{"id":7250,"date":"2025-07-29T12:00:08","date_gmt":"2025-07-29T05:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=7250"},"modified":"2026-09-09T13:54:06","modified_gmt":"2026-09-09T06:54:06","slug":"memahami-njoptkp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/","title":{"rendered":"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap &#038; Cara Hitung Pajaknya"},"content":{"rendered":"<p><!-- fs-anchor 2026-08-20 --><\/p>\n<div class=\"aio-answer-block\" style=\"background:#f7f8fa;padding:1rem 1.25rem;border-left:4px solid #1e6091;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>Jawaban singkat:<\/strong> BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) Jakarta 2026 adalah pajak yang dikenakan saat jual beli atau peralihan hak properti. Berdasarkan Perda DKI Jakarta No. 1 Tahun 2024, NJOPTKP ditetapkan Rp60 juta per wajib pajak per tahun sebagai nilai yang dikecualikan dari perhitungan. Artinya, jika properti bernilai Rp300 juta, hanya Rp240 juta yang dikenai pajak. NJOPTKP hanya berlaku untuk satu objek pajak tertinggi per wajib pajak.<\/p>\n<\/div>\n<table border='1' cellpadding='8' cellspacing='0' style='border-collapse:collapse;width:100%;max-width:500px;'>\n<thead>\n<tr>\n<th>Komponen<\/th>\n<th>Nilai\/Ketentuan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>NJOPTKP Jakarta 2026<\/td>\n<td>Rp60.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Berlaku untuk<\/td>\n<td>1 objek pajak per wajib pajak per tahun<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Dasar Hukum<\/td>\n<td>Perda DKI Jakarta No. 1 Tahun 2024<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Contoh: NJOP Rp300 juta<\/td>\n<td>Dikenai pajak: Rp240 juta (setelah dikurangi NJOPTKP)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<div class=\"skor-app-cta\" style=\"background:#e8f4fb;border-left:4px solid #0674ff;padding:1rem 1.25rem;border-radius:0.25rem;margin:1rem 0;\">\n<p><strong>KPR ditolak? Bisa jadi skor kredit kamu perlu dibersihkan. Cek gratis di aplikasi Skorlife.<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.skorlife.score&#038;utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=memahami-njoptkp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83d\udcf1 Unduh di Play Store<\/a> \u00b7 <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/skorlife\/id1643472756?utm_source=blog-cta&#038;utm_medium=aio-block&#038;utm_campaign=memahami-njoptkp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">\ud83c\udf4e Unduh di App Store<\/a><\/p>\n<\/div>\n<p class=\"fs-lead\">NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak) adalah nilai tertentu dari properti yang dikecualikan dari perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan sebagai bentuk keringanan dari pemerintah. Di Jakarta, besaran NJOPTKP ditetapkan Rp60 juta per wajib pajak per tahun berdasarkan Perda DKI Jakarta No. 1 Tahun 2024. Memahami NJOPTKP membantu Anda menghitung PBB secara akurat dan merencanakan anggaran pajak properti dengan lebih baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin berinvestasi properti atau jual beli rumah, saatnya kamu mengetahui apa itu NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Punya rumah atau tanah memang bikin bangga. Namun, ada tanggung jawab yang ikut datang, yaitu bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di antara banyak istilah pajak yang bikin bingung, NJOPTKP termasuk yang sering muncul. Hanya saja, kamu perlu tenang, konsep ini sebenarnya sederhana dan penting untuk kamu pahami. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan bantu kamu mengerti apa itu NJOPTKP dan kenapa penting dalam perhitungan PBB. Biar kamu bisa kelola properti tanpa stres. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Blog Skorlife<\/a> menyajikan informasi ringkas dari sumber tepercaya seperti situs berita <em>online<\/em>, laman properti, hingga <em>marketplace<\/em> properti.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/memahami-njoptkp-body1.png\" alt=\"Memahami NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak), Cara Cerdas Hitung Pajak Properti \u2014 ilustrasi 1\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Mengenal Apa Itu NJOPTKP?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak) adalah nilai tertentu dari properti yang tidak dihitung dalam pajak. Anggap saja ini seperti \u201cdiskon pajak\u201d dari pemerintah. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, dari nilai rumah atau tanahmu, sebagian akan dikecualikan dari pengenaan pajak. Nilai ini jadi dasar penting untuk menghitung berapa besar PBB yang harus dibayar tiap tahun. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya satu, yaitu supaya pajak tetap terasa adil, apalagi buat yang baru mulai punya properti atau <em>first home buyer<\/em>.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Kenapa NJOPTKP Penting?<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>1. Meringankan Beban Pajak<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa nilai tersebut, PBB kamu bisa lebih mahal. Adanya nilai yang dikecualikan membantu meringankan kewajiban pajak setiap tahun.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>2. Membantu Perhitungan Pajak yang Akurat<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk tahu berapa PBB yang harus kamu bayar, rumusnya: NJOP dikurangi NJOPTKP, lalu hasilnya dikalikan dengan tarif pajak. Kalau kamu lupa unsur tersebut, perhitungan bisa meleset.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>3. Bentuk Keadilan dari Pemerintah<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah ingin memastikan wajib pajak dengan aset bernilai rendah tidak terbebani. NJOPTKP adalah wujud dari prinsip itu.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b>4. Memudahkan Rencana Keuangan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tahu besaran NJOPTKP, kamu bisa estimasi tagihan pajak dan siapkan anggarannya. Tidak ada lagi drama jumlah besaran PBB mendadak.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Berapa Besaran NJOPTKP di Jakarta?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta No. 1 Tahun 2024, NJOPTKP ditetapkan sebesar Rp60.000.000 per wajib pajak per tahun. Artinya, kalau nilai tanahmu Rp300 juta, maka hanya Rp240 juta yang akan dihitung pajaknya.<\/span><\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/memahami-njoptkp-body2.png\" alt=\"Memahami NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak), Cara Cerdas Hitung Pajak Properti \u2014 ilustrasi 2\" style=\"width:100%;height:auto;border-radius:12px;margin:18px 0\" \/><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penting diingat, kalau nilai perhitungan properti ini hanya berlaku untuk satu objek pajak tiap tahunnya. Kalau kamu punya dua properti, pengurangannya cuma dihitung untuk properti dengan NJOP paling besar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dikurangi NJOPTKP, sisa nilai NJOP akan dikenai tarif PBB, biasanya berkisar antara 20%\u2013100%, tergantung lokasi, fungsi, dan kenaikan nilai NJOP di daerah tersebut.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Catatan Penting Sebelum Bayar PBB<\/b><\/h2>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">NJOPTKP hanya diberikan satu kali dalam setahun untuk satu wajib pajak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cek aturan terbaru di wilayahmu, karena setiap daerah bisa berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan simulasi pajak resmi atau konsultasikan dengan petugas jika perlu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Kelola Properti Lebih Tenang dengan Pahami NJOPTKP<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami NJOPTKP bukan cuma soal angka. Ini soal jadi pemilik aset yang bertanggung jawab. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin kamu tahu detailnya, semakin mudah juga kamu atur keuangan dan menghindari masalah pajak. Yuk, mulai cek data properti kamu hari ini dan jadi wajib pajak yang lebih cerdas!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu ingin investasi yang stabil, emas batangan atau properti bisa jadi pilihan. Cek analisis lengkapnya di <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> agar strategimu lebih matang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mau beli kios pakai pinjaman bank? Pastikan skor kreditmu aman. Cek lewat <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.go.link\/fwM4f\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, praktis dan cepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kartu kredit <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.go.link\/iUO8j\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayapada Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> bikin transaksi <em>online<\/em> dan belanja harian lebih mudah dan menguntungkan. Kalau belum punya, ajukan segera\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi rencana liburan ke Yogyakarta atau Semarang dalam waktu dekat? Temukan rekomendasi wisata kuliner seru di <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog Skorcard<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Kalau jalan-jalan, jangan lupa makan-makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"HowTo\", \"name\": \"Cara Hitung BPHTB Jakarta\", \"step\": [{\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Cek NJOP properti\", \"text\": \"Dapatkan nilai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dari SPPT PBB atau kantor pajak daerah setempat untuk properti yang akan dibeli atau dijual.\", \"position\": 1}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Kurangi dengan NJOPTKP\", \"text\": \"Kurangi NJOP properti dengan NJOPTKP sebesar Rp60 juta sesuai Perda DKI Jakarta No. 1 Tahun 2024 untuk mendapatkan dasar pengenaan pajak.\", \"position\": 2}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Kalikan dengan tarif BPHTB\", \"text\": \"Hasil pengurangan dikali tarif BPHTB yang berlaku di Jakarta (umumnya 5% untuk transaksi jual beli) untuk mendapat nilai pajak terutang.