{"id":9424,"date":"2025-12-08T09:25:29","date_gmt":"2025-12-08T02:25:29","guid":{"rendered":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?p=9424"},"modified":"2025-11-29T17:40:02","modified_gmt":"2025-11-29T10:40:02","slug":"pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/","title":{"rendered":"Value at Risk (VaR): Pengertian, Manfaat, &#038; Cara Menghitung"},"content":{"rendered":"<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.<\/span><\/em><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu lagi belajar memahami risiko investasi atau ingin lebih pede mengelola portofolio, istilah Value at Risk biasanya jadi salah satu konsep awal yang wajib dipahami. Tenang, meski terdengar \u201chigh-level\u201d, sebenarnya Value at Risk bisa dijelaskan dengan cara sederhana dan relevan banget buat keputusan keuangan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami Value at Risk, kamu bisa memperkirakan seberapa besar potensi kerugian yang mungkin terjadi dalam kondisi ekstrem, sehingga bisa membantumu mengambil keputusan investasi secara lebih bijak, tanpa harus jadi analis profesional.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/cara-kerja-investasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Cara Kerja Investasi: Panduan Lengkap untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa Itu Value at Risk (VaR)?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, <\/span><b>Value at Risk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah ukuran yang menghitung seberapa besar potensi kerugian maksimum dari suatu aset, portofolio, atau perusahaan dalam periode tertentu serta tingkat kepercayaan tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya: \u201cDengan tingkat keyakinan 95%, portofolio ini punya Value at Risk sebesar Rp10 juta untuk 1 hari.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, ada kemungkinan 5% portofoliomu bisa rugi lebih besar dari Rp10 juta dalam sehari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep Value at Risk banyak dipakai oleh manajer investasi, bank, perusahaan, hingga trader ritel untuk memahami batas risiko sebelum mengambil keputusan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_9426\" class=\"wp-caption aligncenter\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-9426 size-full\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-Freepik.jpg\" alt=\"Pengertian value at risk atau Var adalah\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-Freepik.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-Freepik-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-Freepik-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Sumber gambar: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa Value at Risk Penting?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia finansial, risiko itu bukan sekadar \u201cuntung rugi\u201d, tapi seberapa siap kamu menghadapi kondisi pasar yang berubah cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan Value at Risk, kamu bisa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengukur potensi kerugian secara objektif<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">VaR bantu kamu melihat angka spesifik, bukan sekadar feeling.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Membantu pengambilan keputusan investasi<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa tahu mana aset yang \u201criskier\u201d, dan mana yang aman buat profil risiko kamu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga kesehatan portofolio<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak investor menyesuaikan porsi aset berdasarkan Value at Risk supaya tetap sesuai toleransi risiko.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Dipakai sebagai standar global<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Value at Risk bukan sekadar teori, bank dunia, hedge fund besar, hingga regulator memakai metode ini.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-all-time-high-ath-investasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Definisi dan Pengertian All-Time High (ATH) dalam Investasi<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis-Jenis Metode Value at Risk<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa cara menghitung Value at Risk, dan masing-masing punya kelebihan tergantung kebutuhanmu serta seberapa kompleks portofoliomu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Metode Parametrik (Variance-Covariance VaR)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode ini mengasumsikan bahwa return aset bergerak mengikuti distribusi normal. Karena rumusnya relatif sederhana, proses perhitungannya cepat serta efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya dipakai oleh bank atau institusi besar yang perlu menghitung risiko setiap hari. Cocok kalau portofoliomu stabil, asetnya blue-chip, atau volatilitasnya cenderung rendah.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Metode Historical Simulation<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan data historis harga untuk memprediksi kerugian di masa depan. Jadi hasilnya mengikuti pola nyata dari pergerakan pasar sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan ini tidak membutuhkan asumsi distribusi tertentu, sehingga lebih realistis dan mudah diikuti. Kalau kamu investor ritel atau baru mulai belajar manajemen risiko, metode ini biasanya terasa paling intuitif.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Monte Carlo Simulation<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode ini menjalankan ribuan hingga jutaan skenario acak untuk melihat berbagai kemungkinan pergerakan harga ke depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena fleksibel, Monte Carlo bisa menyesuaikan berbagai jenis asumsi dan kondisi pasar. Tapi prosesnya jauh lebih kompleks serta butuh komputasi besar. Biasanya dipakai oleh manajer risiko profesional yang menangani portofolio besar atau aset dengan volatilitas tinggi.