Avatar

Natissa

PUBLISHED ON DECEMBER, 05 2022 reading time clock 5 Mins Read

Untung Rugi Pengajuan Kredit Motor Lewat Leasing dan Bank

Jalanan yang semakin padat dan rentan macet, membuat motor menjadi moda transportasi pilihan karena dianggap paling sat set. Selain mudah dikendarai, biaya operasional yang cenderung murah, harga motor pun cenderung terjangkau. Namun meski lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil, membeli motor dengan tunai tetap saja cukup berat bagi sebagian besar orang. Apalagi jika motor impianmu memiliki model dan spesifikasi yang mutakhir. Mencicil motor pun jadi jalan keluar. Namun, mana sih yang lebih baik dilakukan, mencicil motor lewat bank atau lewat leasing? Yuk simak tulisan ini lebih lanjut untuk mengetahui jawabannya.

Keuntungan Kredit Motor

Kredit motor artinya transaksi pembayaran pembelian motor dilakukan secara mencicil. Ada beberapa keuntungan maupun kerugian membeli motor dengan cara mencicil. Pertama-tama kita lihat dulu untungnya membeli motor dengan cara mencicil.

Kerugian Kredit Motor

Melihat keuntungan di atas, tidak lantas berarti mencicil kendaraan tidak memiliki kekurangan. Mencicil kendaraan pun memiliki risiko dan konsekuensi tersendiri. Berikut di antaranya:

Perbedaan Leasing dan Bank

Sekilas mencicil kendaraan lewat bank atau leasing seolah serupa. Sama-sama mensyaratkan adanya uang muka dan memiliki peraturan cicilan yang harus disepakati. Namun tetap saja ada perbedaan yang cukup signifikan jika mencicil lewat bank dibandingkan dengan mencicil lewat lembaga pembiayaan atau dikenal dengan istilah leasing.
Suku bunga kredit saat mencicil lewat bank umumnya akan lebih rendah jika dibandingkan lewat lembaga pembiayaan. Selisihnya cukup signifikan lho, per tahun bisa mencapai 5% lebih rendah bahkan lebih. Mencicil lewat bank ini cocok jika kamu ingin cicilan yang ringan dan uang muka yang juga ringan. Namun, syarat mencicil lewat bank memang lebih ketat baik dari segi dokumen persyaratannya hingga proses pengajuannya. Dokumen yang diperlukan antara lain surkat keterangan domisili, kartu identitas, kartu keluarga, dan slip gaji. Setelah melakukan pengajuan pihak bank pun akan melakukan verifikasi data dan survei sebelum menyetujui kredit. Di sini penting sekali kamu memiliki skor kredit di riwayat kreditmu untuk memudahkan pencairan dana.

Sementara itu kredit dengan lembaga pembiayaan (leasing) memiliki peraturan yang sedikit berbeda. Sebelumnya kita kenalan dulu yuk dengan istilah leasing.

Leasing atau Sewa Guna Usaha sendiri menurut laman OJK adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi (Finance Lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (Operating Lease), untuk digunakan oleh Penyewa Guna Usaha (Lessee) selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.

Pengadaan barang modal melalui leasing juga dapat dilakukan dengan cara pembelian barang Penyewa Guna Usaha (Lessee) oleh Perusahaan Pembiayaan (Lessor) yang kemudian disewagunausahakan kembali oleh Penyewa Guna Usaha. Pengadaan dengan cara ini disebut Sales and Lease Back. Sepanjang perjanjian Sewa Guna Usaha masih berlaku, hak milik atas barang modal obyek transaksi berada pada Perusahaan Pembiayaan.

Namun dalam masyarakat kita leasing identik dengan lembaga pembiayaan kredit nonbank. Leasing adalah metode pembiayaan yang diberikan oleh suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Cara pembayarannya melalui cicilan sesuai peraturan yang disepakati. Misalnya pembelian motor dimana si pembeli membayar cicilan kepada lembaga pembiayaan (lessor).
Mencicil lewat metode leasing kepada lembaga pembiayaan ini prosesnya cenderung lebih cepat dan mudah dibandingkan lewat bank. Persyaratannya lebih longgar, namun bunga kredit lebih tinggi. Namun penting untuk melihat rekam jejak lembaga pembiayaan ini agar ketika cicilanmu lunas, kamu tidak dipersulit untuk mengambil BPKB yang menjadi hak kamu.

Lakukan perhitungan sebelum kredit

Sebelum melakukan kredit, pastikan kamu melakukan simulasi perhitungan cicilan terlebih dahulu. Jangan ragu untuk meminta sales membuatkan simulasi dengan berbagai variasi jangka waktu tenor, jumlah uang muka, hingga suku bunga untuk mengetahui jumlah cicilan yang harus dikeluarkan tiap bulannya. Semakin besar uang muka yang diberikan, semakin ringan cicilan yang harus dikeluarkan. Perlu diingat semakin lama jangka waktu tenor yang diambil, jumlah cicilan bulanan memang akan berkurang, namun secara total jumlah yang harus dikeluarkan akan membengkak.

Perhatikan juga jumlah pengeluaran rutin kamu setiap bulannya. Jangan sampai cicilan motor mengurangi kualitas kehidupan kamu. Misalnya jangan gara-gara motor kamu jadi mengonsumsi makanan yang kurang bergizi tiap harinya. Pilihlah jenis motor yang harga cicilannya sesuai kemampuanmu.