{"id":9088,"date":"2025-11-02T16:00:31","date_gmt":"2025-11-02T09:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=9088"},"modified":"2025-11-01T21:42:13","modified_gmt":"2025-11-01T14:42:13","slug":"pengertian-biaya-overhead","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/","title":{"rendered":"Biaya Overhead: Komponen, Contoh, dan Cara Menghitungnya Agar Bisnis Tetap Efisien"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi agar keuangan tetap sehat.<\/span><\/em><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah merasa keuangan bisnis kamu \u201cjalan di tempat\u201d? Penjualan sudah meningkat, tapi saldo akhir bulan kok nggak ikut naik? Nah, bisa jadi jawabannya tersembunyi di satu hal yang sering luput dari perhatian: biaya overhead.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pelaku usaha fokus ke biaya produksi dan pemasaran, tapi lupa bahwa biaya overhead adalah pengeluaran rutin yang bisa diam-diam menggerus margin keuntungan. Kalau tidak dikelola dengan bijak, bisnis bisa kelihatan sehat di luar, padahal arus kasnya ketat banget di dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita bahas lebih dalam apa itu biaya overhead, biaya overhead apa saja yang perlu kamu perhatikan, hingga cara menghitungnya agar keuangan bisnismu tetap terkontrol dan efisien.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/pinjol-kta\/pengertian-biaya-provisi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Biaya Provisi: Arti, Besaran, dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa Itu Biaya Overhead dan Kenapa Penting Diperhatikan?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, biaya overhead adalah semua pengeluaran yang dibutuhkan untuk menjaga bisnis tetap berjalan, tapi tidak terkait langsung dengan proses produksi barang atau jasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh paling gampang:<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu punya usaha laundry. Biaya sabun cuci dan plastik pembungkus termasuk biaya langsung, karena berhubungan langsung dengan jasa yang kamu tawarkan. Tapi biaya sewa tempat, listrik, dan gaji resepsionis? Hal-hal inilah yang termasuk biaya overhead.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, tanpa membayar biaya overhead, bisnis kamu bisa berhenti beroperasi, walaupun kamu nggak sedang memproduksi apa pun. Bahkan menurut Investopedia, biaya overhead mencerminkan biaya menjaga roda bisnis tetap berputar, baik itu untuk fasilitas, staf pendukung, maupun administrasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, memahami biaya overhead adalah hal penting buat siapa pun untuk menjaga keuangan bisnis tetap sehat serta efisien.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_7348\" class=\"wp-caption aligncenter\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7348\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Hedging-dalam-keuangan-Freepik-1.jpg\" alt=\"Hedging dalam keuangan\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Hedging-dalam-keuangan-Freepik-1.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Hedging-dalam-keuangan-Freepik-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Hedging-dalam-keuangan-Freepik-1-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Sumber gambar: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis dan Komponen Biaya Overhead<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biar gampang dipahami, yuk bedah satu per satu biaya overhead apa saja yang biasa muncul dalam operasional bisnis. Secara umum, ada tiga kategori besar:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Overhead Tetap (Fixed Overhead)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya yang besarannya nggak berubah, meskipun produksi naik atau turun. Biasanya dikeluarkan secara rutin setiap bulan.<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh biaya overhead tetap:<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sewa tempat usaha atau gudang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaji staf tetap (seperti HR atau administrasi)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Premi asuransi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya keamanan (satpam atau CCTV)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak properti<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis ini paling mudah diprediksi, tapi juga wajib diperhitungkan dalam anggaran jangka panjang. Kalau beban tetap terlalu besar, bisnis bisa kesulitan beradaptasi saat penjualan menurun.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/kpr\/kenali-berbagai-macam-biaya-tambahan-saat-mengajukan-kpr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Biaya Tambahan KPR yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Ajukan Rumah Impian<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Overhead Variabel (Variable Overhead)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis biaya yang naik turun tergantung aktivitas operasional. Semakin tinggi volume produksi atau transaksi, biasanya makin besar pula pengeluarannya.<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh biaya overhead variabel:<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tagihan listrik dan air<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya perawatan alat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan habis pakai (tinta printer, alat kebersihan, dll)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembur karyawan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya pengiriman<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui pola biaya overhead variabel bisa membantu kamu menyesuaikan strategi efisiensi saat beban operasional meningkat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Overhead Semi-Variabel (Mixed Overhead)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kombinasi antara tetap dan variabel. Misalnya, kamu membayar langganan internet Rp500.000 per bulan (biaya tetap), tapi ditambah biaya penggunaan berlebih jika melewati kuota (biaya variabel).<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh lainnya:<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaji dengan bonus lembur<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Telepon kantor (ada langganan tetap dan tambahan pemakaian)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan mesin dengan biaya tambahan kalau rusak berat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis ini sering bikin pengeluaran bulanan sedikit \u201ckejutan\u201d, jadi penting banget dipantau dengan baik.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_7731\" class=\"wp-caption aligncenter\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7731\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Rasio-Keuangan-Freepik-1.jpg\" alt=\"Rasio Keuangan\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Rasio-Keuangan-Freepik-1.