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9427\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-1-1.jpg\" alt=\"Pengertian value at risk atau Var adalah\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-1-1.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-1-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-1-1-768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Menghitung Value at Risk (Contoh Sederhana)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk kita ambil contoh praktikal, supaya kamu makin paham cara Value at Risk bekerja.<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh:<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Total nilai portofolio: Rp100 juta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Volatilitas harian (\u03c3): 2%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat kepercayaan (confidence level): 95%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Z-score 95% \u2248 1,65<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Rumus VaR parametric:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">VaR = Z \u00d7 \u03c3 \u00d7 Nilai Portofolio<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">VaR = 1.65 \u00d7 0.02 \u00d7 100,000,000<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">VaR = 3,300,000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, dengan tingkat keyakinan 95%, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">potensi kerugian maksimum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> portofoliomu untuk 1 hari adalah sekitar <\/span><b>Rp3,3 juta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h4><b>Apa Itu Z-score? (Penjelasan Sederhana)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Z-score adalah angka yang menunjukkan tingkat keyakinan (confidence level) dalam penghitungan risiko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu pakai <\/span><b>confidence level 95%<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, Z-score-nya: <\/span><b>1.65<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau 99% \u2192 Z-score: <\/span><b>2.33<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau 90% \u2192 Z-score: <\/span><b>1.28<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Z-score ini diambil dari distribusi normal (kurva lonceng). Dia membantu menunjukkan seberapa \u201cketat\u201d kamu ingin menilai risiko. Semakin besar Z-score, berarti kamu ingin analisis risiko secara lebih konservatif (lebih hati-hati). Misalnya, bank biasanya pakai 99%, investor ritel banyak menggunakan tingkat kepercayaan 95%.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/high-risk-high-return-investasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Apa Itu High Risk High Return dalam Investasi?<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan Value at Risk Perlu Kamu Gunakan?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Value at Risk cocok banget kalau kamu ingin:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai mengukur risiko investasi dengan data yang lebih jelas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menilai dampak volatilitas pada portofolio<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui potensi kerugian sebelum menambah atau mengurangi posisi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga agar portofolio tetap sesuai profil risiko<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu lagi mikir mau ambil KPR, kredit kendaraan, atau produk pinjaman lain, pemahaman Value at Risk juga bantu kamu menilai kemampuan bayar, karena risiko finansial nggak cuma datang dari investasi, tapi juga dari cash flow bulananmu.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/skorlife.go.link\/8IqIg?utm_source=skorlife_blog&amp;utm_medium=banner&amp;utm_campaign=cta_skorlife\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-7558\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-768x384.jpg 768w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Banner-Skorlife-all-Feature-approved-2048x1024.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pantau Kesehatan Keuangan dengan Aplikasi Skorlife<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengukur risiko itu bukan cuma soal angka di investasi, tapi juga bagaimana kondisi kredit serta <\/span><a href=\"https:\/\/skorcard.app\/info-keuangan\/apa-itu-cash-flow\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span style=\"font-weight: 400;\">cash flow<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu saat ini. Kalau mau lihat kondisi kreditmu lebih jelas:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Cek riwayat kredit<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu langsung dari aplikasi <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/id\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Skorlife<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Lihat peluang disetujui<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelum ajukan <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/kpr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">KPR (Kredit Pemilikan Rumah)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/pinjol-kta\/pengertian-kta-kredit-tanpa-agunan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"font-weight: 400;\">KTA (Kredit tanpa Agunan)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau kredit kendaraan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat <\/span><b>rekomendasi manajemen keuangan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, termasuk pembayaran tunggakan dan budgeting secara lebih sehat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan gambaran lengkap seperti ini, keputusan investasimu, termasuk saat memakai Value at Risk, bisa lebih matang sekaligus terukur.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/jenis-instrumen-investasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">7 Jenis Instrumen Investasi: Contoh, Kelebihan, dan Cara Memilih yang Tepat<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan Value at Risk<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun Value at Risk berguna, jangan menganggap ini angka sakti. Ada batasannya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak memprediksi kerugian setelah melewati batas VaR<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau VaR bilang potensi rugi 3 juta, itu tidak menjelaskan seberapa buruk kerugian bisa terjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">setelah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> batas itu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gagal menangkap kejadian ekstrem (black swan)<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kejadian seperti pandemi COVID-19 sering kali jauh dari data historis normal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Metode berbeda = hasil berbeda<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Parametric bisa beda hasil dari historical simulation atau Monte Carlo.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, Value at Risk itu alat, bukan ramalan pasti.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9340\" src=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/high-risk-high-return-dalam-investasi-.jpg\" alt=\"high risk high return dalam investasi\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/high-risk-high-return-dalam-investasi-.jpg 800w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/high-risk-high-return-dalam-investasi--300x150.jpg 300w, https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/high-risk-high-return-dalam-investasi--768x384.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Tips Menggunakan Value at Risk dengan Bijak<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Padukan VaR dengan analisis risiko lain seperti stress test<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan kondisi pasar yang sedang berubah cepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Review data portfolio kamu secara berkala<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenali profil risiko pribadi sebelum investasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu butuh insight tambahan soal kondisi finansialmu, kamu bisa mulai dari hal sederhana seperti cek riwayat kredit dan budgeting bulanan via Skorlife.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/skorcard.app\/tips-keuangan\/langkah-perencanaan-keuangan-rumah-tangga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener external noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Langkah-Langkah Perencanaan Keuangan untuk Rumah Tangga<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Value at Risk membantu kamu memahami potensi kerugian dalam investasi dengan cara yang lebih objektif dan terukur. Dengan metode tepat dan pemahaman tepat, Value at Risk bisa jadi alat penting untuk menjaga portofolio tetap sehat. Jangan lupa, risiko investasi juga erat kaitannya dengan kondisi finansial pribadi, jadi pastikan kamu mengelola kredit dan cash flow dengan baik supaya keputusan investasi makin solid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau mau cek kesehatan finansialmu sebelum mulai investasi, kamu bisa mulai dari Skorlife: cek kredit, lihat peluang disetujui, serta dapat rekomendasi budgeting yang lebih personal.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">FAQ Seputar Value at Risk<\/span><\/h2>\n<ol>\n<li><b> Apa tujuan utama Value at Risk?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menunjukkan potensi kerugian maksimum dalam periode tertentu dan tingkat kepercayaan tertentu, sehingga kamu bisa mengukur risiko investasi dengan lebih terstruktur.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Berapa tingkatan confidence level yang umum dipakai?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya 90%, 95%, atau 99%. Semakin tinggi angkanya, semakin konservatif estimasi risikonya.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Apakah Value at Risk cocok untuk investor pemula?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok banget, selama memakai contoh sederhana. Kamu nggak wajib pakai rumus kompleks, cukup pahami logikanya: seberapa besar potensi kerugian yang siap kamu terima.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> Apakah Value at Risk selalu akurat?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak selalu. VaR mengandalkan data historis dan model tertentu. Tapi tetap berguna sebagai alat awal untuk memahami risiko.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b> Bagaimana cara mengecek kesehatan finansial sebelum investasi?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menghitung Value at Risk, kamu bisa cek riwayat kredit, menilai peluang pengajuan kredit, dan mengelola cash flow lewat aplikasi seperti Skorlife.