{"id":7070,"date":"2025-06-27T12:00:16","date_gmt":"2025-06-27T05:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=7070"},"modified":"2025-06-30T17:55:49","modified_gmt":"2025-06-30T10:55:49","slug":"mengenal-apht","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/","title":{"rendered":"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Dokumen yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Kredit Rumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\">Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal <span style=\"font-weight: 400;\">APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang sedang merencanakan membeli rumah dengan sistem cicilan melalui bank, pasti sudah akrab dengan istilah KPR (Kredit Pemilikan Rumah). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, tahukah kamu bahwa ada dokumen penting yang menyertai proses kredit ini dan bersifat wajib, yaitu APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa dokumen ini, pinjaman bisa saja tidak disetujui oleh bank atau malah tidak memiliki kekuatan hukum yang jelas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">APHT adalah bagian dari rangkaian legalitas yang memastikan properti yang kamu beli menjadi jaminan sah bagi bank sampai pinjaman lunas. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan membahas secara menyeluruh apa itu APHT, apa bedanya dengan SKMHT, bagaimana proses pengajuannya, dan berapa biaya yang harus disiapkan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Blog Skorlife<\/a> menyajikan rangkuman informasi dari berbagai sumber tepercaya termasuk sejumlah laman berita <em>online<\/em>.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Pengertian APHT<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan) adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).<\/span><\/p>\n<p>Dokumen ini s<span style=\"font-weight: 400;\">ebagai bentuk pengikatan jaminan atas tanah atau bangunan yang digunakan sebagai agunan pinjaman. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akta ini menjadi dasar hukum yang kuat bagi kreditur untuk mengeksekusi jaminan jika sewaktu-waktu debitur gagal melunasi pinjaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen ini dibuat setelah kamu menandatangani perjanjian kredit dan surat pengakuan utang. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, akta akan didaftarkan ke kantor pertanahan dan diterbitkan sertifikat hak tanggungan atas nama bank sebagai kreditur. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, rumah yang kamu beli belum sepenuhnya bebas dari beban hukum sampai utang lunas.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Perbedaan APHT dan SKMHT<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat mengajukan pinjaman, mungkin kamu juga mendengar istilah SKMHT. Meski serupa, keduanya memiliki fungsi berbeda. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">SKMHT atau Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan digunakan sementara jika sertifikat rumah belum atas nama kamu, misalnya karena masih proses balik nama dari developer.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika, APHT adalah bentuk final dari pengikatan jaminan yang berlaku setelah semua dokumen lengkap dan sah. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara SKMHT hanya berlaku sementara, dan wajib ditindaklanjuti menjadi APHT dalam jangka waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Syarat Membuat APHT<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pembuatan akta ini berjalan lancar, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen penting, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat tanah asli<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">KTP (Kartu Tanda Penduduk) para pihak (debitur, pemilik sertifikat jika berbeda, dan kreditur)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">IMB (untuk bangunan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perjanjian kredit dari bank<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat pengakuan utang<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dokumen fisik, terdapat pula ketentuan hukum yang harus dipenuhi, salah satunya adalah tercantumnya frasa \u201cDemi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa\u201d dalam akta. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini memberikan kekuatan eksekusi langsung kepada bank jika terjadi wanprestasi.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Proses Pengajuan APHT<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut alur umum dalam pengajuan akta ini:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penandatanganan perjanjian kredit. Ini adalah kesepakatan resmi antara kamu dan bank, yang menjadi dasar semua proses berikutnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuatan surat pengakuan utang. Dokumen ini menyatakan bahwa kamu mengakui jumlah pinjaman dan bersedia melunasinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuatan akta oleh PPAT. Semua pihak yang terlibat dalam kepemilikan properti wajib hadir dan menandatangani akta ini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendaftaran ke kantor pertanahan. Setelah dokumen ini selesai, proses dilanjutkan dengan pendaftaran hak tanggungan untuk penerbitan sertifikat atas nama bank.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses ini, penting untuk diingat bahwa seluruh tahapan harus dilakukan dalam tenggat waktu yang ditentukan, terutama jika kamu menggunakan SKMHT lebih dulu. Jika terlalu lama, SKMHT bisa kedaluwarsa dan harus diulang.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Biaya APHT<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap proses hukum memiliki biaya, termasuk akta ini. Secara umum, kamu akan dikenakan biaya untuk:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jasa notaris atau PPAT<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendaftaran ke BPN (Badan Pertanahan Nasional)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Validasi pajak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya administrasi dokumen terkait<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Estimasi total biaya APHT berkisar antara 0,25%\u20131,25% dari total nilai pinjaman. Biaya ini bisa berbeda tergantung nilai agunan, lokasi properti, serta kebijakan masing-masing kantor notaris.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, untuk pinjaman Rp500 juta, biaya akta tersebut bisa berkisar di angka Rp1,25 juta hingga Rp6 juta. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu menanyakan estimasi biaya ini sejak awal agar bisa menyiapkan dana cadangan. Jika ingin tahu lebih detail, kamu juga bisa menelusuri \u201cbiaya pembuatan hak tanggungan rumah\u201d sebagai tambahan referensi.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Kenapa APHT Sangat Penting?