\", \"position\": 3}, {\"@type\": \"HowToStep\", \"name\": \"Bayar sebelum akta jual beli\", \"text\": \"Lunasi BPHTB melalui bank yang ditunjuk atau sistem e-payment sebelum penandatanganan akta di hadapan PPAT untuk legalitas peralihan hak.\", \"position\": 4}]}<\/script><\/p>\n<hr \/>\n<h2>Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)<\/h2>\n<h3>Berapa NJOPTKP Jakarta 2026?<\/h3>\n<p>NJOPTKP Jakarta tahun 2026 adalah Rp60 juta per wajib pajak per tahun, ditetapkan dalam Perda DKI Jakarta No. 1 Tahun 2024. Nilai ini dikecualikan dari perhitungan PBB dan BPHTB.<\/p>\n<h3>Apakah BPHTB sama dengan PBB?<\/h3>\n<p>Tidak. BPHTB dikenakan saat peralihan hak properti seperti jual beli, sedangkan PBB adalah pajak tahunan atas kepemilikan properti. Keduanya sama-sama menggunakan NJOPTKP Rp60 juta sebagai pengurang.<\/p>\n<h3>NJOPTKP berlaku untuk berapa properti?<\/h3>\n<p>NJOPTKP Rp60 juta hanya diberikan satu kali per tahun untuk satu wajib pajak. Jika memiliki dua properti, pengurangannya hanya berlaku untuk properti dengan NJOP paling besar.<\/p>\n<h3>Bagaimana cara bayar BPHTB Jakarta?<\/h3>\n<p>BPHTB Jakarta dapat dibayar melalui bank yang ditunjuk, ATM, internet banking, atau sistem e-payment resmi pemerintah daerah. Bukti pembayaran diperlukan sebelum akta jual beli ditandatangani.<\/p>\n<p><script type=\"application\/ld+json\">{\"@context\": \"https:\/\/schema.org\", \"@type\": \"FAQPage\", \"mainEntity\": [{\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Berapa NJOPTKP Jakarta 2026?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"NJOPTKP Jakarta tahun 2026 adalah Rp60 juta per wajib pajak per tahun, ditetapkan dalam Perda DKI Jakarta No. 1 Tahun 2024. Nilai ini dikecualikan dari perhitungan PBB dan BPHTB.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Apakah BPHTB sama dengan PBB?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"Tidak. BPHTB dikenakan saat peralihan hak properti seperti jual beli, sedangkan PBB adalah pajak tahunan atas kepemilikan properti. Keduanya sama-sama menggunakan NJOPTKP Rp60 juta sebagai pengurang.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"NJOPTKP berlaku untuk berapa properti?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"NJOPTKP Rp60 juta hanya diberikan satu kali per tahun untuk satu wajib pajak. Jika memiliki dua properti, pengurangannya hanya berlaku untuk properti dengan NJOP paling besar.\"}}, {\"@type\": \"Question\", \"name\": \"Bagaimana cara bayar BPHTB Jakarta?\", \"acceptedAnswer\": {\"@type\": \"Answer\", \"text\": \"BPHTB Jakarta dapat dibayar melalui bank yang ditunjuk, ATM, internet banking, atau sistem e-payment resmi pemerintah daerah. Bukti pembayaran diperlukan sebelum akta jual beli ditandatangani.\"}}]}<\/script><\/p>\n<p>Untuk rujukan resmi dan informasi terbaru, kamu bisa cek langsung situs <a href=\"https:\/\/www.ojk.go.id\/\" rel=\"noopener external noreferrer\" target=\"_blank\" data-wpel-link=\"external\">Otoritas Jasa Keuangan<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jawaban singkat: BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) Jakarta 2026 adalah pajak yang dikenakan saat jual beli atau<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":7313,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_yoast_wpseo_meta-robots-noindex":"","_yoast_wpseo_meta-robots-nofollow":"","_yoast_wpseo_canonical":"","_yoast_wpseo_opengraph-title":"","_yoast_wpseo_opengraph-description":"","_yoast_wpseo_twitter-title":"","_yoast_wpseo_twitter-description":"","footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[13],"tags":[108],"class_list":["post-7250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kpr","tag-properti"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap &amp; Cara Hitung Pajaknya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BPHTB Jakarta 2026 berlaku untuk jual beli properti. NJOPTKP Rp60 juta per wajib pajak sesuai Perda DKI No.1\/2024. Cek cara hitung &amp; simulasi lengkapnya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap &amp; Cara Hitung Pajaknya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BPHTB Jakarta 2026 berlaku untuk jual beli properti. NJOPTKP Rp60 juta per wajib pajak sesuai Perda DKI No.1\/2024. Cek cara hitung &amp; simulasi lengkapnya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-29T05:00:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-09T06:54:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Memahami-NJOPTKP.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"832\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"521\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pandu Irawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pandu Irawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Pandu Irawan\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b\"},\"headline\":\"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap &#038; Cara Hitung Pajaknya\",\"datePublished\":\"2025-07-29T05:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T06:54:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/\"},\"wordCount\":865,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/Memahami-NJOPTKP.jpg\",\"keywords\":[\"properti\"],\"articleSection\":[\"KPR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/\",\"name\":\"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap & Cara Hitung Pajaknya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/Memahami-NJOPTKP.