Debt Avalanche: Metode Manajemen Utang untuk Keuangan Lebih Sehat

Pelajari Debt Avalanche, metode cepat dan hemat bunga untuk melunasi utang. Panduan praktis, contoh, tips, dan cara efektif lunasi utang.

Mengelola utang memang tidak selalu mudah. Kadang kamu sudah bayar satu cicilan, eh muncul lagi tagihan lain yang bunganya makin lama makin berat. Kamu nggak sendirian, survei OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mencatat bahwa lebih dari 30% masyarakat Indonesia memiliki lebih dari satu jenis kredit dalam waktu bersamaan. Di kondisi seperti ini, strategi seperti Debt Avalanche bisa bantu kamu keluar lebih cepat dan lebih hemat bunga.

Yuk kita bahas metode Debt Avalanche secara lengkap, cara kerjanya, kelebihannya, serta bagaimana kamu bisa mulai menerapkannya dari kondisi finansialmu sekarang.

Baca juga: DBR: Cara Menghitung Rasio Utang dan Pentingnya dalam Pengajuan Kredit

Apa Itu Debt Avalanche?

Debt Avalanche adalah metode pelunasan utang dengan cara memprioritaskan utang berbunga paling tinggi terlebih dahulu. Jadi, kamu tetap membayar minimum payment untuk semua pinjaman, tapi dana ekstra kamu arahkan ke utang dengan bunga paling mahal.

Kata kuncinya sederhana: semakin cepat kamu menurunkan bunga tertinggi, semakin banyak uang yang bisa kamu hemat dalam jangka panjang.

Metode ini sering disebut juga sebagai strategi Debt Avalanche method, atau metode percepatan pelunasan utang berbunga tinggi.

Kenapa banyak pakar keuangan merekomendasikan Debt Avalanche?

  • Karena bunga tinggi itu ibarat “kebocoran” di dompetmu.
  • Selisih bunga 3-5% saja dalam setahun bisa jadi jutaan rupiah.
  • Dengan metode pelunasan utang ini, kamu menutup kebocoran paling besar lebih dulu.
Metode pelunasan utang debt avalanche
Sumber gambar: Freepik

Cara Kerja Debt Avalanche

Nggak perlu rumit,ini cara paling praktis memulai Debt Avalanche:

1. Catat semua utang kamu

Tulis dengan rapi:

  • Nama kredit/pinjaman
  • Total utang
  • Suku bunga (APR)
  • Minimum payment

Kalau kamu belum tahu berapa status pinjamanmu sekarang, kamu bisa cek riwayat kredit lewat Skorlife. Ini bakal memudahkanmu melihat gambaran lengkap utang aktifmu, termasuk KTA (Kredit tanpa Agunan), kartu kredit, serta pinjaman lain.

2. Urutkan utang dari bunga tertinggi ke terendah

Contoh:

  1. Kartu kredit A → bunga 22%
  2. Pinjaman online → bunga 20%
  3. KTA Bank → bunga 18%
  4. KUR (Kredit Usaha Rakyat) → bunga 6%

Utang nomor 1 inilah yang jadi fokus utama Debt Avalanche.

3. Bayar minimum untuk semuanya, fokuskan dana ekstra ke bunga tertinggi

Misalnya kamu punya ekstra Rp600.000 per bulan. Masukkan semua ke utang dengan bunga tertinggi. Bayar terus sampai lunas.

4. Setelah satu utang lunas, pindahkan extra payment ke bunga terbesar berikutnya

Inilah efek “avalanche” semakin lama, anggaran pelunasanmu makin besar karena cicilan yang sudah selesai akan menambah ruang di cash flow kamu.

Keuntungan Menggunakan Metode Pelunasan Utang Ini

1. Paling hemat bunga

Karena tujuan utama Debt Avalanche adalah menurunkan beban bunga, kamu otomatis menekan biaya total utang. Cocok untuk kamu yang ingin menyelesaikan utang dengan cara paling efisien.

2. Pelunasan lebih cepat

Begitu bunganya berkurang, sisa pembayaranmu langsung masuk ke pokok utang. Hasilnya, total masa pelunasan biasanya lebih singkat dibanding metode lain.

3. Cocok untuk yang ingin strategi rasional dan terukur

Kalau kamu tipe yang suka angka dan ingin solusi realistis tanpa drama, Debt Avalanche adalah pilihan tepat.

Baca juga: 9 Cara Bebas dari Utang: Strategi Ampuh Atur Keuangan Lebih Cerdas

Debt Avalanche vs Debt Snowball: Mana yang Lebih Cocok?

Biar nggak bingung, dua metode ini punya arah yang beda:

Metode Fokus Keuntungan
Debt Avalanche Melunasi bunga tertinggi dulu Hemat bunga paling besar & lebih cepat lunas
Debt Snowball Melunasi utang terkecil dulu Naik motivasi karena cepat melihat hasil

Kalau kamu ingin hemat total biaya utang, metode pelunasan utang ini lebih ideal. Kalau kamu butuh boost motivasi, Snowball bisa jadi pilihan. Kedua metode pelunasan utang ini sah-sah saja dan bergantung kebutuhanmu.