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Rasio-Keuangan-Freepik-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Rasio-Keuangan-Freepik-1-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Sumber gambar: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Biaya Overhead dalam Berbagai Jenis Usaha<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya makin jelas, berikut <\/span><b>contoh biaya overhead<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> di beberapa sektor bisnis secara umum:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Jenis Usaha<\/b><\/td>\n<td><b>Contoh Biaya Overhead<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Restoran<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sewa tempat, listrik, air, seragam staff, biaya kebersihan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis Online<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Hosting website, iklan digital, biaya customer service<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Toko Retail<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Gaji kasir, sewa ruko, biaya transportasi logistik<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pabrik<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeliharaan mesin, biaya administrasi, keamanan pabrik<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Startup Digital<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Langganan software, coworking space, biaya internet<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap bisnis punya struktur overhead berbeda. Tapi satu hal yang sama: semua harus dicatat dan dihitung agar kamu tahu seberapa besar beban bisnis sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/gaya-hidup\/contoh-biaya-peluang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Contoh Biaya Peluang dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Ekonomi<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Menghitung Biaya Overhead<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung biaya overhead adalah langkah penting agar kamu tahu apakah bisnis kamu efisien atau justru boros di area tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah sederhananya seperti ini:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Catat Semua Pengeluaran Overhead<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kumpulkan semua biaya tidak langsung seperti sewa, listrik, gaji staf non-produksi, biaya langganan, asuransi, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Hitung Total Overhead Bulanan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sewa tempat: Rp8.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik &amp; air: Rp2.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaji staf admin: Rp4.000.000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Total Overhead = Rp14.000.000\/bulan<\/b><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Hitung Persentase Overhead terhadap Penjualan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan rumus:<\/span><\/p>\n<p><b>Persentase Overhead = (Total Overhead \u00f7 Total Penjualan) \u00d7 100%<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika omzet bulan ini Rp100.000.000, maka:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Rp14.000.000 \u00f7 Rp100.000.000) \u00d7 100% = <\/span><b>14%<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, 14% dari pendapatanmu habis untuk overhead. Angka ini bisa kamu gunakan sebagai tolok ukur efisiensi. Biasanya, rasio overhead yang ideal adalah 10-20%, tergantung jenis bisnisnya.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9090\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah-1.jpg\" alt=\"pengertian biaya overhead adalah\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah-1.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah-1-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi Mengelola Biaya Overhead agar Lebih Efisien<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang kamu tahu biaya overhead apa saja yang perlu diperhatikan, saatnya cari cara buat mengefisienkannya tanpa mengorbankan kualitas operasional.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Gunakan Teknologi Keuangan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan aplikasi akuntansi atau spreadsheet digital untuk mencatat serta memantau seluruh pengeluaran. Dengan begitu, kamu bisa tahu area mana yang bisa ditekan tanpa mengganggu bisnis utama.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Evaluasi Pengeluaran Rutin<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba tinjau ulang kontrak sewa, langganan software, atau tagihan yang jarang dipakai. Banyak bisnis bisa menghemat hingga 10-15% hanya dengan memangkas pengeluaran berlebih tidak disadari.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Automasi Proses Administratif<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan sistem otomatis untuk absensi, laporan keuangan, hingga payroll. Mungkin ada investasi awal, tapi dalam jangka panjang bisa menurunkan biaya tenaga kerja dan human error.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Pantau Kesehatan Finansial Bisnismu<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan hanya fokus pada omzet. Periksa juga kondisi kredit dan arus kas. Melalui aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><b>Skorlife<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu bisa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cek riwayat kredit pribadi atau bisnis<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Lihat peluang pengajuan kredit<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih besar sebelum ajukan pinjaman modal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Dapat rekomendasi pembayaran tunggakan &amp; budgeting<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> agar keuangan lebih stabil<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah kecil seperti ini bisa bantu kamu lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/skorlife.go.link\/8IqIg?utm_source=skorlife_blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=cta_skorlife\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-7558\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-768x384.jpg 768w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-2048x1024.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa Pemahaman Biaya Overhead Bisa Menyelamatkan Bisnismu<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu merasa profit usaha tidak sejalan dengan omzet, bisa jadi karena <\/span><b>biaya overhead adalah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> pengeluaran yang selama ini kamu abaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami struktur biaya, kamu bisa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menentukan harga jual produk lebih akurat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengukur efisiensi operasional<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membuat proyeksi keuangan realistis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyiapkan strategi penghematan tanpa mengorbankan kualitas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, contoh biaya overhead bukan hanya sekadar daftar pengeluaran, tapi cerminan dari cara kamu mengelola bisnis secara menyeluruh.