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-29T05:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T06:54:06+00:00\",\"description\":\"BPHTB Jakarta 2026 berlaku untuk jual beli properti. NJOPTKP Rp60 juta per wajib pajak sesuai Perda DKI No.1\\\/2024. Cek cara hitung & simulasi lengkapnya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/Memahami-NJOPTKP.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/Memahami-NJOPTKP.jpg\",\"width\":832,\"height\":521,\"caption\":\"Foto: Damaiputra.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/kpr\\\/memahami-njoptkp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPR\",\"item\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/category\\\/kpr\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap &#038; Cara Hitung Pajaknya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/skorlife\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/SkorLifeID\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/skorlife\\\/about\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/skorlife.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b\",\"name\":\"Pandu Irawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pandu Irawan\"},\"description\":\"Pandu Irawan memiliki pengalaman 6 tahun di sektor perbankan, dengan spesialisasi pada produk KPR dan KKB. Ia meninjau artikel Skorlife terkait pinjaman perbankan, tabel angsuran, dan simulasi kredit agar sesuai dengan praktik industri terkini.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/skorlife.com\\\/blog\\\/author\\\/pandu-irawan\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap & Cara Hitung Pajaknya","description":"BPHTB Jakarta 2026 berlaku untuk jual beli properti. NJOPTKP Rp60 juta per wajib pajak sesuai Perda DKI No.1\/2024. Cek cara hitung & simulasi lengkapnya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap & Cara Hitung Pajaknya","og_description":"BPHTB Jakarta 2026 berlaku untuk jual beli properti. NJOPTKP Rp60 juta per wajib pajak sesuai Perda DKI No.1\/2024. Cek cara hitung & simulasi lengkapnya di sini.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2025-07-29T05:00:08+00:00","article_modified_time":"2026-09-09T06:54:06+00:00","og_image":[{"width":832,"height":521,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Memahami-NJOPTKP.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Pandu Irawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Pandu Irawan","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/"},"author":{"name":"Pandu Irawan","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b"},"headline":"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap &#038; Cara Hitung Pajaknya","datePublished":"2025-07-29T05:00:08+00:00","dateModified":"2026-09-09T06:54:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/"},"wordCount":865,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Memahami-NJOPTKP.jpg","keywords":["properti"],"articleSection":["KPR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/","name":"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap & Cara Hitung Pajaknya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Memahami-NJOPTKP.jpg","datePublished":"2025-07-29T05:00:08+00:00","dateModified":"2026-09-09T06:54:06+00:00","description":"BPHTB Jakarta 2026 berlaku untuk jual beli properti. NJOPTKP Rp60 juta per wajib pajak sesuai Perda DKI No.1\/2024. Cek cara hitung & simulasi lengkapnya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Memahami-NJOPTKP.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Memahami-NJOPTKP.jpg","width":832,"height":521,"caption":"Foto: Damaiputra.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/memahami-njoptkp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPR","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"BPHTB Jakarta 2026: Panduan Lengkap &#038; Cara Hitung Pajaknya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/5464be392ca96249e3353e19f42ed60b","name":"Pandu Irawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5cd6ae2db02626a73d5a5a56eeaa8f2c83d4cbc1dfb93e3357bbd417c4446f8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pandu Irawan"},"description":"Pandu Irawan memiliki pengalaman 6 tahun di sektor perbankan, dengan spesialisasi pada produk KPR dan KKB. Ia meninjau artikel Skorlife terkait pinjaman perbankan, tabel angsuran, dan simulasi kredit agar sesuai dengan praktik industri terkini.","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/pandu-irawan\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Memahami-NJOPTKP.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7250"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14425,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7250\/revisions\/14425"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}