{"id":5046,"date":"2024-09-10T12:00:47","date_gmt":"2024-09-10T05:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=5046"},"modified":"2026-08-20T13:09:19","modified_gmt":"2026-08-20T06:09:19","slug":"reksadana-vs-dplk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/","title":{"rendered":"Perbandingan Reksadana vs DPLK. Mana yang Lebih Baik untuk Pensiun?"},"content":{"rendered":"<p><!-- fs-anchor 2026-08-20 --><\/p>\n<p class=\"fs-lead\">Perbandingan reksadana vs DPLK menunjukkan perbedaan mendasar dalam fleksibilitas dan pengelolaan dana pensiun. Reksadana adalah wadah investasi yang dikelola Manajer Investasi dengan imbal hasil 4-6% per tahun, sementara DPLK merupakan program pensiun yang dibentuk bank atau asuransi jiwa berdasarkan UU No. 11 tahun 1992. Dari segi kecukupan dana, reksadana lebih unggul karena nilai investasinya dapat disesuaikan dengan target kebutuhan pensiun Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah perbandingan antara reksadana vs DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Kira-kira instrumen mana yang cocok untuk hari tua? Baca yuk ulasannya di sini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyiapkan dana pensiun untuk hari tua menjadi sebuah keharusan dalam perencanaan keuangan, meski banyak yang belum melakukannnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak produk investasi dana pensiun terbaik yang bisa kamu manfaatkan untuk bekal di hari tua.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya saja, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) sebagai asuransi hari tua dan juga reksadana yang artinya bisa digunakan sebagai investasi untuk masa pensiun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, sejumlah orang merasa bingung memilih kira-kira instrumen investasi apa yang cocok untuk siapkan dana pensiun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dalam artikel kali ini <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> akan mengulas perbandingan reksadana vs DPLK dengan merangkum dari berbagai sumber.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu Reksadana?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari laman Sikapiuangmu.ojk, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat untuk diinvestasikan ke dalam surat berharga, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana investasi tersebut akan dikelola oleh badan hukum profesional bernama Manajer Investasi atau MI, yang mendapatkan izin dari pemerintah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada 4 jenis contoh reksadana di Indonesia, antara lain <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-pasar-uang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Reksa Dana Pasar Uang<\/a> (RDPU), Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT), Reksa Dana Saham, dan Reksa Dana Campuran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun keuntungan reksadana per bulan ditentukan oleh masih-masing jenis reksa dana tersebut. Misalnya saja, imbal hasil RDPU berkisar antara 4-6%.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Apa Itu DPLK?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dana Pensiun Lembaga Keuangan atau DPLK adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana tersebut dikumpulkan untuk menyelenggarakan program pensiun bagi perorangan, baik karyawan maupun pekerja mandiri.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/reksadana-vs-dplk-body1.png\" alt=\"Perbandingan Reksadana vs DPLK. Mana yang Lebih Baik untuk Pensiun? \u2014 ilustrasi 1\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, dana pensiun diatur dalam Undang-Undang No. 11 tahun 1992 Tentang Dana Pensiun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada tiga jenis dana pensiun, yakni Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK), Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), dan Dana Pensiun Berdasarkan Keuntungan (DPBK).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apa beda DPLK dan JHT? DPLK berbeda dengan Jaminan Hari Tua (JHT) atau Jaminan Pensiun (JP) yang merupakan program pemerintah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudahnya, DPLK bersifat sukarela. Sementara JHT dan JP bersifat wajib. Selain itu, program JHT tidak dapat dihitung sebagai kompensasi imbalan pascakerja atau uang pesangon.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk mengetahui mana yang lebih baik antara investasi reksadana dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), mari simak bersama-sama penjelasannya yang blog SkorLife rangkum dari laman Finansialku ini.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Perbandingan Reksadana vs DPLK<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Kecukupan Dana Pensiun<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal pertama yang membedakan reksa dana dan DPLK adalah terkait kecukupan dana untuk pensiun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar perkiraan biaya hidup untuk pensiun cukup, maka perlu menentukan jumlah iuran dengan tepat yang didasarkan pada target kebutuhan hidup di masa pensiun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dilihat reksadana lebih baik dari DPLK. Pasalnya, nilai investasi reksadana bisa disesuaikan dengan target dana yang perlu kamu kumpulkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, jumlah iuran DPLK ditentukan berdasarkan persentase dari gaji. Lalu, berapa besaran iuran DPLK per bulannya ditetapkan sebanyak-banyaknya 20% dari total penghasilan per tahun.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Tujuan Investasi<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beda reksadana dan DPLK juga terlihat dari tujuan dari investasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reksa dana sangat cocok untuk investor yang memiliki tujuan investasi jangka pendek. Mulai dari 1 tahun, 3 tahun hingga 5 tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara DPLK itu artinya kamu berinvestasi pada dana pensiun untuk jangka waktu yang panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana pensiun kamu dapat tumbuh seiring waktu serta memungkinkan kamu untuk memiliki lebih banyak uang atau dana pensiun pada masa tua.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Jaminan Kesehatan dan Kecelakaan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejumlah program dana pensiun juga melengkapi layanan dengan manfaat jaminan kesehatan dan kecelakaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu menjadi keunggulan tersendiri dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu akan mendapatkan perlindungan kesehatan dan mengatasi biaya pengobatan serta perawatan medis yang mungkin dibutuhkan.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/reksadana-vs-dplk-body2.png\" alt=\"Perbandingan Reksadana vs DPLK. Mana yang Lebih Baik untuk Pensiun? \u2014 ilustrasi 2\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara pada reksadana tidak memiliki manfaat atas jaminan kesehatan dan kecelakaan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Risiko Investasi<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan selanjutnya antara reksadana vs DPLK yakni ada pada profil risiko investasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika berinvestasi di pasar keuangan, dalam hal ini reksadana, risiko terbesar bisa terjadi lantaran gagal bayar atau wanprestasi dari Manajer Investasi dan juga kondisi pasar yang berfluktuasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu berbeda dengan berinvestasi pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan atau DPLK.