Memahami Apa itu Likuiditas dan Cara Menghitungnya

Di Personal Finance kali ini kita akan membahas mengenai apa itu likuiditas (liquidity) dan mengapa likuiditas itu penting, serta bagaimana cara mengukur dan menilai likuiditas yang kita punya. 

Apa itu Likuiditas?

Likuiditas (liquidity) dalam konteks keuangan adalah sejauh mana suatu aset dapat dengan cepat diubah menjadi uang tunai. Aset yang sangat likuid adalah aset yang dapat dijual atau diuangkan dengan cepat. 

Saham adalah salah satu contoh aset yang dapat dengan cepat diuangkan. Aset yang setara dengan uang tunai seperti reksadana pasar uang, rekening tabungan dan saldo rekening giro, memiliki likuiditas yang tinggi.

Artinya, aset-aset tersebut dapat dengan mudah diubah menjadi uang tunai tanpa menimbulkan kerugian nilai yang signifikan.

Rasio Likuiditas dan Cara Menghitungnya

Rasio likuiditas memberikan gambaran sejauh mana kamu memiliki dana yang dapat diakses dengan cepat jika kamu membutuhkannya secara mendesak. Penting untuk memiliki likuiditas yang cukup yang bisa memenuhi kebutuhan kamu.

Rasio likuiditas dapat dihitung dengan menggunakan beberapa metode. Salah satu cara metodenya, membagi aset tunai dengan pengeluaran bulanan kamu. Perhitungan ini sangat membantu ketika kamu ingin menentukan jumlah biaya darurat. 

Contoh perhitungan likuiditas misalnya kamu memiliki aset tunai sebesar Rp 50 juta rupiah dan pengeluaran per bulan kamu sebesar Rp 5 juta rupiah, maka rasio likuiditas kamu sebesar 10. Artinya, kamu memiliki likuiditas yang cukup untuk 10 bulan kedepan tanpa mengandalkan pendapatan tambahan. 

Semakin tinggi angka rasio likuiditas, maka semakin lama pula kamu dapat membiayai gaya hidup atau memenuhi kewajiban keuangan. 

Cara Meningkatkan Rasio Likuiditas

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan rasio likuiditas kamu. Pertama, kamu bisa meningkatkan rasio likuiditas dengan menambah jumlah tabungan. Kedua, kamu bisa mengurangi jumlah pengeluaran kamu tiap bulannya. 

Semakin banyak aset yang kamu punya dengan jumlah pengeluaran yang sedikit, semakin tinggi pula angka rasio likuiditas.

Melihat secara rinci berapa banyak uang tunai yang kamu punya dan meninjau kembali pengeluaran bulanan adalah langkah pertama yang dapat kamu lakukan untuk menghitung rasio likuiditas.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments