{"id":5116,"date":"2024-09-23T12:00:27","date_gmt":"2024-09-23T05:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=5116"},"modified":"2026-09-09T13:10:35","modified_gmt":"2026-09-09T06:10:35","slug":"pajak-penjualan-apartemen-second","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/","title":{"rendered":"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual"},"content":{"rendered":"<p><!-- fs-anchor 2026-08-20 --><\/p>\n<div class=\"aio-answer-block\" style=\"background:#f7f8fa;padding:1rem 1.25rem;border-left:4px solid #1e6091;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>Jawaban singkat:<\/strong> Pajak jual beli apartemen second dibagi antara penjual dan pembeli. Penjual menanggung Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 2,5% dari harga jual. Pembeli menanggung beban lebih besar yaitu BPHTB sebesar 5% dari harga pembelian dikurangi NJOPTKP (di Jakarta Rp60 juta) dan PBB tahunan. Contoh: apartemen Rp700 juta, penjual bayar Rp17,5 juta PPh, pembeli bayar Rp32 juta BPHTB plus biaya AJB\/BBN sekitar 1% (Rp7 juta).<\/p>\n<\/div>\n<table border='1' cellpadding='8' cellspacing='0' style='border-collapse:collapse;width:100%;max-width:600px'>\n<thead>\n<tr>\n<th>Jenis Pajak\/Biaya<\/th>\n<th>Ditanggung<\/th>\n<th>Tarif\/Besaran<\/th>\n<th>Contoh (Apt Rp700 juta)<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>PPh Final<\/td>\n<td>Penjual<\/td>\n<td>2,5% dari harga jual<\/td>\n<td>Rp17,5 juta<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BPHTB<\/td>\n<td>Pembeli<\/td>\n<td>5% dari (harga &#8211; NJOPTKP)<\/td>\n<td>Rp32 juta (Jakarta NJOPTKP Rp60 juta)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>AJB\/BBN\/Pertelaan<\/td>\n<td>Pembeli<\/td>\n<td>~1% dari harga<\/td>\n<td>Rp7 juta<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Provisi Bank (KPA)<\/td>\n<td>Pembeli<\/td>\n<td>~1% dari harga<\/td>\n<td>Rp7 juta<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PBB<\/td>\n<td>Pembeli<\/td>\n<td>Tahunan, per luas unit<\/td>\n<td>Tergantung luas<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<div class=\"skor-app-cta\" style=\"background:#e8f4fb;border-left:4px solid #0674ff;padding:1rem 1.25rem;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>KPR ditolak? Bisa jadi skor kredit kamu perlu dibersihkan. Cek gratis di aplikasi Skorlife.<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.skorlife.score&#038;utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=pajak-penjualan-apartemen-second\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83d\udcf1 Unduh di Play Store<\/a> \u00b7 <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/skorlife\/id1643472756?utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=pajak-penjualan-apartemen-second\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83c\udf4e Unduh di App Store<\/a><\/p>\n<\/div>\n<p class=\"fs-lead\">Pajak penjualan apartemen second melibatkan kewajiban finansial bagi pembeli dan penjual dengan porsi yang berbeda. Penjual dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 2,5% dari harga jual, sedangkan pembeli menanggung beban lebih besar yakni Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5% dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Memahami rincian pajak ini penting agar kamu bisa mempersiapkan anggaran dengan tepat sebelum bertransaksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, cari tahu pajak penjualan apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus dibayarkan oleh pembeli maupun penjual. Apa saja ya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kamu membeli aset properti, seperti tanah, rumah dan juga apartemen itu artinya barang kena pajak atau BKP.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, transaksi jual beli properti tersebut bakalan terkena pajak. Adapun perhitungan pajak penjual dan pembeli memiliki besaran yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli akan dibebankan porsi pajak yang lebih besar, seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) apartemen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pembeli juga harus memperhitungkan sejumlah biaya untuk tinggal di apartemen. Contohnya, IPL apartemen yang merupakan singkatan dari Iuran Pengelolaan Lingkungan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, berapa persen pajak penjualan properti? Untuk mencari tahu besaran biaya dan jenis pajak jual beli apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, baca penjelasannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">Blog Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah merangkumnya dari berbagai sumber.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Perhitungan Pajak Penjualan Apartemen Second<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari situs jual beli properti Rumah123.com, penjual apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan dibebankan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 2,5% dari harga jual unit apartemen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghitung PPh Final atas penjualan apartemen terbilang mudah. Penjual cukup mengalikan besaran pajak dengan total harga jual apartemen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, kamu menjual unit apartemen 1 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bedroom<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berlokasi di Jakarta Timur dengan harga Rp700 juta.