempelajari dan menguasai analisis teknikal dan analisis fundamental untuk dapat memilih saham yang tepat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Total biaya transaksi dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham cenderung lebih tinggi dibandingkan reksadana. Terlebih bila melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">scalping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya aksi jual beli saham dalam jangka waktu pendek.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Perbedaan Investasi Reksadana dan Trading Saham<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Prinsip<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beda antara investasi reksa dana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pertama bisa kamu lihat dari segi prinsip kegiatannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila seseorang berinvestasi pada reksadana akan menggunakan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy and hold<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hal itu berarti investor akan membeli dan menahan asetnya dalam jangka waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan prinsip yang digunakan pada trading saham, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy and sell<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itu artinya, seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menjual saham dalam jangka waktu pendek untuk mengharapkan keuntungan lebih tinggi dari investasi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Keuntungan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan investasi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berikutnya terlihat pada potensi keuntungan yang diraih.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat investasi reksadana, keuntungan berasal dari pertambahan nilai instrumen investasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, bila kamu berinvestasi di reksadana, maka peluang mendapatkan keuntungan berupa profit dan return mulai dari 4% hingga 9%. Semua tergantung dari jenis reksadana.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara keuntungan dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berasal dari selisih harga nilai beli dan jual saham atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital gain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Risiko<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham juga memiliki perbedaan dari sisi risiko.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi reksa dana biasanya memiliki risiko yang lebih rendah daripada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, investor bakal lebih selektif dalam memilih produk reksadana saham terbaik dan memiliki performa bagus. Apalagi Manajer Investasi juga telah memilih saham terbaik.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/reksadana-vs-trading-saham-body2.png\" alt=\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula? \u2014 ilustrasi 2\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu berbeda dengan kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang punya risiko lebih tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan memilih saham yang baru melantai di bursa (IPO), karena harganya cenderung lebih fluktuatif.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Analisis<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kegiatan investasi, biasanya seorang investor akan cenderung menggunakan analisis fundamental.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tak terlepas dari kebiasaan para investor yang akan menahan sahamnya dalam jangka waktu panjang.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>5. Keamanan Aset<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan yang terakhir antara investasi reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham adalah keberadaan keamanan atau pelindung aset atau tidak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam investasi reksadana saham yang fundamentalnya sangat baik, kamu tidak perlu khawatir ketika terjadi penurunan harga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham, kamu harus mengenali <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stop loss<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai elemen pelindung aset.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stop loss<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bermanfaat agar seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa mengetahui batas kerugian yang ditentukannya sendiri dan memutuskan untuk menjualnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga harus memahami istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">take profit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu batasan keuntungan yang sudah ditetapkan.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Reksadana vs Trading Saham, Mana yang Lebih Baik?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari berbagai pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa antara investasi dan trading memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk para investor pemula dengan profil pasif, tentu reksadana jadi rekomendasi terbaik karena lebih mudah, praktis, dan risikonya rendah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan bila kamu menginginkan profil investasi yang agresif dan telah punya pengetahuan tinggi tentang pasar modal, serta ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, maka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham bisa menjadi pilihan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah penjelasan reksadana vs <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saham yang harus diketahui oleh para investor pemula. Semoga bermanfaat ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, ada ulasan singkat mengenai perbedaan <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-obligasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">reksadana dan obligasi<\/a> yang harus diketahui oleh para investor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan berita terkini mengenai rekomendasi investasi emas, obligasi, hingga properti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang berencana ingin membeli toko dengan skema cicilan ke bank, yuk cek dulu skor kreditnya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cuma kartu kredit <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan banyak keunggulan usai melakukan transaksi secara online dan offline.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baca <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorcard<\/a> yang menyuguhkan berita menarik mengenai rekomendasi destinasi wisata, hotel, hingga belanja.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Reksadana adalah wadah investasi yang dikelola Manajer Investasi untuk menghimpun dana masyarakat dalam portofolio efek, sedangkan trading saham merupakan kegiatan<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":5037,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[19],"tags":[113,41],"class_list":["post-5032","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi","tag-reksadana","tag-saham"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbandingan Reksadana vs Trading Saham<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-06T05:00:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-20T06:09:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"848\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"504\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?\",\"datePublished\":\"2024-09-06T05:00:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:09:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/\"},\"wordCount\":1087,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"keywords\":[\"reksadana\",\"saham\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/\",\"name\":\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-06T05:00:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:09:42+00:00\",\"description\":\"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/reksadana-vs-trading-saham.jpg\",\"width\":848,\"height\":504,\"caption\":\"Foto: Ocbc.id\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-trading-saham\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/investasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/skor\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham","description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham","og_description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-09-06T05:00:14+00:00","article_modified_time":"2026-08-20T06:09:42+00:00","og_image":[{"width":848,"height":504,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?","datePublished":"2024-09-06T05:00:14+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:09:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/"},"wordCount":1087,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","keywords":["reksadana","saham"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/","name":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","datePublished":"2024-09-06T05:00:14+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:09:42+00:00","description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs trading saham yang perlu diketahui. Kira-kira, untuk investor pemula lebih cocok yang mana ya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","width":848,"height":504,"caption":"Foto: Ocbc.id"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-trading-saham\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perbandingan Reksadana vs Trading Saham. Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/reksadana-vs-trading-saham.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5032","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5032"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5032\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13296,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5032\/revisions\/13296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5032"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5032"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5032"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}