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-hedging-dalam-keuangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Mengenal Hedging, Strategi Lindung Nilai dalam Dunia Keuangan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulan: Kelola Overhead, Kunci Bisnis Berkelanjutan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, bisa disimpulkan bahwa biaya overhead adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas bisnis. Tanpa manajemen overhead yang baik, seberapa pun besar omzetmu, profit bisa tetap bocor di sana-sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenali biaya overhead apa saja, catat dengan rapi, serta pantau terus efisiensinya. Kalau kamu ingin melangkah lebih jauh, manfaatkan Skorlife untuk membantu mengevaluasi kondisi keuangan, melihat peluang pengajuan kredit, hingga menyusun strategi pembayaran agar bisnis tetap sehat dan berkembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena sehatnya keuangan bisnis bukan cuma soal penjualan tinggi, tapi juga kemampuan mengatur setiap rupiah dengan bijak.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">FAQ Seputar Biaya Overhead<\/span><\/h2>\n<ol>\n<li><b> Apa saja contoh biaya overhead?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa contoh biaya overhead antara lain sewa tempat usaha, tagihan listrik dan air, gaji staf administrasi, biaya kebersihan, asuransi bisnis, serta langganan software kantor. Semua pengeluaran ini tidak terlibat langsung dalam proses produksi, tapi tetap dibutuhkan agar bisnis bisa beroperasi dengan lancar.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Overhead itu apa artinya?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, overhead adalah biaya tidak langsung yang dikeluarkan untuk menjaga aktivitas bisnis tetap berjalan. Jadi, walaupun tidak berkaitan langsung dengan pembuatan produk, biaya ini tetap penting, seperti biaya sewa, gaji staf, atau listrik kantor.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Apakah gaji masuk biaya overhead?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tergantung jenis pekerjanya. Jika gaji tersebut untuk staf yang tidak terlibat langsung dalam produksi (seperti HR, akuntansi, atau resepsionis), maka gaji tersebut termasuk biaya overhead. Namun, gaji karyawan produksi biasanya masuk ke biaya langsung (direct cost).<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> Apakah biaya overhead sama dengan biaya operasional?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sama, meskipun keduanya saling berkaitan. Biaya operasional mencakup semua pengeluaran bisnis, termasuk biaya produksi dan overhead. Sementara biaya overhead adalah bagian dari biaya operasional yang sifatnya tidak langsung, seperti administrasi, sewa, hingga utilitas.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b> Mengapa penting menghitung biaya overhead dalam bisnis?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena tanpa mengetahui biaya overhead apa saja yang kamu keluarkan setiap bulan, kamu bisa salah menilai keuntungan sebenarnya. Menghitung overhead membantu kamu menentukan harga jual lebih realistis, menekan pemborosan, serta menjaga arus kas tetap sehat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi agar keuangan tetap sehat.<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":9089,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-9088","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Biaya Overhead: Pengertian, Contoh &amp; Cara Menghitung - Skorlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi,\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Biaya Overhead: Pengertian, Contoh &amp; Cara Menghitung - Skorlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-02T09:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-01T14:42:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budget Buddy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budget Buddy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budget Buddy\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01\"},\"headline\":\"Biaya Overhead: Komponen, Contoh, dan Cara Menghitungnya Agar Bisnis Tetap Efisien\",\"datePublished\":\"2025-11-02T09:00:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-01T14:42:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/\"},\"wordCount\":1296,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg\",\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/\",\"name\":\"Biaya Overhead: Pengertian, Contoh & Cara Menghitung - Skorlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-02T09:00:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-01T14:42:13+00:00\",\"description\":\"Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi,\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg\",\"width\":800,\"height\":400,\"caption\":\"pengertian biaya overhead adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Biaya Overhead: Komponen, Contoh, dan Cara Menghitungnya Agar Bisnis Tetap Efisien\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\",\"https:\/\/x.com\/SkorLifeID\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01\",\"name\":\"Budget Buddy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Budget Buddy\"},\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/yohannesmarkus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Biaya Overhead: Pengertian, Contoh & Cara Menghitung - Skorlife","description":"Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi,","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Biaya Overhead: Pengertian, Contoh & Cara Menghitung - Skorlife","og_description":"Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi,","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2025-11-02T09:00:31+00:00","article_modified_time":"2025-11-01T14:42:13+00:00","og_image":[{"width":800,"height":400,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budget Buddy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Budget Buddy","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/"},"author":{"name":"Budget Buddy","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01"},"headline":"Biaya Overhead: Komponen, Contoh, dan Cara Menghitungnya Agar Bisnis Tetap Efisien","datePublished":"2025-11-02T09:00:31+00:00","dateModified":"2025-11-01T14:42:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/"},"wordCount":1296,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg","articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/","name":"Biaya Overhead: Pengertian, Contoh & Cara Menghitung - Skorlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg","datePublished":"2025-11-02T09:00:31+00:00","dateModified":"2025-11-01T14:42:13+00:00","description":"Biaya overhead adalah pengeluaran penting dalam bisnis. Pelajari contoh biaya overhead, cara menghitungnya, dan strategi efisiensi,","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg","width":800,"height":400,"caption":"pengertian biaya overhead adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-biaya-overhead\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Biaya Overhead: Komponen, Contoh, dan Cara Menghitungnya Agar Bisnis Tetap Efisien"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01","name":"Budget Buddy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Budget Buddy"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/yohannesmarkus\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pengertian-biaya-overhead-adalah.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9091,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9088\/revisions\/9091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}