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":9425,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-9424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-investasi"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Value at Risk: Pengertian &amp; Cara Menghitung VaR - Skorlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Value at Risk: Pengertian &amp; Cara Menghitung VaR - Skorlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-08T02:25:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-29T10:40:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Budget Buddy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@SkorLifeID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Budget Buddy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/\"},\"author\":{\"name\":\"Budget Buddy\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01\"},\"headline\":\"Value at Risk (VaR): Pengertian, Manfaat, &#038; Cara Menghitung\",\"datePublished\":\"2025-12-08T02:25:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-29T10:40:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/\"},\"wordCount\":1172,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg\",\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/\",\"name\":\"Value at Risk: Pengertian & Cara Menghitung VaR - Skorlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg\",\"datePublished\":\"2025-12-08T02:25:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-29T10:40:02+00:00\",\"description\":\"Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg\",\"width\":800,\"height\":400,\"caption\":\"Pengertian value at risk atau Var adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investasi\",\"item\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Value at Risk (VaR): Pengertian, Manfaat, &#038; Cara Menghitung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"name\":\"Skorlife\",\"description\":\"Mulai kejar mimpi-mimpimu\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Skorlife\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg\",\"width\":140,\"height\":30,\"caption\":\"Skorlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife\",\"https:\/\/x.com\/SkorLifeID\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01\",\"name\":\"Budget Buddy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Budget Buddy\"},\"url\":\"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/yohannesmarkus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Value at Risk: Pengertian & Cara Menghitung VaR - Skorlife","description":"Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Value at Risk: Pengertian & Cara Menghitung VaR - Skorlife","og_description":"Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.","og_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/","og_site_name":"Skorlife","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","article_published_time":"2025-12-08T02:25:29+00:00","article_modified_time":"2025-11-29T10:40:02+00:00","og_image":[{"width":800,"height":400,"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Budget Buddy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@SkorLifeID","twitter_site":"@SkorLifeID","twitter_misc":{"Written by":"Budget Buddy","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/"},"author":{"name":"Budget Buddy","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01"},"headline":"Value at Risk (VaR): Pengertian, Manfaat, &#038; Cara Menghitung","datePublished":"2025-12-08T02:25:29+00:00","dateModified":"2025-11-29T10:40:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/"},"wordCount":1172,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg","articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/","name":"Value at Risk: Pengertian & Cara Menghitung VaR - Skorlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg","datePublished":"2025-12-08T02:25:29+00:00","dateModified":"2025-11-29T10:40:02+00:00","description":"Value at Risk adalah metode untuk mengukur potensi kerugian investasi. Pelajari cara menghitung VaR, manfaat, jenis, dan contoh sederhananya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#primaryimage","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg","width":800,"height":400,"caption":"Pengertian value at risk atau Var adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/investasi\/pengertian-cara-menghitung-value-at-risk-var\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investasi","item":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/category\/investasi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Value at Risk (VaR): Pengertian, Manfaat, &#038; Cara Menghitung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","name":"Skorlife","description":"Mulai kejar mimpi-mimpimu","publisher":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#organization","name":"Skorlife","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","contentUrl":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/skorlife-logo-dark.svg","width":140,"height":30,"caption":"Skorlife"},"image":{"@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/skorlife","https:\/\/x.com\/SkorLifeID","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/skorlife\/about\/","https:\/\/www.instagram.com\/skorlife.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ce1b8e969f9bf5857603c501b704f01","name":"Budget Buddy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989b499cb7c6fbd391e23a5834f51ed2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Budget Buddy"},"url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/author\/yohannesmarkus\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Pengertian-value-at-risk-atau-Var-adalah-.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9424"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9424\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9428,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9424\/revisions\/9428"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/skorlife.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}