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maka contoh perhitungannya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/pajak-penjualan-apartemen-second-body1.png\" alt=\"Mengenal Pajak Penjualan Apartemen Second yang Ditanggung Pembeli dan Penjual \u2014 ilustrasi 1\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">2,5% (PPh) x Rp700 juta = Rp17,5 juta.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, pajak penjualan dari apartemen second seharga Rp700 juta yang dibebankan kepada penjual adalah Rp17,5 juta.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Pajak dan Biaya Pembelian Apartemen Second<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti telah disebutkan sebelumnya, dalam transaksi jual beli properti pihak pembeli juga akan dikenakan sejumlah biaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, beli apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ada biaya apa saja?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembeli akan dikenakan dua jenis pajak pembelian apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, antara lain Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. BPHTB Apartemen<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu BPHTB apartemen itu artinya pajak yang dibebankan kepada pembeli lantaran mereka mendapatkan perolehan hak atas tanah dan\/atau bangunan melalui jual beli.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun biaya BPHTB apartemen adalah sebesar 5% dari harga pokok pembelian, kemudian dikurangi besaran Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penting diketahui, di setiap wilayah Indonesia besaran NJOPTKP itu berbeda-beda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah tahu belum, berapa NJOPTKP Jakarta? Berdasarkan informasi di laman Bapenda.jakarta.go.id, NJOPTKP di wilayah Jakarta tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp60 juta.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila harga apartemen yang kamu beli Rp700 juta, maka perhitungan BPHTB-nya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">((Rp700 juta \u2013 Rp60 juta)x 5%)) = Rp32 juta.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. PBB Apartemen<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, pembeli apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga dibebankan Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin di antara kamu muncul pertanyaan apakah apartemen dikenakan PBB? Status apartemen adalah bangunan strata title, yang artinya gedung bertingkat dan digunakan bersama-sama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, perhitungan PBB apartemen pun dibuat khusus lantaran melibatkan bumi dan bangunan atas kepemilikan bersama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk penentuan besaran PBB dihitung berdasarkan luas apartemen yang kamu miliki. Adapun PBB dibayarkan setahun sekali, paling lambat 6 bulan sejak SPPT diterbitkan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, kalau kamu membeli apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pastinya PBB menjadi jenis pajak apartemen per tahun yang harus dibayarkan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. AJB, BBN, dan Pertelaan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pajak penjualan apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu juga harus mengetahui ada beberapa biaya pembelian apartemen yang harus dipikirkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya tersebut antara lain, Akta Jual Beli (AJB), Bea Balik Nama (BBN), dan pertelaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski ketiga jenis dokumen itu memiliki fungsi yang berbeda, tetapi biaya pembuatannya harus dibayar secara bersamaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk besaran satu paket pajak ini bila dijumlahkan berkisar 1% dari harga apartemen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, bila kamu ingin membeli unit apartemen seharga Rp700 juta, maka pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp7 juta.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Biaya Provisi Bank<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila kamu membeli unit apartemen dengan skema pembiayaan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dari bank, maka ada biaya provisi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang dimaksud biaya provisi? Pengertian biaya provisi adalah biaya atas layanan ketika nasabah mengajukan kredit atau pinjaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk diketahui, besarnya biaya provisi berapa persen tergantung kebijakan dan peraturan bank terkait.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, umumnya pihak bank menetapkan biaya provisi sebesar 1% dari total harga pembelian.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah ulasan mengenai pajak penjualan apartemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus diketahui dan akan dibebankan oleh penjual maupun pembeli.