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas apa kelemahan DPLK?\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kekurangan DPLK adalah dana yang telah kamu kumpulkan, tak bisa ditarik seluruhnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, dana pensiun milikmu terkumpul Rp1 miliar, maka hanya bisa mendapatkan dana secara tunai sekitar Rp300.000-an.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Reksadana dan DPLK, Mana yang Lebih Baik?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, manakah yang lebih baik kamu pilih antara Dana Pensiun Lembaga Keuangan dan reksadana?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari penjelasan di atas, kedua jenis instrumen dana pensiun tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memilih manakah yang paling tepat untuk dana pensiun, maka kamu perlu memastikan kebutuhan biaya selama masa pensiun nanti dan risiko yang mungkin saja terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila kamu ingin mendapatkan keuntungan dengan nilai yang lebih besar, maka reksadana merupakan pilihan tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, demikianlah ulasan mengenai perbandingan antara reksadana vs DPLK untuk dana pensiun yang penting untuk kamu ketahui.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, ada pembahasan mengenai perbandingan antara <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-asuransi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">reksadana vs asuransi<\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang perlu juga diketahui investor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Update<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pengetahuan kamu mengenai investasi, keuangan, perbankan, bisnis, dan gaya hidup, hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang berencana ingin membeli kavling tanah dengan kredit ke bank, yuk cek dulu skor kreditnya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cuma kartu kredit <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan banyak keunggulan usai melakukan transaksi di mana saja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya di <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorcard<\/a>, kamu akan mendapatkan rekomendasi terlengkap mengenai wisata, kuliner, belanja, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perbandingan reksadana vs DPLK menunjukkan perbedaan mendasar dalam fleksibilitas dan pengelolaan dana pensiun. Reksadana adalah wadah investasi yang dikelola Manajer<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":5055,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[19],"tags":[127,113],"class_list":["post-5046","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi","tag-dana-pensiun","tag-reksadana"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbandingan Reksadana vs DPLK<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inilah perbandingan antara reksadana vs DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Kira-kira instrumen mana yang cocok untuk hari tua?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbandingan Reksadana vs DPLK\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inilah perbandingan antara reksadana vs DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Kira-kira instrumen mana yang cocok untuk hari tua?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-10T05:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-20T06:09:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Reksadana-vs-DPLK.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"Perbandingan Reksadana vs DPLK. Mana yang Lebih Baik untuk Pensiun?\",\"datePublished\":\"2024-09-10T05:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:09:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/\"},\"wordCount\":893,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Reksadana-vs-DPLK.jpg\",\"keywords\":[\"dana pensiun\",\"reksadana\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/\",\"name\":\"Perbandingan Reksadana vs DPLK\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Reksadana-vs-DPLK.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-10T05:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T06:09:19+00:00\",\"description\":\"Inilah perbandingan antara reksadana vs DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Kira-kira instrumen mana yang cocok untuk hari tua?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Reksadana-vs-DPLK.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Reksadana-vs-DPLK.jpg\",\"width\":1000,\"height\":500,\"caption\":\"Foto: BCA\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/investasi\\\/reksadana-vs-dplk\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/investasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Perbandingan Reksadana vs DPLK. Mana yang Lebih Baik untuk Pensiun?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/skor\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbandingan Reksadana vs DPLK","description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Kira-kira instrumen mana yang cocok untuk hari tua?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbandingan Reksadana vs DPLK","og_description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Kira-kira instrumen mana yang cocok untuk hari tua?","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-09-10T05:00:47+00:00","article_modified_time":"2026-08-20T06:09:19+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":500,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Reksadana-vs-DPLK.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"Perbandingan Reksadana vs DPLK. Mana yang Lebih Baik untuk Pensiun?","datePublished":"2024-09-10T05:00:47+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:09:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/"},"wordCount":893,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Reksadana-vs-DPLK.jpg","keywords":["dana pensiun","reksadana"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/","name":"Perbandingan Reksadana vs DPLK","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Reksadana-vs-DPLK.jpg","datePublished":"2024-09-10T05:00:47+00:00","dateModified":"2026-08-20T06:09:19+00:00","description":"Inilah perbandingan antara reksadana vs DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Kira-kira instrumen mana yang cocok untuk hari tua?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Reksadana-vs-DPLK.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Reksadana-vs-DPLK.jpg","width":1000,"height":500,"caption":"Foto: BCA"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/reksadana-vs-dplk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perbandingan Reksadana vs DPLK. Mana yang Lebih Baik untuk Pensiun?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0ee3856041f14d7caad198e16fc4c31df079fa75240bbab627b21fa0a8f277a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Reksadana-vs-DPLK.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5046","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5046"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5046\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13292,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5046\/revisions\/13292"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5055"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}