Contoh Simulasi Debt Avalanche

Misalkan kamu punya:

  • Kredit A: Rp10 juta, bunga 29%
  • Kredit B: Rp8 juta, bunga 18%
  • Kredit C: Rp4 juta, bunga 24%

Dengan skenario pembayaran minimum + extra payment Rp600.000, metode Debt Avalanche bisa menghemat hingga ratusan ribu sampai jutaan rupiah dibanding metode Snowball (tergantung tenor pinjaman dan bunga). Semakin tinggi bunga, semakin besar penghematanmu.

Jenis-jenis utang -

Tips Agar Peluasan Utang Berjalan Lancar

1. Pastikan cash flow stabil

Kamu bisa mulai dari catatan budgeting sederhana. Skorlife dapat bantu kamu dapatkan rekomendasi pengelolaan budget hingga melihat potensi penghematan.

2. Cek riwayat kredit secara rutin

Ini penting supaya kamu tahu status kolektibilitas utangmu. Kalau sudah masuk DPK atau kolektibilitas 3 ke atas, bunga bisa makin tinggi.

3. Kurangi pengajuan kredit baru selama proses Debt Avalanche

Bukan dilarang, tapi lebih baik ditunda dulu untuk menjaga ritme pelunasanmu.

4. Negosiasi bunga jika memungkinkan

Beberapa bank memberi opsi restrukturisasi atau penurunan bunga bagi debitur dengan riwayat kredit yang jelas. Kamu bisa gunakan fitur Peluang Pengajuan Kredit di Skorlife untuk memantau seberapa sehat profil kreditmu.

5. Gunakan automasi pembayaran

Supaya nggak lupa minimum payment, set auto-debit untuk cicilan tetap. Fokuskan energi kamu ke pembayaran ekstra.

Bagaimana Skorlife bisa Membantu?

Metode Debt Avalanche akan lebih mudah kalau kamu punya gambaran jelas tentang kondisi kreditmu. Di sini aplikasi Skorlife bisa bantu kamu dengan cara:

  1. Cek Riwayat Kredit dengan Mudah

Lihat status kreditmu (lancar, DPK, atau kolektibilitas bermasalah). Ini penting sebelum mulai strategi pelunasan apa pun.

  1. Cek Peluang Pengajuan Kredit

Kalau kamu butuh konsolidasi utang (misalnya ambil KTA bunga lebih rendah), Skorlife bantu kamu melihat peluang persetujuan sebelum apply.

  1. Rekomendasi Manajemen Keuangan

Kamu bisa dapat insight untuk pembagian budget, prioritas pembayaran tagihan, dan langkah pelunasan utang yang lebih terstruktur.

Pelan-pelan, kondisi kreditmu bisa membaik, dan kamu lebih percaya diri mengatur keuangan ke depannya.

Baca juga: Bunga Kartu Kredit: Pengertian, Besaran & Cara Menghitung

Kesimpulan

Metode Debt Avalanche bisa jadi langkah yang sangat efektif untuk kamu yang ingin melunasi utang dengan cara lebih cepat dan hemat bunga. Kuncinya sederhana: fokuskan energi pada utang berbunga tertinggi dulu, lalu biarkan efek “avalanche”-nya bekerja seiring waktu. Kamu nggak harus sempurna di awal, yang penting konsisten serta tahu kondisi kreditmu. 

Dengan dukungan alat bantu seperti aplikasi Skorlife untuk cek riwayat kredit, memantau peluang pengajuan, hingga mengatur prioritas pembayaran, perjalananmu menuju keuangan yang lebih sehat bisa terasa jauh lebih ringan. Kamu bisa mulai pelan-pelan, dan hasilnya akan mengikuti.


FAQ Seputar Debt Avalanche

  1. Apakah Debt Avalanche cocok untuk semua orang?

Cocok untuk kamu yang ingin hemat bunga dan punya komitmen jangka panjang, terutama jika beban bunga jadi masalah utama. Tapi kalau kamu lebih semangat ketika bisa cepat “menyelesaikan” satu utang kecil, metode Snowball bisa lebih pas sebagai langkah awal.

  1. Berapa lama biasanya proses Debt Avalanche?

Durasinya sangat bergantung pada total utang, suku bunga, dan seberapa besar tambahan pembayaran yang kamu sisihkan tiap bulan. Semakin tinggi bunganya, semakin terasa efek percepatannya karena beban biaya cepat berkurang.

  1. Apa bisa menggabungkan Debt Avalanche dan Debt Snowball?

Bisa. Banyak orang memulai dengan Snowball untuk dapat “momentum” psikologis, lalu beralih ke Avalanche ketika sudah lebih stabil dan ingin lebih efisien dari sisi bunga.

  1. Apakah Debt Avalanche tetap bisa dilakukan kalau cash flow pas-pasan?

Bisa banget. Bahkan tambahan Rp50.000-100.000 per bulan saja tetap menggerakkan prosesnya. Fokus utamanya adalah konsistensi, bukan besarannya.

  1. Bagaimana cara memantau perkembangan pelunasan utang?

Kamu bisa pakai spreadsheet sederhana atau aplikasi pembukuan. Kalau ingin pemantauan yang lebih akurat, Skorlife bisa bantu melihat riwayat kredit, status kolektibilitas, serta perkembangan pembayaranmu secara berkala.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments