{"id":5143,"date":"2024-09-30T12:00:59","date_gmt":"2024-09-30T05:00:59","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=5143"},"modified":"2026-09-09T13:10:31","modified_gmt":"2026-09-09T06:10:31","slug":"kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/","title":{"rendered":"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?"},"content":{"rendered":"<p><!-- fs-anchor 2026-08-20 --><\/p>\n<div class=\"aio-answer-block\" style=\"background:#f7f8fa;padding:1rem 1.25rem;border-left:4px solid #1e6091;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>Jawaban singkat:<\/strong> Harga apartemen umumnya lebih mahal dari rumah karena lokasi strategis di pusat kota, fasilitas lengkap seperti kolam renang dan gym, serta akses transportasi publik. Sebagai contoh, apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan dijual Rp1,1 miliar, sedangkan rumah 36 m2 di area sama hanya Rp800 juta. Perbedaan harga juga dipengaruhi ukuran unit, reputasi developer, kualitas bangunan, kondisi lingkungan sekitar, serta biaya perizinan dan pembebasan lahan.<\/p>\n<\/div>\n<table border='1' cellpadding='8' cellspacing='0' style='border-collapse:collapse;width:100%;max-width:500px'>\n<thead>\n<tr>\n<th>Tipe Properti<\/th>\n<th>Luas<\/th>\n<th>Harga (Jakarta Selatan)<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Apartemen Studio<\/td>\n<td>30 m\u00b2<\/td>\n<td>Rp1,1 miliar<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Rumah Tapak<\/td>\n<td>36 m\u00b2<\/td>\n<td>Rp800 juta<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<div class=\"skor-app-cta\" style=\"background:#e8f4fb;border-left:4px solid #0674ff;padding:1rem 1.25rem;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>KPR ditolak? Bisa jadi skor kredit kamu perlu dibersihkan. Cek gratis di aplikasi Skorlife.<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.skorlife.score&#038;utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83d\udcf1 Unduh di Play Store<\/a> \u00b7 <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/skorlife\/id1643472756?utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83c\udf4e Unduh di App Store<\/a><\/p>\n<\/div>\n<p class=\"fs-lead\">Apartemen lebih mahal dari rumah karena menawarkan lokasi strategis di pusat kota, fasilitas lengkap seperti kolam renang dan gym, serta kemudahan akses transportasi publik. Sebagai perbandingan, apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan dijual Rp1,1 miliar, sedangkan rumah 36 m2 di area sama hanya Rp800 juta. Perbedaan harga ini juga dipengaruhi faktor biaya pengelolaan, kondisi lingkungan sekitar, dan tipe unit yang dipilih.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, cari tahu sejumlah alasan kenapa apartemen lebih mahal dari rumah dalam artikel ini. Simak ulasannya agar lebih paham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat sering kali membandingkan lebih murah rumah tapak atau apartemen saat mencari hunian impiannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila dilihat di situs jual beli properti Rumah123.com, memang harga apartemen lebih mahal apabila dibandingkan dengan rumah tapak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya saja, sebuah apartemen di Jakarta Selatan menawarkan unit tipe studio dengan luas 30 m2 dijual Rp1,1 miliar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai perbandingan, harga rumah di Jakarta Selatan yang punya luas bangunan 36 m2, dijual hanya Rp800 juta.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Selain itu, ada sejumlah pertimbangan saat membandingkan rumah dengan apartemen mulai dari fasilitas, lokasi, biaya, dan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi, salah satu peraturan tinggal di apartemen adalah penghuni wajib membayar <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/ipl-apartemen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Iuran Pengelolaan (IPL)<\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya hal ini menjadi faktor penentu bagi konsumen ketika menimbang, lebih bagus beli rumah atau apartemen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, agar kamu tidak bingung <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorlife<\/a> telah merangkum dari laman Simulasikredit.com dan beberapa sumber lainnya, sebab kenapa apartemen mahal.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Kenapa Apartemen Lebih Mahal dari Rumah<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Harga Tergantung Ukuran Unit<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banderol harga apartemen ditentukan oleh jenis dan ukuran luas unit hunian yang akan kamu pilih.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah-body1.png\" alt=\"7 Alasan Kenapa Apartemen Lebih Mahal dari Rumah \u2014 ilustrasi 1\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, pihak pengembang apartemen akan menyediakan beberapa pilihan tipe hunian, seperti studio; 1 <em>bedroom<\/em> (satu kamar tidur); 2 <em>bedroom<\/em> (dua kamar tidur); hingga 3 <em>bedroom<\/em> (3 kamar tidur).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah tapak pun punya tipe hunian yang beragam dengan harga cukup variatif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kelebihan tinggal di rumah tapak adalah dengan harga yang sama, kamu bisa punya hunian dengan ukuran yang lebih luas dibandingkan tinggal di apartemen.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Lokasi Lebih Strategis<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa orang memilih tinggal di apartemen? Salah satu keuntungan tinggal di apartemen adalah bisa punya hunian dengan lokasi strategis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, lokasi apartemen berada di pusat kota dan dekat dengan akses transportasi publik, gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan, hingga fasilitas pendidikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini berbeda dengan lokasi rumah tapak yang lebih banyak dibangun pada daerah penyangga kota, seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, atau Cikarang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti diketahui, harga tanah di kota-kota satelit Jakarta itu lebih murah dibandingkan di tengah kota.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Fasilitas yang Ditawarkan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ingin tahu apa keuntungan membeli apartemen? Maka, kelebihan punya unit apartemen adalah ketersediaan fasilitas internal pendukung kenyamanan dan gaya hidup yang cukup lengkap untuk para penghuni.