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan panduan dan rekomendasi investasi emas, properti, saham, dan obligasi secara lengkap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu ingin membeli mobil listrik baru dengan skema cicilan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multifinance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yuk cek dulu skor kreditnya melalui <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pakai kartu kredit <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk bertransaksi apa saja agar kamu mendapatkan banyak manfaat setelah bertransaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cari tahu mengenai rekomendasi dan panduan daerah tujuan wisata, hotel, belanja, dan makanan tradisional, hanya di <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorcard<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/skorlife.go.link\/8IqIg?utm_source=skorlife_blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=cta_skorlife\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7558 size-large\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-768x384.jpg 768w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-2048x1024.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"HowTo\", \"name\": \"Cara Menghitung Pajak Jual Beli Apartemen Second\", \"step\": [{\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Hitung PPh Penjual\", \"text\": \"Penjual mengalikan 2,5% dengan harga jual apartemen. Contoh: apartemen Rp700 juta, maka PPh = 2,5% x Rp700 juta = Rp17,5 juta.\", \"position\": 1}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Hitung BPHTB Pembeli\", \"text\": \"Pembeli menghitung 5% dari (harga beli dikurangi NJOPTKP daerah). Contoh Jakarta: (Rp700 juta - Rp60 juta) x 5% = Rp32 juta BPHTB.\", \"position\": 2}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Siapkan Biaya AJB dan BBN\", \"text\": \"Pembeli menyiapkan biaya Akta Jual Beli, Bea Balik Nama, dan pertelaan yang berkisar 1% dari harga apartemen. Contoh: Rp700 juta x 1% = Rp7 juta.\", \"position\": 3}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Persiapkan PBB Tahunan\", \"text\": \"Pembeli wajib bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahun berdasarkan luas unit apartemen, paling lambat 6 bulan sejak SPPT diterbitkan.\", \"position\": 4}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Hitung Biaya Provisi KPA\", \"text\": \"Jika beli dengan Kredit Pemilikan Apartemen, siapkan biaya provisi bank umumnya 1% dari total harga pembelian (tergantung kebijakan bank).\", \"position\": 5}]}<\/script><\/p>\n<hr \/>\n<h2>Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)<\/h2>\n<h3>Berapa persen pajak penjual apartemen second?<\/h3>\n<p>Penjual apartemen second dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 2,5% dari harga jual unit apartemen.<\/p>\n<h3>Apa saja pajak yang dibayar pembeli apartemen second?<\/h3>\n<p>Pembeli membayar BPHTB sebesar 5% dari harga beli dikurangi NJOPTKP, PBB tahunan, biaya AJB\/BBN\/pertelaan sekitar 1%, dan biaya provisi bank sekitar 1% jika pakai KPA.<\/p>\n<h3>Berapa NJOPTKP Jakarta untuk BPHTB apartemen 2024?<\/h3>\n<p>NJOPTKP Jakarta tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp60 juta berdasarkan informasi dari Bapenda Jakarta.<\/p>\n<h3>Apakah apartemen dikenakan PBB?<\/h3>\n<p>Ya, apartemen dikenakan PBB karena statusnya sebagai bangunan strata title. PBB dihitung berdasarkan luas unit dan dibayar setahun sekali paling lambat 6 bulan sejak SPPT diterbitkan.<\/p>\n<h3>Berapa total biaya pajak pembeli apartemen Rp700 juta?<\/h3>\n<p>Untuk apartemen Rp700 juta di Jakarta: BPHTB Rp32 juta, biaya AJB\/BBN\/pertelaan Rp7 juta, provisi bank (jika KPA) Rp7 juta, plus PBB tahunan. Total sekitar Rp46-53 juta belum termasuk PBB.<\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"FAQPage\", \"mainEntity\": [{\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa persen pajak penjual apartemen second?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Penjual apartemen second dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 2,5% dari harga jual unit apartemen.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apa saja pajak yang dibayar pembeli apartemen second?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Pembeli membayar BPHTB sebesar 5% dari harga beli dikurangi NJOPTKP, PBB tahunan, biaya AJB\/BBN\/pertelaan sekitar 1%, dan biaya provisi bank sekitar 1% jika pakai KPA.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa NJOPTKP Jakarta untuk BPHTB apartemen 2024?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"NJOPTKP Jakarta tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp60 juta berdasarkan informasi dari Bapenda Jakarta.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apakah apartemen dikenakan PBB?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Ya, apartemen dikenakan PBB karena statusnya sebagai bangunan strata title. PBB dihitung berdasarkan luas unit dan dibayar setahun sekali paling lambat 6 bulan sejak SPPT diterbitkan.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa total biaya pajak pembeli apartemen Rp700 juta?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Untuk apartemen Rp700 juta di Jakarta: BPHTB Rp32 juta, biaya AJB\/BBN\/pertelaan Rp7 juta, provisi bank (jika KPA) Rp7 juta, plus PBB tahunan. Total sekitar Rp46-53 juta belum termasuk PBB.\"}}]}<\/script><\/p>\n<p>Untuk rujukan resmi dan informasi terbaru, kamu bisa cek langsung situs <a href=\"https:\/\/www.pajak.go.id\/\" rel=\"noopener external noreferrer\" target=\"_blank\" data-wpel-link=\"external\">DJP (Direktorat Jenderal Pajak)<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jawaban singkat: Pajak jual beli apartemen second dibagi antara penjual dan pembeli. Penjual menanggung Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 2,5%<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":5123,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[13],"tags":[108],"class_list":["post-5116","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr","tag-properti"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pajak jual beli apartemen second: penjual bayar PPh 2,5%, pembeli bayar BPHTB 5% dan PBB. Simulasi lengkap apartemen Rp700 juta di Jakarta 2026.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pajak jual beli apartemen second: penjual bayar PPh 2,5%, pembeli bayar BPHTB 5% dan PBB. Simulasi lengkap apartemen Rp700 juta di Jakarta 2026.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-23T05:00:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-09T06:10:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"807\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"505\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pandu Irawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pandu Irawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Pandu Irawan\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b\"},\"headline\":\"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual\",\"datePublished\":\"2024-09-23T05:00:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T06:10:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/\"},\"wordCount\":1066,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg\",\"keywords\":[\"properti\"],\"articleSection\":[\"KPR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/\",\"name\":\"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-23T05:00:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T06:10:35+00:00\",\"description\":\"Pajak jual beli apartemen second: penjual bayar PPh 2,5%, pembeli bayar BPHTB 5% dan PBB. Simulasi lengkap apartemen Rp700 juta di Jakarta 2026.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg\",\"width\":807,\"height\":505,\"caption\":\"Foto: Eleveeresidence.co.id\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/pajak-penjualan-apartemen-second\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPR\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/kpr\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b\",\"name\":\"Pandu Irawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pandu Irawan\"},\"description\":\"Pandu Irawan memiliki pengalaman 6 tahun di sektor perbankan, dengan spesialisasi pada produk KPR dan KKB. Ia meninjau artikel Skorlife terkait pinjaman perbankan, tabel angsuran, dan simulasi kredit agar sesuai dengan praktik industri terkini.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/pandu-irawan\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual","description":"Pajak jual beli apartemen second: penjual bayar PPh 2,5%, pembeli bayar BPHTB 5% dan PBB. Simulasi lengkap apartemen Rp700 juta di Jakarta 2026.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual","og_description":"Pajak jual beli apartemen second: penjual bayar PPh 2,5%, pembeli bayar BPHTB 5% dan PBB. Simulasi lengkap apartemen Rp700 juta di Jakarta 2026.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-09-23T05:00:27+00:00","article_modified_time":"2026-09-09T06:10:35+00:00","og_image":[{"width":807,"height":505,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Pandu Irawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Pandu Irawan","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/"},"author":{"name":"Pandu Irawan","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b"},"headline":"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual","datePublished":"2024-09-23T05:00:27+00:00","dateModified":"2026-09-09T06:10:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/"},"wordCount":1066,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg","keywords":["properti"],"articleSection":["KPR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/","name":"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg","datePublished":"2024-09-23T05:00:27+00:00","dateModified":"2026-09-09T06:10:35+00:00","description":"Pajak jual beli apartemen second: penjual bayar PPh 2,5%, pembeli bayar BPHTB 5% dan PBB. Simulasi lengkap apartemen Rp700 juta di Jakarta 2026.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg","width":807,"height":505,"caption":"Foto: Eleveeresidence.co.id"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/pajak-penjualan-apartemen-second\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPR","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pajak Jual Beli Apartemen Second 2026: Pembeli vs Penjual"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b","name":"Pandu Irawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pandu Irawan"},"description":"Pandu Irawan memiliki pengalaman 6 tahun di sektor perbankan, dengan spesialisasi pada produk KPR dan KKB. Ia meninjau artikel Skorlife terkait pinjaman perbankan, tabel angsuran, dan simulasi kredit agar sesuai dengan praktik industri terkini.","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/pandu-irawan\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Pajak-Penjualan-Apartemen-Second.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5116"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14372,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5116\/revisions\/14372"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5123"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}