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang berpikir bahwa setelah mengajukan KPR ke bank dan menempati rumah, semua urusan sudah selesai. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, secara hukum, rumah tersebut masih terikat sebagai jaminan sampai seluruh utang lunas. Di sinilah peran APHT.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kehadiran akta tersebut, posisi bank sebagai pemberi pinjaman dilindungi. Namun pada saat yang sama, kamu sebagai peminjam juga diuntungkan karena status kepemilikan dan legalitas properti menjadi lebih jelas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika kamu berniat untuk menjual kembali rumah kelak, prosesnya juga akan jauh lebih lancar karena tidak ada beban hukum yang tersembunyi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Punya rumah lewat skema KPR bukan hanya tentang membayar cicilan tepat waktu, tapi juga memastikan semua proses hukumnya rapi. Akta ini menjadi salah satu bagian penting dari proses itu. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahaminya secara menyeluruh, kamu bisa mengambil keputusan finansial dengan lebih percaya diri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu ingin lebih jauh menyiapkan pembelian rumah impian, jangan hanya fokus pada cicilan KPR, suku bunga, atau jangka waktu (tenor). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan juga legalitasnya aman karena rasa tenang saat tinggal di rumah sendiri dimulai dari kepastian hukum di baliknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Temukan ide bisnis rumahan, tips usaha, dan panduan finansial yang relevan untuk keseharianmu hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Ada banyak artikel yang telah mengulasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengajuan kredit ruko ditolak oleh bank? Cek skor kredit kamu di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.go.link\/fwM4f\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan cari tahu solusinya. Cara mengeceknya mudah dengan menggunakan <em>smartphone<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Butuh kartu kredit yang memberikan keuntungan maksimal setelah bertransaksi? Ajukan <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.go.link\/iUO8j\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kumpulkan Skorpoin, lantas tukarkan dengan KrisFlyer Miles dan Garuda Miles.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rencana liburan ke Belgia, Portugal, atau negara Eropa lainnya? Dapatkan inspirasi tempat wisata terbaik dengan membaca artikel-artikel terbaru\u00a0 di <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":7124,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[108],"class_list":["post-7070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr","tag-properti"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-27T05:00:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-30T10:55:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"832\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Skor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Skor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/\"},\"author\":{\"name\":\"Skor\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\"},\"headline\":\"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Dokumen yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Kredit Rumah\",\"datePublished\":\"2025-06-27T05:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-30T10:55:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/\"},\"wordCount\":871,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg\",\"keywords\":[\"properti\"],\"articleSection\":[\"KPR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/\",\"name\":\"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-27T05:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-30T10:55:49+00:00\",\"description\":\"Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg\",\"width\":832,\"height\":560,\"caption\":\"Foto: Sinarmasland.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPR\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Dokumen yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Kredit Rumah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\",\"https:\/\/x.com\/SkorLifeID\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd\",\"name\":\"Skor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Skor\"},\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan)","description":"Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan)","og_description":"Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2025-06-27T05:00:16+00:00","article_modified_time":"2025-06-30T10:55:49+00:00","og_image":[{"width":832,"height":560,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Skor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Skor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/"},"author":{"name":"Skor","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd"},"headline":"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Dokumen yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Kredit Rumah","datePublished":"2025-06-27T05:00:16+00:00","dateModified":"2025-06-30T10:55:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/"},"wordCount":871,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg","keywords":["properti"],"articleSection":["KPR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/","name":"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg","datePublished":"2025-06-27T05:00:16+00:00","dateModified":"2025-06-30T10:55:49+00:00","description":"Sebelum berinvestasi properti, saatnya kamu mulai mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Simak pembahasannya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg","width":832,"height":560,"caption":"Foto: Sinarmasland.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/mengenal-apht\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPR","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengenal APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan). Dokumen yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Kredit Rumah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/f7c8cd1df09e2a582e33f814c76bdccd","name":"Skor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66e5c8b00de0b01f9c6ccbcbfb2211?s=96&d=mm&r=g","caption":"Skor"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/skor\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Mengenal-APHT-Akta-Pemberian-Hak-Tanggungan.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7070"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7115,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7070\/revisions\/7115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7124"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}