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pengembang menawarkan fasilitas internal yang lengkap, seperti pusat kebugaran, kolam renang, arena bermain anak hingga area BBQ (<em>barbeque<\/em>).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, apakah apartemen lebih mahal dari rumah? Keberadaan fasilitas pendukung gaya hidup tersebut pada harga apartemen vs rumah tapak menjadi berbeda.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Kondisi di Sekitar Apartemen<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi lingkungan baik sosial maupun fisik di sekitar apartemen juga turut mendongkrak harga unit hunian vertikal ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya saja, apartemen dekat kampus perguruan tinggi akan punya nilai jual maupun nilai sewa yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>5. Reputasi Developer Apartemen<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal lain yang membuat kenapa apartemen lebih mahal dari rumah juga terjadi lantaran reputasi developer apartemen.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah-body2.png\" alt=\"7 Alasan Kenapa Apartemen Lebih Mahal dari Rumah \u2014 ilustrasi 2\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proyek apartemen yang dibangun oleh developer ternama, tentu akan ditawarkan dengan harga mahal. Bandingkan dengan developer baru yang baru memasuki pasar.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>6. Kualitas Bangunan Apartemen<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain reputasi developer, kualitas dan penerapan teknologi dalam bangunan juga menjadi penentu harga apartemen.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah apartemen premium yang didesain mewah dan dilengkapi teknologi terkini, pastinya menggunakan material kualitas terbaik dan dijual dengan harga tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya saja, sebuah apartemen di Tangerang Selatan menawarkan hunian vertikal berkonsep <em>eco green living<\/em> yang dibangun dengan kualitas tinggi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>7. Izin Lokasi dan Pembebasan Lahan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan lain kenapa apartemen lebih mahal dari rumah karena terkait perizinan dan pembebasan lahan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ingin mendirikan bangunan apartemen, developer wajib mengantongi Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan (SP3L).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi, Izin Mendirikan Bangunan atau IMB yang juga berpotensi naik biayanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga mungkin ingin tahu, apakah apartemen yang kita beli menjadi milik kita selamanya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, apartemen dilengkapi Hak Guna Bangunan (HGB), maka itu artinya dokumen kepemilikan tersebut hanya bisa dimiliki selama 30 tahun dan dapat diperpanjang maksimal 20 tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah, faktor penyebab kenapa apartemen lebih mahal dari rumah tapak yang perlu kamu ketahui. Semoga menambah pengetahuan kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin mengetahui <em>update<\/em>\u00a0 dari dunia bisnis, investasi, ekonomi, hingga gaya hidup, pantau terus artikel-artikel di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog SkorLife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang berencana ingin berinvestasi pada instrumen properti dengan menggunakan skema cicilan ke bank, yuk cek dulu skor kreditnya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi SkorLife <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya kartu kredit <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memberikan banyak kelebihan setelah melakukan transaksi di mana saja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saatnya kamu membaca artikel-artikel terbaru di <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">blog Skorcard<\/a> yang memberikan rekomendasi terbaik mengenai wisata, makanan, dan belanja.\u00a0<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h2>Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)<\/h2>\n<h3>Berapa harga apartemen di Jakarta Selatan?<\/h3>\n<p>Apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan dijual sekitar Rp1,1 miliar, sedangkan rumah 36 m2 di area yang sama hanya Rp800 juta. Harga bervariasi tergantung tipe unit, lokasi, fasilitas, dan reputasi developer.<\/p>\n<h3>Kenapa apartemen lebih mahal dari rumah tapak?<\/h3>\n<p>Apartemen lebih mahal karena lokasi strategis di pusat kota dekat transportasi publik, fasilitas lengkap seperti gym dan kolam renang, reputasi developer, kualitas bangunan premium, serta biaya perizinan dan pembebasan lahan yang lebih tinggi.<\/p>\n<h3>Apa keuntungan membeli apartemen dibanding rumah?<\/h3>\n<p>Keuntungan membeli apartemen adalah lokasi strategis di pusat kota dekat perkantoran dan mall, akses transportasi publik mudah, fasilitas lengkap seperti kolam renang, gym, dan area BBQ, serta lingkungan yang terjaga keamanannya.<\/p>\n<h3>Apakah apartemen menjadi milik selamanya?<\/h3>\n<p>Apartemen umumnya memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) yang berlaku selama 30 tahun dan dapat diperpanjang maksimal 20 tahun. Ini berbeda dengan rumah yang bisa memiliki sertifikat Hak Milik permanen.<\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"FAQPage\", \"mainEntity\": [{\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa harga apartemen di Jakarta Selatan?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan dijual sekitar Rp1,1 miliar, sedangkan rumah 36 m2 di area yang sama hanya Rp800 juta. Harga bervariasi tergantung tipe unit, lokasi, fasilitas, dan reputasi developer.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Kenapa apartemen lebih mahal dari rumah tapak?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Apartemen lebih mahal karena lokasi strategis di pusat kota dekat transportasi publik, fasilitas lengkap seperti gym dan kolam renang, reputasi developer, kualitas bangunan premium, serta biaya perizinan dan pembebasan lahan yang lebih tinggi.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apa keuntungan membeli apartemen dibanding rumah?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Keuntungan membeli apartemen adalah lokasi strategis di pusat kota dekat perkantoran dan mall, akses transportasi publik mudah, fasilitas lengkap seperti kolam renang, gym, dan area BBQ, serta lingkungan yang terjaga keamanannya.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apakah apartemen menjadi milik selamanya?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Apartemen umumnya memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) yang berlaku selama 30 tahun dan dapat diperpanjang maksimal 20 tahun. Ini berbeda dengan rumah yang bisa memiliki sertifikat Hak Milik permanen.\"}}]}<\/script><\/p>\n<p>Untuk rujukan resmi dan informasi terbaru, kamu bisa cek langsung situs <a href=\"https:\/\/www.ojk.go.id\/\" rel=\"noopener external noreferrer\" target=\"_blank\" data-wpel-link=\"external\">Otoritas Jasa Keuangan<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jawaban singkat: Harga apartemen umumnya lebih mahal dari rumah karena lokasi strategis di pusat kota, fasilitas lengkap seperti kolam renang<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":5144,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[13],"tags":[108],"class_list":["post-5143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr","tag-properti"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Harga apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan Rp1,1 miliar vs rumah 36 m2 Rp800 juta. Pahami 7 faktor penentu harga apartemen 2026 sebelum beli.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Harga apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan Rp1,1 miliar vs rumah 36 m2 Rp800 juta. Pahami 7 faktor penentu harga apartemen 2026 sebelum beli.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-30T05:00:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-09T06:10:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"808\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"507\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pandu Irawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pandu Irawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Pandu Irawan\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b\"},\"headline\":\"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?\",\"datePublished\":\"2024-09-30T05:00:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T06:10:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/\"},\"wordCount\":1033,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg\",\"keywords\":[\"properti\"],\"articleSection\":[\"KPR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/\",\"name\":\"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-30T05:00:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T06:10:31+00:00\",\"description\":\"Harga apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan Rp1,1 miliar vs rumah 36 m2 Rp800 juta. Pahami 7 faktor penentu harga apartemen 2026 sebelum beli.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/09\\\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg\",\"width\":808,\"height\":507,\"caption\":\"Foto: Southgate.id\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPR\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/kpr\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b\",\"name\":\"Pandu Irawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pandu Irawan\"},\"description\":\"Pandu Irawan memiliki pengalaman 6 tahun di sektor perbankan, dengan spesialisasi pada produk KPR dan KKB. Ia meninjau artikel Skorlife terkait pinjaman perbankan, tabel angsuran, dan simulasi kredit agar sesuai dengan praktik industri terkini.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/pandu-irawan\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?","description":"Harga apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan Rp1,1 miliar vs rumah 36 m2 Rp800 juta. Pahami 7 faktor penentu harga apartemen 2026 sebelum beli.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?","og_description":"Harga apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan Rp1,1 miliar vs rumah 36 m2 Rp800 juta. Pahami 7 faktor penentu harga apartemen 2026 sebelum beli.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2024-09-30T05:00:59+00:00","article_modified_time":"2026-09-09T06:10:31+00:00","og_image":[{"width":808,"height":507,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Pandu Irawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Pandu Irawan","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/"},"author":{"name":"Pandu Irawan","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b"},"headline":"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?","datePublished":"2024-09-30T05:00:59+00:00","dateModified":"2026-09-09T06:10:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/"},"wordCount":1033,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg","keywords":["properti"],"articleSection":["KPR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/","name":"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg","datePublished":"2024-09-30T05:00:59+00:00","dateModified":"2026-09-09T06:10:31+00:00","description":"Harga apartemen studio 30 m2 di Jakarta Selatan Rp1,1 miliar vs rumah 36 m2 Rp800 juta. Pahami 7 faktor penentu harga apartemen 2026 sebelum beli.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg","width":808,"height":507,"caption":"Foto: Southgate.id"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenapa-apartemen-lebih-mahal-dari-rumah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPR","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Harga Apartemen 2026: Kenapa Lebih Mahal dari Rumah?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b","name":"Pandu Irawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pandu Irawan"},"description":"Pandu Irawan memiliki pengalaman 6 tahun di sektor perbankan, dengan spesialisasi pada produk KPR dan KKB. Ia meninjau artikel Skorlife terkait pinjaman perbankan, tabel angsuran, dan simulasi kredit agar sesuai dengan praktik industri terkini.","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/pandu-irawan\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Kenapa-Apartemen-Lebih-Mahal-dari-Rumah.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5143"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14368,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5143\/revisions\/14368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}