Lebih Baik Investasi Emas atau Deposito? Ini Dia Penjelasannya

Lebih baik investasi emas atau deposito kerap ditanyakan oleh para investor. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini.

Berinvestasi bisa dilakukan melalui banyak instrumen mulai dari saham, reksadana, emas, hingga deposito.

Selain emas batangan, banyak orang juga melirik deposito sebagai aset berharga untuk investasi meski sebenarnya ini sama dengan tabungan. 

Blog SkorLife akan menjelaskan dengan merangkum dari berbagai sumber. 

Apa Itu Deposito?

Mengutip laman Ojk.go.id, deposito adalah produk keuangan yang pencairannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Salah satu kelebihan deposito yakni instrumen ini menawarkan pertumbuhan dari aset uang yang dimiliki.

Hal ini tentu berbeda dari tabungan yang hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan uang.

Lantas, apa keuntungan dari deposito?

Keuntungan lainnya dari deposito yakni menawarkan angka bunga penghasilan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan biasa.

deposito atau investasi emas yang lebih menguntungkan
Foto: Kominfo.go.id

Lebih Baik Investasi Emas atau Deposito

1. Resiko Investasi

Dari sisi risiko investasi, deposito dan emas termasuk instrumen dengan tingkat resiko rendah.

Perencana keuangan Prita Hapsari dalam artikel di laman Solopos.com menerangkan bahwa emas dan deposito punya karakter yang berbeda.

“Emas memiliki risiko fluktuasi harga. Sementara investasi deposito memiliki risiko likuiditas dan gagal bayar,” kata Prita.

2. Potensi Imbal Hasil

Perbedaan investasi emas dan deposito juga terletak pada potensi imbal hasil yang didapatkan oleh sang pemiliknya.

Prita Hapsari menjelaskan bahwa keuntungan deposito bisa didapatkan oleh pemiliknya setiap bulan melalui pertumbuhan suku bunga.

Mengutip data dari SEKI (Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia) dari Bank Indonesia, menunjukkan bahwa di periode tahun 2016-2020 suku bunga deposito bergerak pada angka 5,5% – 6,8%

Sedangkan investasi emas keuntungannya didapat dari selisih harga beli dan jual (buyback).

3. Tujuan dan Jangka Waktu Investasi

Untuk menilai lebih baik investasi emas atau deposito, kamu juga bisa melihat dari segi tujuan dan jangka waktu investasi.

Investasi pada logam mulia punya potensi pertumbuhan nilai yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk menjaga nilai aset secara jangka panjang (minimal 5 tahun).

Kondisi sebaliknya terjadi pada investasi deposito. Instrumen ini menawarkan keuntungan berupa bunga yang stabil.

Dengan demikian, deposito cocok untuk para investor yang memiliki tujuan investasi jangka pendek.

4. Tingkat Likuiditas

Menimbang lebih baik investasi emas atau deposito juga bisa terlihat dari perbedaan dalam aspek likuiditasnya.

Investasi emas punya tingkat likuiditas yang tinggi. Kamu bisa mencairkannya kapanpun ketika membutuhkan dana tambahan dengan mudah.

Sementara, investasi deposito hanya bisa dicairkan ketika masa jatuh tempo jika tidak ingin terkena biaya pinalti.

Nah, demikianlah uraian mengenai lebih baik investasi emas atau deposito. Semoga artikel ini bermanfaat untuk, kamu ya!

Pastikan kalau kamu tidak menaruh seluruh dana yang dimiliki dalam satu keranjang investasi saja ya. 

Banyak investor yang membandingkan sejumlah instrumen investasi dengan emas dengan saham. Kamu juga perlu mengetahuinya.

Ikuti terus perkembangan dunia finansial, ekonomi, hingga gaya hidup terkini hanya di blog SkorLife.

Bagi kamu yang berencana ingin mengambil KPR (kredit pemilikan rumah), yuk cek dulu skor kreditnya di aplikasi SkorLife melalui smartphone.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments